Guru Besar IPB Apresiasi Sinergi Petani dan Kementan dalam Produksi Padi

Fitri Asta Pramesti

Rabu, 03 Maret 2021 | 09:53 WIB
Guru Besar IPB Apresiasi Sinergi Petani dan Kementan dalam Produksi Padi
Ilustrasi tanaman padi. (Dok : Kementan)

Suara.com - Guru Besar IPB, Hermanto Siregar, mengapresiasi sinergi antara Kementerian Pertanian dan para petani dalam menjaga dan meningkatkan produksi padi setiap musim tanam hingga selalu menunjukan hasil positif.

Hermanto  menilai, Kementan dengan berbagai kebijakan terkait upaya mitigasi dan pengendalian cuaca ekstrem,  sejauh ini sukses membangun kolaborasi apik dengan petani menjaga produksi padi sesuai dengan koridor dan target yang telah ditentukan.

Kementan juga dinilai sigap karena telah menyiapkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) sebagai jaminan dan perhatian terhadap nasib dan kesejahteraan para petani.

"Kondisi pandemi sejak tahun lalu sudah terbukti disikapi dengan baik oleh Kementan, yaitu dengan kebijakan yang mendorong petani meningkatkan produksi. Dari pihak petani juga ada kesadaran akan pentingnya menjaga ketahanan pangan, terutama di level rumah tangganya sendiri," ujar Hermanto, Selasa (2/3/2021).

Dalam suasana pandemi ini, kata Hermanto, mitigasi dan pencegahan terkait kemungkinan terjadinya resiko yang lebih buruk harus dilakukan dengan sigap dan terukur. Para petani merupakan tulang punggung sekaligus pejuang yang tidak boleh diabaikan.

"Di era pandemi yang belum pasti kapan berakhir ini, berbagai risiko memang harus diantisipasi. Nah, kebijakan Kementan dan kesadaran para petani adalah bekal penting untuk menjaga kondisi musim tanam di tahun 2021. Tapi secara keseluruhan saya menilai produksi padi Indonesia mengalami peningkatan yang cukup baik," katanya.

Meski demikian, sambung Hermanto, ada tiga masukan penting yang harus dilakukan pemerintah agar prakiraan kenaikan produksi dapat diwujudkan.

Pertama, pemerintah perlu memastikan ketersediaan pupuk di level petani, kedua, lahan usahatani non-sawah harus ditanami dengan padi ladang atau jenis lain yang sesuai, sehingga usahatani padi non-sawah mampu dikerjakan secara optimal.

"Ketiga, penyuluhan atau pemberdayaan petani harus dilaksanakan lebih efektif untuk mendorong Kostratani bekerja secara riil dan dapat meningkatkan ketahanan pangan serta kesejahteraan petani," katanya.

baca juga

Sebagaimana diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis adanya potensi peningkatan produksi padi pada tahun ini sebesae 4,86 persen. Kenaikan terjadi karena panen raya di awal tahun, terutama di sejumlah daerah terus menunjukan tren positif.

Berdasarkan catatan BPS, pergerakan produksi beras mencapai 54,56 persen. Angka ini masih lebih tinggi ketimbang angka tahun 2019 yang hanya 54,60 persen. Adapun total luasan panen pada tahun 2020 lalu mencapai 10,66 juta hektar dengan sentra produksi terbesarnya masih meliputi Provinsi Jawa Timur.

Di samping itu, produksi beras pada tahun 2020 lalu juga mengalami kenaikan yakni sebesar 31,33 persen jika dibandingkan tahun 2019 yang hanya 31,31 persen. Meski naik tipis, kata Suhariyanto, pemerintah berhasil mengendalikan produksi beras, segingga kebutuhan di tingkat masyarakat masih tercukupi dengan baik.

"Perkiraan BPS itu sangat wajar karena triwulan I tahun 2021 panen padi akan cukup signifikan. Hal ini karena dua bulan terakhir tahun 2020 areal-areal padi kita mendapat curah hujan yang cukup memadai. Namun demikian, puncak panen padi akan terjadi pada triwulan II tahun 2021," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap Hadapi Kemarau, Petani Purwakarta Apresiasi Program Embung Kementan

Siap Hadapi Kemarau, Petani Purwakarta Apresiasi Program Embung Kementan

News | Selasa, 02 Maret 2021 | 12:49 WIB

Naik Dibanding 2019, BPS Sebut Kinerja Produksi Padi 2020 Relatif Terjaga

Naik Dibanding 2019, BPS Sebut Kinerja Produksi Padi 2020 Relatif Terjaga

News | Selasa, 02 Maret 2021 | 10:32 WIB

Produksi Padi Berpotensi Naik Tajam Tahun Ini, BPS: Bagus dan Menjanjikan

Produksi Padi Berpotensi Naik Tajam Tahun Ini, BPS: Bagus dan Menjanjikan

News | Senin, 01 Maret 2021 | 18:03 WIB

Jadi Ketua Umum KNI-ID yang Baru, Sarwo Edhi Dorong Pelaksanaan Food Estate

Jadi Ketua Umum KNI-ID yang Baru, Sarwo Edhi Dorong Pelaksanaan Food Estate

News | Senin, 01 Maret 2021 | 09:59 WIB

Cegah Gagal Panen, Kementan Ajak Petani Kediri Lakukan Gerdal dan Asuransi

Cegah Gagal Panen, Kementan Ajak Petani Kediri Lakukan Gerdal dan Asuransi

News | Minggu, 28 Februari 2021 | 18:28 WIB

Distribusi di Pamekasan Aman, Petani Bisa Tebus Pupuk Bersubsidi

Distribusi di Pamekasan Aman, Petani Bisa Tebus Pupuk Bersubsidi

Bisnis | Rabu, 24 Februari 2021 | 16:50 WIB

Terkini

Kenapa Raffi Ahmad Dihujat? Ini Kronologi Kontroversi hingga Boikot Berbagai Acara

Kenapa Raffi Ahmad Dihujat? Ini Kronologi Kontroversi hingga Boikot Berbagai Acara

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 14:40 WIB

6 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal untuk Kerja, Hadirkan Pantofel Berkelas untuk ke Kantor

6 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal untuk Kerja, Hadirkan Pantofel Berkelas untuk ke Kantor

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 14:40 WIB

Tak Hanya Ski, Swiss Tawarkan Wisata Kota, Museum hingga Festival Musim Dingin

Tak Hanya Ski, Swiss Tawarkan Wisata Kota, Museum hingga Festival Musim Dingin

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:39 WIB

4 Pilihan Tablet Paling Ringan dan Tipis Cocok untuk Kerja Mobile

4 Pilihan Tablet Paling Ringan dan Tipis Cocok untuk Kerja Mobile

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 14:39 WIB

Timnas Indonesia Terancam Gagal Main di Yordania, Turki Muncul Jadi Opsi Venue Baru

Timnas Indonesia Terancam Gagal Main di Yordania, Turki Muncul Jadi Opsi Venue Baru

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 14:38 WIB

Berapa Takaran Sunscreen untuk Wajah dan Leher? Ini Aturan Dua Jari Menurut Ahli Dermatologi

Berapa Takaran Sunscreen untuk Wajah dan Leher? Ini Aturan Dua Jari Menurut Ahli Dermatologi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 14:35 WIB

Jelang Musim Wisata Religi, Wagub Taj Yasin Minta Perbaikan Talud Kudus-Colo Dikebut

Jelang Musim Wisata Religi, Wagub Taj Yasin Minta Perbaikan Talud Kudus-Colo Dikebut

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:31 WIB

Belajar Menghargai Pengorbanan Orang Tua dalam Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu

Belajar Menghargai Pengorbanan Orang Tua dalam Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:30 WIB

Demokrat Sepakat dengan Gerindra Bawa Putusan MA soal Suket Gibran ke DPR

Demokrat Sepakat dengan Gerindra Bawa Putusan MA soal Suket Gibran ke DPR

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:29 WIB

Perintah Prabowo ke Kapolri Suyudi Usut Kasus Listyo: Seobjektif Mungkin, Jangan Ditutupi!

Perintah Prabowo ke Kapolri Suyudi Usut Kasus Listyo: Seobjektif Mungkin, Jangan Ditutupi!

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:25 WIB

×