Penemuan Homo Juluensis, Manusia Purba Berkepala Besar Terbaru

Agung Pratnyawan

Selasa, 10 Desember 2024 | 13:30 WIB
Penemuan Homo Juluensis, Manusia Purba Berkepala Besar Terbaru
Ilustrasi arkeolog. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Para peneliti telah mengidentifikasi spesies baru manusia purba yang dinamakan Homo juluensis, atau "kepala besar," berdasarkan penemuan fosil tengkorak berukuran besar di China.

Penemuan ini memberikan wawasan baru tentang variasi hominin pada zaman Pleistosen Tengah, yang berlangsung sekitar 300.000 hingga 50.000 tahun lalu.

Lalu apa itu Homo juluensis, bagaimana penemuan manusia purba ini membuka wawasan baru bagi para peneliri? Berikut ini penjelasannya, dirangkum Suara.com dari LiveScience.

Mengenal Homo Juluensis

Setelah evolusi nenek moyang Homo sapiens sekitar 300.000 tahun yang lalu, mereka mulai menyebar ke berbagai wilayah, termasuk Eropa dan Asia.

Selama periode ini, banyak spesies manusia purba muncul, seperti Homo heidelbergensis di Eropa dan Homo longi di China. Namun, klasifikasi fosil-fosil ini sering menjadi bahan perdebatan di kalangan ilmuwan.

Para paleoantropolog terkadang mengelompokkan spesies-spesies ini ke dalam kategori luas seperti "Homo Pleistosen Tengah" atau "Homo sapiens purba," istilah yang oleh beberapa ahli disebut sebagai "kekacauan di Tengah."

Menurut Christopher Bae dari University of Hawai'i dan Xiujie Wu dari Chinese Academy of Sciences, penggunaan istilah umum seperti ini telah menghambat pemahaman evolusi manusia secara lebih rinci.

Diagram menunjukkan situs hominin di Asia Tengah beserta fosil yang ditemukan di sana. [C. Bae dan X. Wu]
Diagram menunjukkan situs hominin di Asia Tengah beserta fosil yang ditemukan di sana. [C. Bae dan X. Wu]

Temuan Fosil di Xujiayao

baca juga

Dalam penelitian yang diterbitkan pada Mei 2024 di jurnal PaleoAnthropology, Wu dan Bae mendeskripsikan fosil-fosil hominin dari Xujiayao, China Utara.

Fosil ini menunjukkan tengkorak yang sangat besar dan lebar, dengan ciri-ciri campuran: beberapa mirip Neanderthal, sementara yang lain lebih menyerupai manusia modern dan Denisova.

Peneliti menyebut fosil-fosil ini sebagai representasi bentuk baru hominin yang berotak besar, yang mereka sebut "Juluren." Juluren diyakini tersebar luas di Asia Timur selama Kuarter Akhir, memberikan petunjuk penting tentang bagaimana hominin berevolusi di wilayah tersebut.

Pentingnya Penamaan Spesies Baru

John Hawks, paleoantropolog dari University of Wisconsin–Madison, menjelaskan bahwa penamaan spesies baru seperti Homo juluensis membantu memperjelas komunikasi ilmiah.

“Nama adalah alat untuk memudahkan diskusi dan konsep dalam biologi evolusi,” tulisnya dalam sebuah blog.

Meski begitu, tidak semua peneliti sepakat. Chris Stringer dari Museum Sejarah Alam di London menyebutkan bahwa material Homo juluensis mungkin lebih cocok diklasifikasikan sebagai Homo longi.

“Ukuran tengkorak besar saja bukan karakteristik penentu yang cukup berguna,” ujarnya.

Implikasi Penemuan

Penemuan Homo juluensis memperkaya pemahaman tentang evolusi manusia, khususnya di Asia. Bae menyatakan bahwa penamaan spesies baru ini berkontribusi pada klarifikasi catatan fosil, sekaligus meningkatkan komunikasi ilmiah di bidang paleoantropologi.

Penemuan ini tidak hanya mempertegas keragaman spesies hominin, tetapi juga membuka peluang penelitian lebih lanjut tentang bagaimana Homo sapiens dan spesies lainnya berinteraksi dan beradaptasi selama Pleistosen Tengah.

Dengan semakin banyak temuan fosil di masa depan, teka-teki tentang asal-usul manusia modern mungkin akan terjawab lebih jelas.

Kontributor : Pasha Aiga Wilkins

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Manusia Mulai Mengenakan Pakaian?

Kapan Manusia Mulai Mengenakan Pakaian?

Tekno | Kamis, 05 Desember 2024 | 18:45 WIB

Bagaimana Hiu Bertahan Hidup dari Asteroid yang Membunuh Dinosaurus?

Bagaimana Hiu Bertahan Hidup dari Asteroid yang Membunuh Dinosaurus?

Tekno | Selasa, 03 Desember 2024 | 14:30 WIB

10 Penemuan Arkeologi Luar Biasa yang Diungkap Tahun 2024, Ada Dari Indonesia

10 Penemuan Arkeologi Luar Biasa yang Diungkap Tahun 2024, Ada Dari Indonesia

Tekno | Senin, 02 Desember 2024 | 13:03 WIB

Terkini

Masuk Kabinet dan Wantimpres, Golkar Segera Surati KPU Terkait PAW Sarmuji dan Bamsoet

Masuk Kabinet dan Wantimpres, Golkar Segera Surati KPU Terkait PAW Sarmuji dan Bamsoet

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Pajak E-commerce Resmi Berlaku usai Sempat Ditunda Purbaya, Seller Shopee dkk Kena Pungutan PPh 22

Pajak E-commerce Resmi Berlaku usai Sempat Ditunda Purbaya, Seller Shopee dkk Kena Pungutan PPh 22

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:53 WIB

Ngaku Takut Bertemu Menteri PPPA, Pratikno Ungkap Isu Paling Berat Selama Menjabat Menko PMK

Ngaku Takut Bertemu Menteri PPPA, Pratikno Ungkap Isu Paling Berat Selama Menjabat Menko PMK

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:53 WIB

Prabowo Terima Kunjungan Presiden FIFA di Istana Merdeka, Apa Saja yang Dibahas?

Prabowo Terima Kunjungan Presiden FIFA di Istana Merdeka, Apa Saja yang Dibahas?

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:53 WIB

5 Eyeshadow Nude di Bawah 50 Ribu, Cocok Buat Daily Makeup Fresh & Natural!

5 Eyeshadow Nude di Bawah 50 Ribu, Cocok Buat Daily Makeup Fresh & Natural!

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Harga Cabai Kian Pedas Tembus Rp100 Ribu/Kg, Inflasi Sumut Terancam Kembali Naik

Harga Cabai Kian Pedas Tembus Rp100 Ribu/Kg, Inflasi Sumut Terancam Kembali Naik

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Imipas Bantah Ada Kolam Renang di Lapas Cibinong: Itu Tempat Pembuangan Kotoran Sapi

Imipas Bantah Ada Kolam Renang di Lapas Cibinong: Itu Tempat Pembuangan Kotoran Sapi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Refly Harun Sentil Saksi yang Sebut Sidang MK Ilegal: Kalau Begitu, Ngapain Datang?

Refly Harun Sentil Saksi yang Sebut Sidang MK Ilegal: Kalau Begitu, Ngapain Datang?

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Polisi Ringkus Pencuri Komponen Tower di Medan

Polisi Ringkus Pencuri Komponen Tower di Medan

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:43 WIB

RUU Satu Data Indonesia Siap Disahkan Besok di Paripurna, Ini Poin-Poin Pentingnya

RUU Satu Data Indonesia Siap Disahkan Besok di Paripurna, Ini Poin-Poin Pentingnya

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:43 WIB

×