AII: Demokrasi Indonesia Mundur, Represi Tiada Henti hingga Bantuan Buzzer

Rabu, 24 Maret 2021 | 05:13 WIB
AII: Demokrasi Indonesia Mundur, Represi Tiada Henti hingga Bantuan Buzzer
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid. (Antara).

Suara.com - Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid mengatakan, banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kemunduran demokrasi di Indonesia. Salah satunya ialah terkikisnya kebebasan pada ruang publik.

Usman menerangkan, kalau menciutnya kebebasan ruang mengemukakan pendapat itu terjadi dari atas ataupun bawah. Yang dimaksud Usman adalah undang-undang, hukum yang represif ataupun agenda pembangunan yang ditempuh dengan cara-cara mengorbankan kebebasan seperti Undang-undang tentang Pertambangan Mineral dan Batubara serta Undang-undang Cipta Kerja.

Kemudian, faktor berikutnya ialah represi yang dilakukan aparat terhadap kelompok-kelompok mahasiswa. Ia menyebut mulai 1998 hingga 2021, tindakan represif dari aparat keamanan terus berulang.

"Yang paling besar mungkin terhadap gerakan reformasi dikorupsi yang 2019 dan gerakan menolak omnibus law pada 2020," ujarnya.

Usman juga menyinggung merosotnya ruang publik kritik melalui dunia maya. Tidak sedikit kemudian tindakan represif juga terjadi kepada pihak-pihak yang lantang menyampaikan kritik melalui akun media sosialnya masing-masing.

"Meningkatnya represi di dunia maya di dunia online dengan kriminalisasi dan juga peretasan dan lainnya," ucapnya.

Bukan hanya dari arah atas, Usman juga menyebut adanya regresi yang berasal dari bawah. Semisal perilaku para buzzer yang membantu untuk menggiring opini publik ke arah negatif.

Ia mencontohkan dengan adanya isu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi sarang taliban. Menurutnya para buzzer bekerja untuk melemahkan lembaga antirasuah tersebut melalui tuduhan politik identitas.

"Jadi kelompok-kelompok masyrakatnya juga ikut mendukung pelemahan KPK dengan alasan talibanisasi itu. Orang kaya Denny Siregar itu menjadi bagian dari buzzer-buzzer semacam itu."

Baca Juga: Presiden Joko Widodo dan Demokrasi Indonesia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI