Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

Muhammad Yasir, Faqih Fathurrahman

Minggu, 12 April 2026 | 14:06 WIB
Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!
Pemkot Jakpus Bersihkan Ikan Sapu-Sapu Perusak Turap di Kali Cideng. (Dok. Pemkot Jakpus)
baca 10 detik
  • Gubernur Pramono Anung menginstruksikan operasi pembersihan ikan sapu-sapu di seluruh wilayah Jakarta mulai April 2026 mendatang.
  • Langkah ini bertujuan menanggulangi kerusakan tanggul sungai serta melindungi ekosistem ikan lokal dari ancaman ikan invasif.
  • Program jangka panjang ini berlanjut setelah kesuksesan pembersihan ribuan ikan sapu-sapu di kawasan Plaza Indonesia, Jakarta Pusat.

Suara.com - Gubernur Jakarta Pramono Anung menginstruksikan jajarannya di seluruh wilayah kota untuk menggelar operasi pembersihan terhadap populasi ikan sapu-sapu.

Langkah ini diambil karena keberadaan ikan tersebut dinilai telah merusak ekosistem sungai dan mengancam infrastruktur tanggul.

Pramono menegaskan bahwa aksi penjaringan ikan sapu-sapu di kawasan Plaza Indonesia (PI), Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu akan dijadikan sebagai titik awal gerakan pembersihan secara meluas di wilayah lainnya.

“Maka saya akan meminta tidak hanya di Jakarta Pusat, di semua wilayah yang ikan sapu-sapunya banyak untuk kita adakan operasi. Jadi kita mulai apa yang di PI (Plaza Indonesia) kemarin sebagai awal,” ujar Pramono di Jakarta Timur, Minggu (12/4/2026).

Menurut Pramono, penanganan hama air ini tidak bisa dilakukan secara instan. Ia menekankan perlunya komitmen jangka panjang dan program yang berkesinambungan untuk benar-benar menekan lonjakan populasi ikan invasif tersebut.

“Jadi kemarin memang sudah cukup banyak, tapi nggak mungkin langsung bisa selesai. Tetapi ini menurut saya merupakan sesuatu yang bermanfaat dan memberikan kontribusi positif,” tuturnya.

Lebih lanjut, Pramono memaparkan dua dampak negatif utama dari keberadaan ikan sapu-sapu.

Pertama, kebiasaan ikan ini dalam membuat lubang di tepian sungai dapat merusak integritas tanggul lingkungan. Kedua, sifat predatornya yang menghabiskan sumber makanan ikan lokal sehingga mengganggu rantai makanan alami.

“Memang ikan sapu-sapu ini merusak terutama apa ya, tanggul lingkungan dan juga menjadi predator karena semua makanan bagi ikan yang lain dihabisin,” tegas Pramono.

baca juga

Pramono memperingatkan bahwa jika langkah pengurangan jumlah ikan sapu-sapu ini ditunda, maka kelestarian ikan lokal akan terancam, yang pada akhirnya akan berdampak pada kualitas lingkungan hidup warga Jakarta secara keseluruhan.

“Sehingga ikan-ikan lain yang merupakan ikan lokal itu kalau tidak dilakukan segera penangkapan dan juga mengurangi jumlah ikan sapu-sapu ini pasti ini akan berpengaruh pada kita,” jelas Pramono.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Pusat telah memulai inisiatif ini dengan menjaring ribuan ikan sapu-sapu di aliran sungai sekitar mal Plaza Indonesia.

Seluruh ikan yang terjaring langsung dimusnahkan dengan metode penguburan guna mencegah pencemaran lingkungan lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:38 WIB

Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme

Jakarta Jadi Kota Paling Aman ke-2 di ASEAN, Tapi Pramono Akui Masih Ada Premanisme

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:10 WIB

Pemkot Jakpus Bersihkan Ikan Sapu-sapu Perusak Turap di Kali Cideng

Pemkot Jakpus Bersihkan Ikan Sapu-sapu Perusak Turap di Kali Cideng

News | Jum'at, 10 April 2026 | 15:04 WIB

Terkini

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

×