Pejabat India Ungkap 1000 Warga Myanmar 'Menyelamatkan Diri' ke Negaranya

Dany Garjito, Hikmawan Muhamad Firdaus

Sabtu, 20 Maret 2021 | 19:29 WIB
Pejabat India Ungkap 1000 Warga Myanmar 'Menyelamatkan Diri' ke Negaranya
Para pengunjuk rasa mengambil bagian dalam demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, Sabtu (6/2/2021). [STR / AFP]

Suara.com - Lebih dari 1.000 orang yang melarikan diri dari kekerasan di Myanmar telah menyeberang ke negara bagian Mizoram di India sejak akhir Februari.

Menyadur Straits Times, Sabtu (20/3/2021) seorang anggota parlemen India kepada Reuters, Jumat (19/3) bahwa kemungkinan jumlah tersebut masih akan bertambah.

Pihak berwenang di negara bagian timur laut India itu mendorong otoritas federal untuk membantu membangun kamp pengungsi, menurut anggota parlemen dari Mizoram.

"Kalau tidak, semua pengungsi akan terpencar di mana-mana di India," ujar K. Vanlalvena.

Warga Myanmar mulai masuk ke India pada akhir Februari, beberapa minggu setelah militer Myanmar melancarkan kudeta ayangmemicu gelombang protes.

Setidaknya 234 orang telah tewas sejak kudeta 1 Februari dimulai dan ribuan lainnya telah ditahan, menurut sebuah kelompok aktivis.

Militer Myanmar mengatakan bahwa mereka hanya menggunakan kekuatan bila diperlukan. Militer juga membela kudeta yang dilakukannya dengan mengatakan ada kecurangan dalam pemilihan 8 November.

Meskipun sejumlah polisi Myanmar dan keluarga mereka awalnya menyeberang karena menolak untuk mematuhi perintah untuk membubarkan protes pro-demokrasi, Vanlalvena mengatakan bahwa lebih banyak orang meninggalkan negara bagian Chin Myanmar karena kerusuhan yang berkembang dan memasuki Mizoram.

"Kebanyakan dari mereka adalah warga sipil. Jumlah polisi tidak bertambah." katanya.

baca juga

Seorang juru bicara junta militer tidak menjawab panggilan telepon yang meminta komentar mengenai hal tersebut.

Pemerintah federal India pekan lalu mengarahkan empat negara bagian yang berbatasan dengan Myanmar, untuk mencegah masuknya orang secara ilegal dari negara tetangga dan untuk mendeportasi mereka yang telah menyeberang.

Tetapi perintah itu telah ditentang oleh Mizoram, dan Kepala Menteri negara bagian Zoramthanga pada hari Kamis menulis kepada Narendra Modi untuk mendesak agar para pengungsi dari Myanmar diberikan suaka.

"Saya memahami bahwa ada masalah kebijakan luar negeri tertentu di mana India perlu melanjutkan dengan hati-hati," kata Zoramthanga.

"Namun, krisis kemanusiaan ini tidak bisa kita abaikan," katanya dalam sebuah salinan surat yang ditinjau oleh Reuters.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diiming-imingi Tas Sekolah Baru, Seorang Gadis 15 Tahun Digilir 20 Orang

Diiming-imingi Tas Sekolah Baru, Seorang Gadis 15 Tahun Digilir 20 Orang

News | Jum'at, 19 Maret 2021 | 14:02 WIB

Hasil Kunjungan Dubes India, Kain Endek Bali Kolaborasi Kain Sari

Hasil Kunjungan Dubes India, Kain Endek Bali Kolaborasi Kain Sari

Jakarta | Jum'at, 19 Maret 2021 | 10:45 WIB

Suzuki Jimny Lima Pintu Tertangkap Lakukan Uji Jalan, Siap Meluncur?

Suzuki Jimny Lima Pintu Tertangkap Lakukan Uji Jalan, Siap Meluncur?

Otomotif | Kamis, 18 Maret 2021 | 13:34 WIB

Terkini

Mapolsek Beji Memanas! Warga Gununggangsir Tuntut Nyawa Widi Dibayar Keadilan

Mapolsek Beji Memanas! Warga Gununggangsir Tuntut Nyawa Widi Dibayar Keadilan

Jatim | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:35 WIB

20 Ide Lomba 17 Agustus Seru buat Ibu-Ibu, Bikin Perayaan HUT ke-81 RI Makin Meriah

20 Ide Lomba 17 Agustus Seru buat Ibu-Ibu, Bikin Perayaan HUT ke-81 RI Makin Meriah

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Perusahaan Penimbun Sampah Liar di Kramat Jati Wajib Ganti Rugi

Perusahaan Penimbun Sampah Liar di Kramat Jati Wajib Ganti Rugi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:29 WIB

J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya

J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU

Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan

Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:21 WIB

5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race

5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Kata-kata Jordi Amat Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026

Kata-kata Jordi Amat Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Aparat Kewalahan, Massa Duduki Gerbang Kejagung dan Hadang Jalan Panglima Polim

Aparat Kewalahan, Massa Duduki Gerbang Kejagung dan Hadang Jalan Panglima Polim

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:13 WIB

Flare Merah Menyala di Kejagung, Massa Mahasiswa Bawa Keranda Bertuliskan 'Febrie'

Flare Merah Menyala di Kejagung, Massa Mahasiswa Bawa Keranda Bertuliskan 'Febrie'

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:11 WIB

×