Pedagang di Tanah Abang Bikin Kerumunan saat Divaksin, Wagub DKI Senang

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 23 Februari 2021 | 16:23 WIB
Pedagang di Tanah Abang Bikin Kerumunan saat Divaksin, Wagub DKI Senang
Tangkap layar foto pedagang saat antre vaksinasi di Pasar Tanah Abang. (Twitter)

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria tak mempermasalahkan soal kerumunan yang dibuat saat para pedagang pasar Tanah Abang melakukan vaksinasi. Ia justru senang dengan ramainya imunisasi Covid-19 itu.

Riza mengatakan ramainya para pedagang yang ingin divaksin merupakan bentuk dari tingginya animo masyarakat dalam melakukan vaksinasi. Masyarakat dianggap menyambut baik agenda imunisasi itu.

"Alhamdulillah kami bersyukur sekalipun tadi ada antrean yang cukup di Tanah Abang dan di lansia, ini menunjukkan animo kesungguhan dan dukungan dari masyarakat," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (23/2/2022).

Riza mengatakan, antusiasme tinggi ini menunjukan isu-isu buruk soal vaksinasi tak terlalu berpengaruh bagi masyarakat. Mereka tetap percaya pentingnya vaksin dan mau disuntik.

"Jadi kalau ada persepsi negatif terkait vaksin ini bisa dipatahkan dengan bukti bhw masy berbondong-bondong ingin divaksin bukan hanya pedagang, orang tua, dan semuanya," jelasnya.

Warga masih rela menunggu vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang yang sempet disetop polisi akibat menimbulkan kerumunan saat pedagang mengantre suntik vaksin. (Suara.com/Novian)
Warga masih rela menunggu vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang yang sempet disetop polisi akibat menimbulkan kerumunan saat pedagang mengantre suntik vaksin. (Suara.com/Novian)

Mengenai antrean pedagang buat kerumunan, Riza tak mau ambil pusing. Ia hanya meminta agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan di mana pun termasuk ketika menunggu giliran disuntik vaksin Covid-19.

"Ya antrean nanti akan diatur secara teknis. Saya kira yang paling penting kita terus melaksanakan 3M. Mudah-mudahan secara teknis kita harus menjaga antrean," pungkasnya.

Disetop Polisi

Kapolsek Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan menyebut jika polisi telah meminta panitia penyelenggara untuk menghentikan proses vaksinasi yang diikuti pedagang. Acara vaksinasi itu disetop karena membludaknya anteran hingga menimbulkan kerumunan massa. 

baca juga

Kerumunan pedagang saat antre melakukan vaksinasi Covid-19 itu telah terjadi sejak kemarin hingga hari ini.

"Tadi anggota sudah setop dan sampaikan ke panitia bagian itu untuk diatur sesuai protokol kesehatan. kalau belum sesuai protokol kesehatan tetap akan saya hentikan," kata Singgih saat dikonfirmasi. 

Singgih lantas mengklaim bahwa pihaknya telah memberikan imbauan saat kerumunan pedang yang antre vaksinasi Covid-19 terjadi pada Senin (22/2) kemarin. Namun, kerumunan tersebut ternyata kembali terjadi hari ini.

"Karena memang tempatnya sempit tidak besar makanya para pedagang harus mau antre sesuai urutannya," katanya.

"Pedagang kan sudah dikasih jadwal cuma datangnya nggak sesuai jadwal. Antrean jadi banyak," imbuh Singgih.

Viral

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Mantan Menteri Malaysia Didakwa Gelapkan Dana Haji Rp 3,7 Miliar

Mantan Menteri Malaysia Didakwa Gelapkan Dana Haji Rp 3,7 Miliar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:35 WIB

Resmi Menikah, Christian Wilfandio Tetap Fokus Bawa Timnas Mini Soccer Indonesia ke Piala Dunia 2027

Resmi Menikah, Christian Wilfandio Tetap Fokus Bawa Timnas Mini Soccer Indonesia ke Piala Dunia 2027

Bola | Senin, 14 September 2026 | 17:35 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya Jadi Menkeu hingga Periode 2029

Suahasil Gantikan Purbaya Jadi Menkeu hingga Periode 2029

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 17:34 WIB

Dompet Aman, Perut Kenyang! Bayar Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu

Dompet Aman, Perut Kenyang! Bayar Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu

Bri | Senin, 14 September 2026 | 17:33 WIB

Greenpeace Pertanyakan SK Pencabutan IUP 4 Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat

Greenpeace Pertanyakan SK Pencabutan IUP 4 Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat

News | Senin, 14 September 2026 | 17:31 WIB

BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September

BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 17:31 WIB

Pernyataan Resmi Suahasil Nazara Usai Dilantik Jadi Menkeu Baru

Pernyataan Resmi Suahasil Nazara Usai Dilantik Jadi Menkeu Baru

Video | Senin, 14 September 2026 | 17:30 WIB

Cara Memilih Ukuran Helm yang Pas dan Aman, Berkendara Makin Nyaman

Cara Memilih Ukuran Helm yang Pas dan Aman, Berkendara Makin Nyaman

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 17:29 WIB

Mirip Ritual Satanic, Atraksi Pentagram dan Kostum Iblis di Pekalongan Dikecam MUI

Mirip Ritual Satanic, Atraksi Pentagram dan Kostum Iblis di Pekalongan Dikecam MUI

News | Senin, 14 September 2026 | 17:29 WIB

DPR Nilai Suahasil Sosok Tepat Jadi Menkeu Baru, Bisa Selesaikan PR Purbaya

DPR Nilai Suahasil Sosok Tepat Jadi Menkeu Baru, Bisa Selesaikan PR Purbaya

News | Senin, 14 September 2026 | 17:26 WIB

×