Soroti Annisa Pohan Soal KLB Demokrat, Teddy Gusnaidi: Baca UU Parpol Gak?

Rifan Aditya , Hernawan

Minggu, 07 Maret 2021 | 13:24 WIB
Soroti Annisa Pohan Soal KLB Demokrat, Teddy Gusnaidi: Baca UU Parpol Gak?
Annisa Pohan dan AHY. (Instagram/@annisayudhoyono)

Suara.com - Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi kembali mengomentari polemik Kongres Luar Biasa atau KLB Partai Demokrat di Deli Serdang. Kali ini, dia mengungkit cuitan istri dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Annisa Pohan.

Teddy Gusnaidi seakan meminta agar Annisa Pohan kembali membaca peraturan yang ada. Sebab, menurut dia KLB dalam partai ialah hal yang dibolehkan.

Politisi PKPI itu menerangkan tiga poin soal KLB Demokrat menyoroti Annisa Pohan dan AHY lewat jajaring Twitter @TeddyGusnaidi pada Minggu (7/3/2021).

Teddy Gusnaidi mengatakan, KLB dalam partai dibolehkan sehingga dia meminta agar pihak Annisa Pohan membaca lagi aturan.

Bahkan, dia menduga pihak Annisa Pohan tidak tahu soal konstitusi sehingga dia mengungkit soal UU Partai Politik dan peran penguasa dalam internal sebuah partai.

"1. KLB dalam partai dibolehkan, baca lagi, jangan-jangan anda gak tahu apa itu konstitusi," tulis Teddy Gusnaidi seperti dikutip Suara.com.

"2. Masalah internal partai gak boleh diintervensi penguasa. Baca UU Parpol gak sih? Perlu diajari?" sambungnya.

Teddy Gusnaidi melanjutkan bahwa dia sepakat AHY tidak bisa diam saja melihat KLB Partai Demokrat di Deli Serdang yang mengangkat Moeldoko sebagai Ketum. Namun, menurutnya tidak baik apabila AHY merengek.

"3. Sepakat AHY jangan diam, tapi bukan berarti merengek," tandas Teddy Gusnaidi ditutup dengan menyertakan akun Annisa Pohan dan AHY.

baca juga
Cuitan Teddy Gusnaidi soroti AHY dan Annisa Pohan soal KLB Partai Demokrat (Twitter/TeddyGusnaidi).
Cuitan Teddy Gusnaidi soroti AHY dan Annisa Pohan soal KLB Partai Demokrat (Twitter/TeddyGusnaidi).

Teddy Gusnaidi menyematkan pula tangkapan layar foto cuitan Annisa Pohan soal pembiaran terhadap pengambilalihan partai.

Diketahui, cuitan yang menyinggung orang-orang punya kuasa itu ditulis oleh Annisa Pohan pada Sabtu (6/3/2021).

"Ketika sebuah partai politik diambil haknya secara paksa degan melanggar konstitusi, lebih lagi ada 'pembiaran' dari yang punya kuasa. Apalagi dengan hak rakyat kecil? Siapa yang akan lindungi? Apakah kita akan terus diam?" kata Annisa Pohan.

Annisa Pohan Menyuarakan Protes Soal KLB Partai Demokrat

Annisa Pohan terus menyuarakan protesnya tentang KLB Partai Demokrat di Deli Serdang. Terbaru, dia menulis cuitan bernada marah, Minggu (07/03/2021).

Menantu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menyindir KLB yang menurutnya menggunakan uang untuk menarik para pemilik suara serta membayar peserta KLB.

Annisa Pogan mencurigai bahwa sumbernya berasal dari pihak eksternal yang disebut 'membeli' tawaran para pelaku kudeta.

Ia membagikan cuitan tersebut bersama sebuah artikel berjudul 'Ditawari Uang Rp 30 Juta untuk Ikut KLB Demokrat, Mashadi Tetap Loyal kepada AHY.'

Annisa Pohan kemudian menyematkan caption seperti ini:

"Permainan para GPK-PD adalah iming-iming uang untuk para pemilik suara sah & membayar peserta yg hadir. Sumber dana? Pembeli dari hasil jualan keliling menawarkan partai?" tulis Annisa Pohan.

Dilansir dari kanal YouTube Kompas TV, Mashadi mengaku bahwa ia diajak bertemu oleh seorang mantan Ketua DPC dan diiming-imingi uang senilai Rp30 juta.

"Saya diajak ketemu oleh seseorang yang Mantan Ketua DPC yang namanya Mbak Ayu di salah satu kafe di Kota Pekalongan," kata Mashadi dikutip video yang diunggah pada Sabtu, 6 Maret 2021 tersebut.

"Saya ditawari untuk bergabung mengikuti KLB dengan iming-iming uang DP 30 juta," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Mana Dana KLB Demokrat? Ini Kata Istri AHY

Dari Mana Dana KLB Demokrat? Ini Kata Istri AHY

Jabar | Minggu, 07 Maret 2021 | 13:06 WIB

Annisa Pohan Kesal Demokrat Dikudeta, Netizen: Bilang ke SBY - AHY, Tempur!

Annisa Pohan Kesal Demokrat Dikudeta, Netizen: Bilang ke SBY - AHY, Tempur!

Kalbar | Minggu, 07 Maret 2021 | 13:02 WIB

DPP Demokrat Kubu AHY Diminta Pecat Kadernya yang Ikut KLB Sumut

DPP Demokrat Kubu AHY Diminta Pecat Kadernya yang Ikut KLB Sumut

News | Minggu, 07 Maret 2021 | 12:51 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×