Coba Tangkap Burung Camar Hampir Mencuri Keripiknya, Ternyata Hewan Langka

Dythia Novianty

Jum'at, 12 Maret 2021 | 05:36 WIB
Coba Tangkap Burung Camar Hampir Mencuri Keripiknya, Ternyata Hewan Langka
Ilustrasi burung camar. (Pixabay/@pixel2013)

Suara.com - Seorang lelaki mendapat kecaman setelah video dirinya menangkap burung camar yang mencoba makan keripiknya menjadi viral.

Setelah jalan-jalan malam di kota, Taylor, dari Selandia Baru, memutuskan membeli beberapa makanan untuk menyembuhkan mabuk yang tak terhindarkan.

Saat dia duduk menikmati McDonald's yang tampak enak, dia dikelilingi oleh burung camar.

Entah bagaimana refleksnya yang cepat membuatnya menangkap salah satu burung, sebelum burung itu sampai ke makanannya.

Dia menangkap momen itu dan memostingnya ke TikTok, di mana dia dikenal sebagai @taylorstictac, mengira itu cukup lucu pada saat itu, dan dengan cepat mengumpulkan lebih dari 22,4 juta tampilan.

Tapi burung yang dia tangkap sebenarnya dilindungi, dengan hanya sekitar 500.000 spesies yang diperkirakan hidup di negara itu.

Video tersebut dengan cepat menarik perhatian Departemen Konservasi Selandia Baru - dan tidak menyenangkan.

Manajer operasi Departemen Konservasi Otago Annie Wallace mengatakan kepada Otago Daily News betapa kecewanya dia karena video itu menjadi viral.

"Tarapunga dilindungi oleh Undang-Undang Satwa Liar, yang berarti mengganggu, melecehkan atau membunuh mereka adalah ilegal. Mereka yang melakukannya dapat menghadapi denda atau hukuman penjara," katanya dilansir laman Mirror, Jumat (12/3/2021)

baca juga

Wallace telah memperingatkan orang-orang terhadap perilaku tersebut.

"Ini stres bagi hewan setiap kali seseorang menangkap dan memegang burung seperti ini," ujarnya.

Dia juga mengatakan bahwa Anda tidak boleh memberi mereka makan - terutama makanan cepat saji.

"Burung kami tidak berevolusi saat memakan makanan manusia. Mereka tidak terbiasa dengannya dan itu bisa membuat mereka sakit," terangnya.

Taylor kemudian memosting video permintaan maaf di mana dia menjelaskan bahwa dia tidak bermaksud menangkap burung camar, terutama karena dia sebenarnya cukup takut pada mereka.

"Mereka semua mulai membom saya mencoba untuk mendapatkan chip saya. Satu mulai datang ke kepala saya jadi saya menunduk dan mengangkat tangan saya. Saya hanya meraihnya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Pindah Kerja, Gadis Ini Disorot Gara-gara Koleksi Seragam

Sering Pindah Kerja, Gadis Ini Disorot Gara-gara Koleksi Seragam

Kalbar | Senin, 08 Maret 2021 | 19:28 WIB

Gayanya Mantap, Wanita Ini Asyik Joget India saat Belanja Sayuran di Pasar

Gayanya Mantap, Wanita Ini Asyik Joget India saat Belanja Sayuran di Pasar

Lifestyle | Senin, 08 Maret 2021 | 17:17 WIB

Jual Balon Harga Seikhlasnya, Aksi Badut Ini Bikin Iba

Jual Balon Harga Seikhlasnya, Aksi Badut Ini Bikin Iba

Tekno | Senin, 08 Maret 2021 | 09:00 WIB

Beli Baju Online, Wanita Ini Malah Histeris sampai Nyaris Jungkir Balik

Beli Baju Online, Wanita Ini Malah Histeris sampai Nyaris Jungkir Balik

Kalbar | Senin, 08 Maret 2021 | 06:58 WIB

Awalnya Ketakutan, Driver Ojol Langsung Lincah Habis Disuntik Vaksin

Awalnya Ketakutan, Driver Ojol Langsung Lincah Habis Disuntik Vaksin

Kalbar | Jum'at, 05 Maret 2021 | 14:57 WIB

Nemu Ikan Arwana di Selokan, Warganet: Saya Melihat Uang Berenang

Nemu Ikan Arwana di Selokan, Warganet: Saya Melihat Uang Berenang

Tekno | Jum'at, 05 Maret 2021 | 09:00 WIB

Terkini

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×