Setahun Pandemi, Pasien 01 Alami Efek Long Covid Penggumpalan Darah

Erick Tanjung, Stephanus Aranditio

Selasa, 02 Maret 2021 | 16:35 WIB
Setahun Pandemi, Pasien 01 Alami Efek Long Covid Penggumpalan Darah
Sita Tyasutami (kanan) pasien 01 Covid-19 (dok. BBC)

Suara.com - Pasien 01 Covid-19 Indonesia, Sita Tyasutami mengungkapkan bahwa dirinya tengah mengalami gejala penyakit efek covid jangka panjang atau long Covid-19 dalam beberapa bulan terakhir.

Sita menyebut sejak dinyatakan sembuh pada 13 Maret 2020, ia tidak merasakan gejala apapun hingga Desember 2020. Gejala long covid baru dialaminya sekitar Januari 2021 atau 10 bulan setelah dinyatakan sembuh.

"Aku sampai Desember tidak mengalami efek apapun, ya sudah sehat saja. Aku akhirnya baru mulai ada tanda-tanda long covid itu di bulan Januari, jadi memang ini 2021 baru 2 maret dan saya sudah 5 Minggu ini sakit," kata Sita dalam diskusi KPCPEN, Selasa (2/3/2021).

Dia menjelaskan gejala-gejala yang muncul pada dirinya antara lain menjadi mudah lelah, sulit bernafas, hingga kerontokan rambut.

"Jadi ternyata waktu dicek memang ada penggumpalan darah seperti banyak dari pasien lainnya. Jadi memang selain itu aku juga baru baca bahwa 1 dari 5 dari pasien covid itu mengalami hair loss, itu juga sampai sekarang masih, dan juga nafasku jadi megap-megap ngos-ngosan lagi, turun banget sih," jelasnya.

Diketahui, penularan pertama yang terdeteksi berawal dari pesta dansa di sebuah cafe di kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada malam Hari Valentine 14 Februari 2020 yang diikuti oleh Sita Tyasutami. Ketika itu ia berdansa bersama seorang warga negara Jepang.

Virus Sars-Cov 2 itu kemudian berinkubasi selama dua pekan, Sita mengalami batuk berkepanjangan hingga harus dirawat di RS Mitra Medika, Depok sejak 26 Februari 2020. Tiba-tiba pada 28 Februari 2020 orang Jepang yang sudah berpindah ke Malaysia itu menelpon dan memberi kabar bahwa ia positif Covid-19.

Mendengar kabar itu, RS Mitra Medika langsung merujuk Sita ke Rumah Sakit Pusat Infeksi Sulianti Saroso, Jakarta Utara. Di RSPI, Sita langsung menjalani pemeriksaan Covid-19 dan dinyatakan positif pada 1 Maret 2020, dan dinobatkan sebagai pasien 01 pada 2 Maret 2020 oleh pemerintah.

Sita juga menulari keluarganya yang menjadi klaster keluarga pertama di Indonesia bersama ibu Maria Darmaningsih (02), dan sang kakak Ratri Anindyajati (03) yang menyusul Sita dirawat ke RSPI.

baca juga

Penelusuran kontak pun dilakukan di cafe tersebut, dan tercatat ada 80 orang yang turut serta dalam pesta dansa itu.

Dan per 2 Maret 2021 ini, Satgas Covid-19 mencatat sudah ada 1.341.314 orang Indonesia yang terinfeksi, 153.074 masih dalam perawatan, 1.151.915 orang sembuh, dan 36.325 jiwa meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setahun Pandemi, Pramugari Alih Profesi Jualan Tahu: Jangan Pernah Menyerah

Setahun Pandemi, Pramugari Alih Profesi Jualan Tahu: Jangan Pernah Menyerah

News | Selasa, 02 Maret 2021 | 15:57 WIB

Setahun Pandemi Covid-19: Pramugari Jualan Tahu, Kue Brownies, hingga Sate

Setahun Pandemi Covid-19: Pramugari Jualan Tahu, Kue Brownies, hingga Sate

News | Selasa, 02 Maret 2021 | 15:53 WIB

Setahun Covid-19, Pasien 01 Curhat: Netizen Indonesia Kurang Beradab

Setahun Covid-19, Pasien 01 Curhat: Netizen Indonesia Kurang Beradab

News | Selasa, 02 Maret 2021 | 15:46 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×