Vaksinasi Covid-19 Belum Capai Target 1 Juta per Hari, Ini Penjelasannya

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 23 Maret 2021 | 20:44 WIB
Vaksinasi Covid-19 Belum Capai Target 1 Juta per Hari, Ini Penjelasannya
Vaksinasi lansia dengan layanan drive-thru di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/3/2021). [Ist]

Suara.com - Jumlah penduduk yang divaksinasi Covid-19 hanya mencapai 130 ribu per harinya. Padahal, pemerintah mentargetkan satu juta penduduk divaksin setiap harinya.

Juru bicara vaksinasi Covid-19, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan pihaknya sudah berupaya untuk memenuhi target vaksinasi terhadap satu juta penduduk per hari. Salah satu caranya ialah dengan cara membuat sentra vaksinasi bersama atau menggelar kegiatan vaksin di dalam area yang cukup besar dan kolektif.

"Maka kapasitas untuk memberikan layanan vaksinasi itu 2.000 sampai 3.000 per hari, tergantung jumlah tim vaksinator tersedia," jelas Siti dalam diskusi yang digelar oleh SMRC secara daring, Selasa (23/3/2021).

Sentra vaksinasi bersama dipilih sebagai opsi lantaran pihaknya tidak bisa hanya mengandalkan fasilitas pelayanan kesehatan saja. Sebagaimana diketahui, kapasitas setiap puskemas hanya mampu memberikan 50 sampai 150 dosis vaksin per hari.

Sedangkan untuk rumah sakit maksimal bisa memberikan 300 sampai 500 dosis setiap harinya. Belum lagi ada aturan protokol kesehatan yang mesti dijalani agar tidak ada kerumunan masyarakat saat melakukan vaksinasi.

"Jadi, kapasitas seperti ini, walaupun kita memiliki fasyankes yang cukup besar, tidak akan kita bisa mengejar kecepatan satu juta dosis per hari. Untuk itulah kita membuat sentra vaksinasi bersama," tuturnya.

Pembuatan sentra vaksinasi itu dilakukan pemerintah dengan berkolaborasi bersama sejumlah asosiasi maupun berbagai pihak swasta ataupu BUMN. Bukan hanya di kota-kota besar, pemerintah juga berupaya untuk membuat sentra vaksinasi bersama di berbagai daerah demi mencapai target vaksinasi satu juta penduduk per hari.

Meski diupayakan untuk dapat memenuhi target, pihaknya juga bakal memperhitungkan sesuai dengan ketersediaan vaksin.

"Supaya peningkatan jumlah sentra vaksinasi dengan penambahan jumlah vaksinator, penambahan distribusi nanti, dan tren peningkatan vaksin. Tren ini kita jaga terus untuk terus meningkat sampai dengan target satu juta dosis per hari."

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dishub Kabupaten Tangerang Ditutup, 15 Pegawai Positif Covid-19

Dishub Kabupaten Tangerang Ditutup, 15 Pegawai Positif Covid-19

Banten | Selasa, 23 Maret 2021 | 20:41 WIB

Juni, Masyarakat Umum di Kabupaten Tangerang Divaksin AstraZeneca

Juni, Masyarakat Umum di Kabupaten Tangerang Divaksin AstraZeneca

Banten | Selasa, 23 Maret 2021 | 20:18 WIB

Cegah Penularan Covid-19, Ancol Perketat Protokol Kesehatan

Cegah Penularan Covid-19, Ancol Perketat Protokol Kesehatan

News | Selasa, 23 Maret 2021 | 20:17 WIB

Duh, Pengawasan Prokes di Pontianak Disebut Mulai Longgar

Duh, Pengawasan Prokes di Pontianak Disebut Mulai Longgar

Kalbar | Selasa, 23 Maret 2021 | 19:53 WIB

Terkini

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

×