Kasus Corona Melonjak, Kota Sungai Penuh Ditetapkan Zona Merah

Erick Tanjung

Sabtu, 13 Februari 2021 | 00:05 WIB
Kasus Corona Melonjak, Kota Sungai Penuh Ditetapkan Zona Merah
Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)

Suara.com - Satgas Covid-19 Provinsi Jambi menyatakan Kota Sungai Penuh ditetapkan sebagai zona merah pandemi Covid-19. Hal itu karena risiko penyebaran Covid-19 di daerah itu cukup tinggi.

“Di Kota Sungai Penuh juga terdapat pasien aktif Covid-19 yang cukup banyak,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Johansyah, Jumat (12/2/2021).

Ia menjelaskan hingga saat ini terdapat sebanyak 354 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Sungai Penuh dengan jumlah pasien yang meninggal dunia sebanyak tiga orang.

Selain itu, pada Jumat (12/2) ini ada 30 orang warga Jambi dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Ke-30 orang warga Jambi yang terkonfirmasi positif tersebut tersebar di lima kabupaten dan kota, dengan rincian 25 orang di Kota Jambi, dua orang di Kabupaten Bungo dan masing masing satu orang di Kabupaten Batanghari, Merangin dan Kabupaten Tanjab Timur.

Dengan penambahan 25 orang positif Covid-19 tersebut, kata dia, maka total pasien terkonfirmasi positif di Provinsi Jambi berjumlah 4.991orang dan yang masih menjalani proses perawatan sebanyak 1.113 orang.

Selain itu, kata dia, terdapat 22 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh di daerah itu pada Jumatini. Sebanyak 22 orang pasien sembuh tersebut tersebar di empat kabupaten dan kota, yakni di Kota Jambi lima orang, di Kabupaten Tanjab Barat sembilan orang, di Kabupaten Tebo tujuh orang dan satu orang di Kabupaten Batanghari.

Dengan penambahan 22 orang yang sembuh dari Covid-19 tersebut maka total pasien yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19 di daerah itu menjadi 3.801 orang.

Sementara itu, juga terdapat satu orang pasien Covid-19 yang meninggal dunia asal Kabupaten Tanjab Barat sehingga saat ini terdapat 77 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di daerah itu yang meninggal.

Johansyah menambahkan, Satgas Covid-19 Provinsi Jambi tidak henti hentinya mengimbau masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yakni memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Wisatawan Asing Diusir dari Bogor

Heboh Wisatawan Asing Diusir dari Bogor

Bogor | Jum'at, 12 Februari 2021 | 17:10 WIB

20 Hari Diisolasi karena Positif Covid, Ini Nazar Doni Monardo usai Sembuh

20 Hari Diisolasi karena Positif Covid, Ini Nazar Doni Monardo usai Sembuh

News | Jum'at, 12 Februari 2021 | 16:16 WIB

Libur Imlek, 250 Kendaraan Diusir Dari Puncak Bogor

Libur Imlek, 250 Kendaraan Diusir Dari Puncak Bogor

Bogor | Jum'at, 12 Februari 2021 | 11:15 WIB

Terkini

Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader

Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:30 WIB

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:18 WIB

Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu

Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:13 WIB

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:07 WIB

Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan

Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:06 WIB

Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan

Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:56 WIB

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:42 WIB

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:33 WIB

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:22 WIB

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:15 WIB