Singgung Ani Yudhoyono, Marzuki Alie: Saya Berpartai Bukan Kejar Jabatan

Rendy Adrikni Sadikin | Hernawan | Suara.com

Rabu, 10 Maret 2021 | 14:44 WIB
Singgung Ani Yudhoyono, Marzuki Alie: Saya Berpartai Bukan Kejar Jabatan
Marzuki Alie (YouTube).

Suara.com - Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie bercerita soal perjalanannya selama bergabung dengan Partai Demokrat. Dia mengungkap hasil obrolan dengan Ani Yudhoyono.

Marzuki Alie mengklaim pernah dipanggil ke Cikeas saat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sedang melakukan penyusunan kabinet dan dia diberi tawaran untuk menjabat.

Hal itu disampaikan Marzuki Alie dalam tayangan video yang disiarkan lewat saluran YouTube Bang MA Official pada Selasa (9/3/2021).

Marzuki Alie mengawali cerita dengan mengungkit awal mula mulai terlibat dalam Partai Demokrat. Dia mengatakan, pada awalnya hanya menjadi trainer atau pelatih untuk para kader.

Namun, seiring berjalannya waktu, keterlibatannya dalam Partai Demokrat semakin terasa.

Marzuki Alie (YouTube).
Marzuki Alie (YouTube).

Marzuki Alie mengaku pernah menjadi tim kampanye pemenangan sampai akhirnya SBY menjabat sebagai presiden.

Eks Sekjen PD tersebut mengatakan, dirinya pernah beberapa kali pergi bersama dengan SBY menemui orang-orang penting, termasuk Jusuf Kalla.

"Waktu bergulir, saya pernah mengikuti beberapa pertemuan (SBY), termasuk dengan Jusuf Kalla di Hotel Blok M. Berikutnya pertemuan saya ikut, tapi terus saya tidak ikut lagi, karena kalau ikut terus, saya tidak bisa bekerja," ungkap Marzuki Alie seperti dikutip Suara.com.

Singkat cerita, Marzuki Alie menerangkan bahwa dia kemudian menjadi bagian dari panitia persiapan deklarasi SBY di berbagai tempat sampai akhirnya memenangkan kontestasi politik.

Dia melanjutkan dengan menyinggung momen saat SBY memasuki masa penyusunan kabinet yang dilakukan di Cikeas.

Marzuki Alie mengklaim pernah ikut dipanggil dan membicarakan soal jabatan. Disinggung olehnya sosok Ani Yudhoyono yang sempat mengajaknya berbicara.

"Kemudian dipanggil Bu Ani di Cikeas. Saat itu, sedang penyusunan kabinet. Semua orang ramai, orang-orang yang biasa tidak bekerja cari muka. Tidak lain untuk dapat jabatan. Saya tidak pernah melakukan itu, kecuali dipanggil," terang Marzuki Alie.

"Maka ditanya Bu Ani, Pak Marzuki, bapak di dalam, saya diminta memanggil Pak Marzuki. Pak Marzuki mau jadi apa," sambungnya.

Marzuki Alie kemudian mengatakan bahwa penawaran itu memang pernah disinggung oleh SBY sebelumnya.

Meski begitu, dia mengaku tidak mau karena tujuan berpartainya bukan untuk mengejar jabatan tertentu. Kata Marzuki Alie, dia hanya ingin membesarkan Partai Demokrat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yan Harahap Pertanyakan Sikap Presiden Jokowi ke Moeldoko

Yan Harahap Pertanyakan Sikap Presiden Jokowi ke Moeldoko

Bekaci | Rabu, 10 Maret 2021 | 14:26 WIB

Presiden PKS Prihatin dengan Polemik Demokrat

Presiden PKS Prihatin dengan Polemik Demokrat

Bekaci | Rabu, 10 Maret 2021 | 14:05 WIB

Tetap Tolak KLB, DPD Partai Demokrat Sumsel juga Gelar Apel Siaga

Tetap Tolak KLB, DPD Partai Demokrat Sumsel juga Gelar Apel Siaga

Sumsel | Rabu, 10 Maret 2021 | 13:47 WIB

Terkini

Saat AS dan Iran Negosiasi, Donald Trump Justru Asyik Nonton UFC di Miami

Saat AS dan Iran Negosiasi, Donald Trump Justru Asyik Nonton UFC di Miami

News | Minggu, 12 April 2026 | 14:28 WIB

Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

News | Minggu, 12 April 2026 | 14:06 WIB

21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:46 WIB

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:38 WIB

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:30 WIB

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:55 WIB

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:54 WIB

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:30 WIB

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:28 WIB

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:55 WIB