Presiden PKS: Banyak Stok Capres, Presiden 3 Periode Bikin Mundur Demokrasi

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Kamis, 18 Maret 2021 | 14:40 WIB
Presiden PKS: Banyak Stok Capres, Presiden 3 Periode Bikin Mundur Demokrasi
Presiden Jokowi. (Antara)

Suara.com - Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengkritisi adanya wacana penambahan masa jabatan presiden dari dua menjadi tiga periode. Syaikhu menilai wacana itu hanya membuat demokrasi semakin mundur.

Syaikhu berujar pembatasan masa jabatan presiden hanya dua periode menjadi persoalan penting. Diantaranya sebagai upaya menghindari adanya penyelewengan kekuasaan, korupsi, kolusi, dan nepotisme.

"Selain itu, pembatasan dua periode untuk memastikan bahwa kaderisasi kepemimpinan nasional berjalan dengan baik," ujar Syaikhu dalam pidato politik di Rakernas PKS di Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (18/3/2021.

Syaikhu mengatakan rakyat seharusnya diberikan pilihan calon-calon presiden baru yang akan memimpin Indonesia ke depan. Mengingat masih banyak tokoh-tokoh potensial menjadi calon presiden.

"PKS meyakini bahwa negeri ini memiliki banyak stok pemimpin dan tokoh yang akseptabilitas dan punya kapasitas, punya kredibilitas, untuk memimpin bangsa ini ke depan," kata Syaikhu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komentari Geger Partai Demokrat, Fahri Hamzah Singgung Kisruh PKS

Komentari Geger Partai Demokrat, Fahri Hamzah Singgung Kisruh PKS

Batam | Rabu, 17 Maret 2021 | 11:19 WIB

Daftar Negara dengan Jabatan Presiden 3 Periode dari Vietnam hingga Kongo

Daftar Negara dengan Jabatan Presiden 3 Periode dari Vietnam hingga Kongo

News | Rabu, 17 Maret 2021 | 08:46 WIB

Dulu Lawan Politik, Mantan Kader Gerindra Harap Jokowi Jadi Presiden Lagi

Dulu Lawan Politik, Mantan Kader Gerindra Harap Jokowi Jadi Presiden Lagi

Batam | Selasa, 16 Maret 2021 | 15:56 WIB

Jokowi Tolak Jabatan 3 Periode, Analis: Jangan Pura-Pura Malu Akhirnya Mau

Jokowi Tolak Jabatan 3 Periode, Analis: Jangan Pura-Pura Malu Akhirnya Mau

News | Selasa, 16 Maret 2021 | 12:34 WIB

Terkini

Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen

Berani! Anggota DPR Polandia Pamer Bendera Israel Bergambar Nazi di Sidang Parlemen

News | Kamis, 16 April 2026 | 09:14 WIB

Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja

Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:39 WIB

Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1

Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:35 WIB

Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari

Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:16 WIB

PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif

PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif

News | Kamis, 16 April 2026 | 08:11 WIB

Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran

Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:26 WIB

Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai

Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:21 WIB

Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian

Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian

News | Kamis, 16 April 2026 | 07:17 WIB

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB