Jusuf Kalla Sebut Tidak Masalah Din Syamsuddin Kritisi Pemerintah

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 15 Februari 2021 | 20:41 WIB
Jusuf Kalla Sebut Tidak Masalah Din Syamsuddin Kritisi Pemerintah
Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI Jusuf Kalla. (Keterangan Foto: Dokumentasi Media JK)

Suara.com - Wakil Presiden ke 10 dan 12 RI, Jusuf Kalla, menilai Din Syamsuddin tidak masalah mengkritik pemerintah meskipun berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal itu disampaikan JK saat mengomentari soal laporan Gerakan Anti Radikalisme Institut Teknologi Bandung (ITB) terhadap Din Syamsuddin kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Dalam laporannya, GAR ITB menganggap Din melanggar aturan ASN karena mengkritisi pemerintah. Din bukanlah ASN yang berada di struktur pemerintahan tetapi merupakan fungsional akademis. Sebagaimana diketahui, Din berprofesi sebagai dosen UIN Syarif Hidayatullah.

Menurut JK, seorang akademisi yang memberikan pandangan berbeda kepada pemerintah itu tidak melanggar etika sebagai ASN. Sebabnya, tugas akademisi ialah memberikan pandangan lain sesuai dengan latar keilmuannya.

"ASN itu terbagi dua, ada ASN yang berada di struktur pemerintahan itu ASN yang tidak boleh kritik pemerintah karena dia berada di struktur pemerintah dan ada ASN akademis sebagai dosen dan sebagainya, nah, disitulah posisi pak Din," kata JK dalam sebuah video yang dikutip Suara.com, Senin (15/2/2021).

"Ini bukan soal etik mengkritik sebagai ASN tapi dia mempergunakan suatu keilmuannya untuk membicarakan sesuatu," tambahnya.

Lebih lanjut, JK mengungkapkan kalau Din tidak sendiri sebagai dosen yang kerap melontarkan kritik kepada pemerintah.

Ia menyebut ada Faisal Basri, dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) yang kerap memberikan kritik kepada pemerintah.

Ketimbang mempermasalahkannya, JK justru meminta agar perbedaan pendapat itu bisa dihormati.

baca juga

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) itu juga berharap agar tidak ada lagi perundungan terhadap para akademisi yang berstatus sebagai ASN dan memberikan pandangan kritisnya ke pemerintah. Kata JK, pandangan dari para akademisi itu akan selalu dibutuhkan pemerintah apabila masyarakat tidak ingin melihat Indonesia menjadi negara otoriter.

"Bayangkan kalau tidak ada akademisi ini membukakan jalan alternatif maka negeri akan jadi otoriter. Jadi kalau ada yang mau mempersoalkan posisi pak Din sebagai ASN dan pandangannya kepada pemerintah, berarti dia tidak ngerti tentang undang-undang," tegasnya.

"Dan bahwa anggota GAR itu alumni ITB tapi ITB secara institusi juga sudah mengatakan bahwa mereka bukan organisasi resmi dari ITB."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jusuf Kalla: Din Syamsuddin Tidak Mungkin Radikal

Jusuf Kalla: Din Syamsuddin Tidak Mungkin Radikal

News | Senin, 15 Februari 2021 | 19:59 WIB

Din Syamsuddin Dituding Radikal, KASN: Belum Ada Bukti

Din Syamsuddin Dituding Radikal, KASN: Belum Ada Bukti

News | Senin, 15 Februari 2021 | 18:20 WIB

JK : Kalau Tidak Ada Jalan Alternatif, Indonesia Ini Akan Jadi Otoriter

JK : Kalau Tidak Ada Jalan Alternatif, Indonesia Ini Akan Jadi Otoriter

Sulsel | Senin, 15 Februari 2021 | 16:44 WIB

Din Syamsuddin Dituding Radikal, MUI: Tuduhan Keji dan Kebodohan

Din Syamsuddin Dituding Radikal, MUI: Tuduhan Keji dan Kebodohan

Sumbar | Senin, 15 Februari 2021 | 09:00 WIB

Tanggapan Din Syamsuddin Usai Dilaporkan dan Dituduh Radikal

Tanggapan Din Syamsuddin Usai Dilaporkan dan Dituduh Radikal

News | Senin, 15 Februari 2021 | 08:58 WIB

Terkini

Tecno Megabook K15S Resmi di Indonesia, Laptop Ryzen 5 dengan Baterai 70 Wh Seharga Rp8,5 Juta

Tecno Megabook K15S Resmi di Indonesia, Laptop Ryzen 5 dengan Baterai 70 Wh Seharga Rp8,5 Juta

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Urutan Skincare Pagi untuk Anak Sekolah agar Wajah Cerah dan Segar

Urutan Skincare Pagi untuk Anak Sekolah agar Wajah Cerah dan Segar

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:29 WIB

Scorpio Cocok Berteman dengan Zodiak Apa? Ini Daftarnya, Bisa Jadi Sahabat Karib

Scorpio Cocok Berteman dengan Zodiak Apa? Ini Daftarnya, Bisa Jadi Sahabat Karib

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:25 WIB

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

×