Megawati Klaim Siap Diganti, Politikus PDIP: Tak Perlu Impor Pemain

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Sabtu, 27 Maret 2021 | 16:21 WIB
Megawati Klaim Siap Diganti, Politikus PDIP: Tak Perlu Impor Pemain
Tangkapan layar Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di acara peringatan HUT PDIP ke-48 yang digelar secara virtual di Jakarta, Minggu (10/1/2021). [YouTube PDI Perjuangan[

Suara.com - Politisi PDI Perjuangan Effendi Simbolon mengklaim Ketua Umum mereka Megawati Soekarnoputri siap diganti. Effendi menilai pernyataan Megawati tersebut sebuah kesadaran dan keniscayaan akan regenerasi kader.

"Yang saya pahami bahwa pernyataan beliau, kami internal memang dalam berbagai kesempatan di kongres, rakernas itu memang beberapa kali dilontarkan oleh beliau," kata Effendi Simbolon dalam bincang "senjakala regenerasi parpol", di Jakarta, Sabtu (27/3/2021).

Pada hakekat-nya ucap dia, Megawati sangat menyadari keniscayaan sebuah perubahan dan regenerasi.

Megawati juga menyiapkan dan mendorong para kader yang muda, menengah terus untuk maju.

"Jadi sangat terbuka memang sikap dan pernyataan beliau," ujarnya.

Kemudian Effendi menyatakan sikap Megawati dengan PDI Perjuangan itu tidak ada budaya politik uang dalam menentukan pejabat partai.

"Tidak ada budaya yang disinyalir katakanlah money politic untuk mendapatkan suara apalagi model mengambil pemain dari luar pemain impor dari luar, naturalisasi," kata dia.

Menurutnya model komunikasi yang digunakan Megawati sudah pada tatanan sufi sudah pada posisi yang sufi, kemudian para kader juga memahami pernyataan-pernyataan yang disampaikan oleh Ketua Umum PDIP tersebut bahwa kaderisasi regenerasi di PDIP perjuangan itu mengalir terus.

Memang, identik-nya PDIP lanjut dia dengan figur dari Megawati Soekarnoputri. Namun, soal regenerasi tidak perlu dipertanyakan lagi, Megawati pun menurut dia dalam perjalanan karier politiknya bahkan juga berasal dari pimpinan partai itu dari tingkat cabang.

Kemudian, bukti regenerasi terus mengalir mayoritas dari 128 anggota DPR dari PDIP merupakan generasi muda, begitu juga di tingkat DPRD.

Presiden Jokowi dan Ganjar Pranowo kata dia, juga menjadi bukti regenerasi berkelanjutan di PDIP. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Mensos Risma Curhat ke Megawati Sampai Nangis, Ini yang Dibahas

Kisah Mensos Risma Curhat ke Megawati Sampai Nangis, Ini yang Dibahas

Kaltim | Jum'at, 26 Maret 2021 | 07:21 WIB

PDI Perjuangan Kritik Rencana Impor Beras, Hasto Beberkan Alasannya

PDI Perjuangan Kritik Rencana Impor Beras, Hasto Beberkan Alasannya

Riau | Jum'at, 26 Maret 2021 | 06:10 WIB

Kader PDI Perjuangan Diminta Megawati Belajar Politik Kodok, Ini Alasannya

Kader PDI Perjuangan Diminta Megawati Belajar Politik Kodok, Ini Alasannya

Sumsel | Kamis, 25 Maret 2021 | 15:24 WIB

Rizal Ramli Minta Megawati agar Jokowi Pecat Menteri Pro Impor

Rizal Ramli Minta Megawati agar Jokowi Pecat Menteri Pro Impor

Hits | Kamis, 25 Maret 2021 | 13:51 WIB

Megawati Ajak Kader PDIP Belajar Politik dari 'Kodok', Apa Maksudnya?

Megawati Ajak Kader PDIP Belajar Politik dari 'Kodok', Apa Maksudnya?

Jatim | Kamis, 25 Maret 2021 | 10:53 WIB

Terkini

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:41 WIB

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB