Diiming-imingi Tas Sekolah Baru, Seorang Gadis 15 Tahun Digilir 20 Orang

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Jum'at, 19 Maret 2021 | 14:02 WIB
Diiming-imingi Tas Sekolah Baru, Seorang Gadis 15 Tahun Digilir 20 Orang
Ilustrasi korban pelecehan seksual (Unsplash/Zohre)

Suara.com - Seorang gadis 15 tahun di India digilir oleh 20 orang selama delapan hari setelah diculik dan dibius oleh pria dengan iming-iming tas sekolah baru.

Menyadur The Sun, Jumat (19/3/2021) polisi sudah menangkap sekitar 18 pria yang diduga terkait kasus tersebut, termasuk empat anak di bawah umur.

Sementara itu, dua polisi telah diskors karena "lalai menjalankan tugas" setelah gagal bertindak dalam waktu sepuluh hari sejak mendapat laporan.

Gadis berusia 15 tahun itu diduga dibawa oleh seorang teman dan seorang pria muda ke kota Jhalawar dengan iming-iming akan dibelikan tas sekolah baru.

Menurut laporan Times Of India, korban mengaku bahwa mereka pergi ke taman, di mana dia dibius dan diperkosa oleh dua hingga tiga pria.

Dia mengatakan kepada polisi bahwa dia kemudian diperkosa oleh sekelompok pria, serta empat anak di bawah umur.

Korban mengaku ia digilir, di berbagai tempat di sekitar kota Jhalawar selama delapan hari sejak mereka pergi pada akhir Februari.

Inspektur polisi setempat Sharad Choudhary mengatakan: "Para petugas polisi ini gagal bertindak bahkan setelah 10 hari kejahatan itu dan melindungi gadis kecil itu."

Anggota Komite Kesejahteraan Anak telah mengunjungi rumah korban untuk mencatat pernyataan dari pihak bersangkutan dan ibunya.

Kasus itu terjadi setelah seorang gadis berusia 13 tahun diperkosa oleh sebuah geng selama delapan hari setelah dia diculik oleh tiga pria yang menyeretnya ke dalam mobil di siang hari bolong.

Gadis itu diculik pada 15 Januari dari Delhi dan ditahan selama lebih dari seminggu sebelum diselamatkan oleh keluarganya.

Krisis pemerkosaan di India membuat seorang wanita diserang secara seksual rata-rata setiap 15 menit pada tahun 2018, data pemerintah menunjukkan.

Pada 2019, seorang wanita (23) dibakar oleh sekelompok pria di Uttar Pradesh saat dia melakukan perjalanan ke pengadilan untuk mengajukan tuntutan atas pemerkosaan yang dialaminya.

Survei Kesehatan Keluarga Nasional, yang dilakukan pada 2015-16, mengungkapkan bahwa 33 persen wanita menikah berusia 15-49 tahun mengalami kekerasan fisik, seksual, atau emosional dari pasangan.

Tapi, dari para korban ini, hanya 14 persen mencari pertolongan dan 77 persen tidak pernah mengungkapkan insiden yang ia alami.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Kunjungan Dubes India, Kain Endek Bali Kolaborasi Kain Sari

Hasil Kunjungan Dubes India, Kain Endek Bali Kolaborasi Kain Sari

Jakarta | Jum'at, 19 Maret 2021 | 10:45 WIB

Suzuki Jimny Lima Pintu Tertangkap Lakukan Uji Jalan, Siap Meluncur?

Suzuki Jimny Lima Pintu Tertangkap Lakukan Uji Jalan, Siap Meluncur?

Otomotif | Kamis, 18 Maret 2021 | 13:34 WIB

Kakek Penjual Sayur Ditangkap Polisi, Perkosa 30 Anjing

Kakek Penjual Sayur Ditangkap Polisi, Perkosa 30 Anjing

News | Rabu, 17 Maret 2021 | 20:04 WIB

Terkini

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:59 WIB