Teroris Tetap Eksis Beraksi Amaliyah, Aparat Tak Kecolongan?

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 29 Maret 2021 | 16:31 WIB
Teroris Tetap Eksis Beraksi Amaliyah, Aparat Tak Kecolongan?
Pasutri bomber di Gereja Katedral Makassar

Suara.com - Badan Intelijen Negara (BIN) menyebut kalau dua pelaku aksi amaliyah di Makassar, Sulawesi Selatan sudah terdeteksi sejak 2015 lalu. Diduga pelaku bom bunuh diri itu merupakan suami istri. 

Terkait itu, Khairul Fahmi dari Institute for Security and Strategic Studies (ISeSS) menganggap kalau aparat keamanan tidak bisa dianggap kebobolan. 

Fahmi mengatakan bagian yang paling sulit dari mendeteksi ancaman teror adalah memastikan kapan dan di mana serangan akan dilakukan. Ia menyebut deteksi hanya bisa dilanjutkan dengan penyampaian peringatan dan peningkatan kewaspadaan. 

"Di Makassar kemarin, kita lihat bahwa ledakan itu tidak terjadi di titik yang diinginkan karena pelaku gagal memasuki halaman gereja setelah dicegah oleh satpam setempat, ini merupakan bentuk kewaspadaan yang patut diapresiasi," kata Fahmi saat dihubungi, Senin (29/3/2021). 

Meski demikian, Fahmi tidak menampik akan adanya fakta jaringan pelaku teroris masih terus beraksi dengan melakukan propaganda untuk menunjukkan eksistensinya di samping penindakan yang dilakukan aparat hukum tetap berjalan. 

"Kita masih gagal mencegah pelaku teror mengulangi perbuatannya, atau yang belum tertangkap mengendur semangatnya," ungkapnya. 

Sebelumnya, BIN mengklaim aksi amaliyah dari pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar pagi tadi sudah sempat tercium. Bahkan pelaku pengeboman disebut telah masuk daftar pencarian orang (DPO) untuk ditangkap.

Deputi VII Bidang Komunikasi dan Informasi BIN, Wawan Purwanto mengatakan, sudah pernah melakukan penangkapan terhadap sejumlah orang yang ingin melakukan aksi teror. Namun ia mengakui masih ada beberapa orang lainnya yang dalam pengejaran.

"Pelaku kasus bom bunuh diri di gereja katedral hari ini sebelumnya memang dalam pengejaran aparat keamanan. Masih ada beberapa yang belum tertangkap dan terus dalam pengejaran," ujar Wawan kepada wartawan, Minggu (28/3/2021).

baca juga

Wawan kegiatan terorisme di Makassar sudah pernah tercium sejak tahun 2015 lalu. Sejumlah orang yang dilantik atau baiat sebagai anggota oleh ISIS di Sudiang, Sulawesi Selatan. Selanjutnya pada Januari 2021, BIN menangkap 20 orang yang menjadi anggota Jamaah Ansharud Daullah (JAD), jaringan ISIS.

"Mereka terlibat pendanaan pelaku bom bunuh diri di Filipina, fasilitator pelarian Andi Baso terduga pelaku pengeboman gereja Oikomene Samarinda 2017," kata Wawan.

Tak hanya itu, para anggota JAD yang ditangkap disebut sudah melakukan persiapan fisik. Ada target pengejaran yang tewas saat penangkapan.

"Terduga teroris yang tertembak waktu itu diduga akan melakukan aksi bom bunuh diri," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paus Fransiskus: Mari Kita Berdoa untuk Korban Bom di Katedral Makassar

Paus Fransiskus: Mari Kita Berdoa untuk Korban Bom di Katedral Makassar

News | Senin, 29 Maret 2021 | 14:41 WIB

Wagub DKI Klaim Jakarta Belum Terdeteksi Aksi Terorisme Seperti di Makassar

Wagub DKI Klaim Jakarta Belum Terdeteksi Aksi Terorisme Seperti di Makassar

News | Senin, 29 Maret 2021 | 14:35 WIB

Pasutri Ledakan Diri di Makassar, Eks Napiter hingga Anggota JAD Dicokok

Pasutri Ledakan Diri di Makassar, Eks Napiter hingga Anggota JAD Dicokok

News | Senin, 29 Maret 2021 | 13:31 WIB

Gabung ke JAD, Pasutri Bomber Gereja Makassar Pernah Beraksi di Filipina

Gabung ke JAD, Pasutri Bomber Gereja Makassar Pernah Beraksi di Filipina

News | Senin, 29 Maret 2021 | 13:10 WIB

Terkini

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:06 WIB

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:58 WIB

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:30 WIB

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:10 WIB

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau

News | Senin, 13 Juli 2026 | 20:05 WIB

×