Cerita tentang Alat Musik Tiup Cangkang Keong Berusia 17.000 Tahun

Siswanto, BBC

Senin, 15 Februari 2021 | 07:34 WIB
Cerita tentang Alat Musik Tiup Cangkang Keong Berusia 17.000 Tahun
BBC

Suara.com - Para arkeolog berhasil mendapatkan nada "yang nyaris sempurna" dari alat musik tiup berusia lebih dari 17.000 tahun.

Alat musik tiup itu adalah cangkang keong yang ditemukan di gua yang pernah dihuni oleh manusia purba di Prancis selatan, pada era berburu dan meramu.

Artefak ini adalah instrumen musik tiup sejenis yang tertua yang pernah ditemukan.

Sampai saat ini, hanya seruling yang terbuat dari tulang yang diklaim sebagai instrumen musik tertua di dunia.

Temuan ini diterbitkan di jurnal Science Advances.

Arti penting artefak ini terletak pada tanda seperti titik di dalam cangkang.

Ini cocok dengan karya seni di dinding gua Marsoulas di Pyrenees tempat artefak itu digali pada tahun 1931.

"[Temuan] ini membangun kaitan yang kuat antara musik yang dimainkan dengan keong dan gambar, representasi di dinding," jelas Gilles Tosello dari Universitas Toulouse.

"Sepengetahuan kami, ini adalah pertama kalinya kami dapat membuktikan hubungan antara musik dan seni gua di masa prasejarah Eropa."

baca juga

Cangkang keong ini memiliki panjang 31 cm dan lebar 18 cm.

Cangkang itu pernah menjadi rumah bagi organisme hidup, kemungkinan siput air dingin di Samudra Atlantik bernama Charonia lampas.

Kerang itu diperkirakan merupakan benda berharga atau hadiah karena ditemukan 200 kilometer dari garis pantai tempat ia pertama kali diambil atau diperdagangkan.

Ketika tim penggali di Marsoulas pertama kali melihat cangkang itu pada 1930-an, mereka mengira benda itu tak lebih dari cangkir yang digunakan untuk acara seremonial.

Tetapi analisis oleh tim yang dipimpin dari Pusat Penelitian Ilmiah Nasional Prancis telah mengubah interpretasi itu.

Para ilmuwan mengidentifikasi adanya modifikasi yang disengaja untuk meningkatkan kemampuan cangkang dalam membuat suara.

Ini termasuk lubang yang dipotong di salah satu ujung cangkang yang memungkinkan penyisipan semacam corong, dan pemotongan di ujung lainnya yang akan membuatnya lebih mudah untuk memasukkan tangan untuk memodulasi suara - dengan cara yang sama seperti pemain terompet Prancis mengubah nada.

Tim tersebut meminta seorang musisi profesional untuk meniup keong, dan yang membuat mereka senang musisi itu bisa menghasilkan nada yang mendekati C, C kres dan D.

"Intensitas yang dihasilkan luar biasa, kira-kira 100 desibel pada satu meter. Dan suaranya sangat terarah pada sumbu bukaan cangkang," kata Philippe Walter dari Sorbonne University.

Pemrosesan citra digunakan untuk mempelajari pola yang dilukis pada permukaan bagian dalam bukaan cangkang.

Pola ini, dibuat dengan pigmen oksida besi (oker merah), berbentuk sidik jari. Dinding gua Marsoulas memiliki gaya yang sama.

Gambar bison yang ada di gua itu misalnya, dibuat dari 300 titik jari.

Para peneliti kemudian mencetak replika 3D dari cangkang itu supaya mereka bisa mengeksplorasi lebih jauh kemampuan musikalitas keong itu tanpa berisiko merusak artefak aslinya.

Orang-orang Paleolitik Hulu yang memiliki cangkang ini adalah bagian dari apa yang oleh para arkeolog disebut sebagai tradisi Magdalenian, yang terkenal karena pendekatannya yang khusus dalam pembuatan alat dan penggunaan tulang, tanduk, dan gading.

Diketahui bahwa komunitas di Pyrenees juga berinteraksi dengan komunitas di Cantabria, yang tinggal di Spanyol selatan. Keong ini memperkuat hubungan ini.

"Suara keong ini berhubungan langsung dengan masyarakat Magdalenian," kata Carole Fritz dari Pusat Riset Ilmiah Nasional Prancis (CNRS)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Penggunaan Narkoba Tertua: Peneliti Temukan Bukti dari Manusia 25.000 Tahun Lalu di Sulawesi

Jejak Penggunaan Narkoba Tertua: Peneliti Temukan Bukti dari Manusia 25.000 Tahun Lalu di Sulawesi

News | Kamis, 17 September 2026 | 12:58 WIB

Perubahan Iklim dan Letusan Gunung Jadi Penyebab Punahnya Hobbit Flores

Perubahan Iklim dan Letusan Gunung Jadi Penyebab Punahnya Hobbit Flores

Tekno | Rabu, 10 Desember 2025 | 13:47 WIB

Rahasia Perbedaan Wajah Neanderthal dan Manusia Modern Akhirnya Terungkap

Rahasia Perbedaan Wajah Neanderthal dan Manusia Modern Akhirnya Terungkap

Tekno | Minggu, 16 November 2025 | 11:36 WIB

Sulawesi Mengubah Sejarah Migrasi Manusia Purba

Sulawesi Mengubah Sejarah Migrasi Manusia Purba

Tekno | Rabu, 13 Agustus 2025 | 06:18 WIB

Museum Bukuran Jadi Pusat Konservasi Fosil dan Benda Purbakala

Museum Bukuran Jadi Pusat Konservasi Fosil dan Benda Purbakala

Foto | Kamis, 10 Juli 2025 | 19:57 WIB

DNA Manusia Purba dari Afrika Utara Ungkap Sejarah Tersembunyi Gurun Sahara, Apa Itu?

DNA Manusia Purba dari Afrika Utara Ungkap Sejarah Tersembunyi Gurun Sahara, Apa Itu?

News | Selasa, 08 April 2025 | 22:46 WIB

Apakah Manusia Prasejarah Benar-Benar Tinggal di Gua?

Apakah Manusia Prasejarah Benar-Benar Tinggal di Gua?

Tekno | Kamis, 23 Januari 2025 | 16:45 WIB

Museum Manusia Purba Sangiran, Destinasi Wisata Edukatif yang Diakui UNESCO

Museum Manusia Purba Sangiran, Destinasi Wisata Edukatif yang Diakui UNESCO

Your Say | Rabu, 18 Desember 2024 | 18:45 WIB

Apakah Neanderthal dan Homo Sapiens Spesies yang Sama?

Apakah Neanderthal dan Homo Sapiens Spesies yang Sama?

Tekno | Senin, 16 Desember 2024 | 15:53 WIB

Penemuan Homo Juluensis, Manusia Purba Berkepala Besar Terbaru

Penemuan Homo Juluensis, Manusia Purba Berkepala Besar Terbaru

Tekno | Selasa, 10 Desember 2024 | 13:30 WIB

Terkini

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:15 WIB

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:00 WIB

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:48 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:35 WIB

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:30 WIB

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:10 WIB

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:06 WIB

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:05 WIB

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:00 WIB

×