Supir Akui Temani Matheus Joko Antar Uang Rp2 Miliar Buat Sewa Pesawat

Erick Tanjung | Welly Hidayat | Suara.com

Senin, 29 Maret 2021 | 19:33 WIB
Supir Akui Temani Matheus Joko Antar Uang Rp2 Miliar Buat Sewa Pesawat
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kementerian Sosial, Matheus Joko Santoso (kanan) bersiap menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (22/3/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Saksi Sanjaya mengaku pernah menemani tersangka eks pejabat pembuat komitmen atau PPK Kementerian Sosial Matheus Joko Santoso mengantar uang Rp2 miliar di Bandara Halim Perdanakusuma. Uang itu diberikan untuk PPK Kemensos, Adi Wahyono.

Saksi Sanjaya merupakan supir pribadi Matheus Joko. Ia dimintai kesaksianya dalam perkara korupsi bansos corona tahun 2020 dengan terdakwa penyuap Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Senin (29/3/2021).

"Saya pernah dengar dan mengantarkan bapak (Matheus Joko) pagi-pagi itu ke bandara Halim Perdana Kusuma. Bapak cerita bawa uang Rp2 miliar ketemu pak Adi (PPK Adi Wahyono)," kata Sanjaya dalam kesaksiannya.

Mendengar jawaban saksi Sanjaya, Jaksa KPK pun mempertegas saksi. Uang Rp2 miliar diberikan Joko untuk tersangka Adi Wahyono.

"Bawa uang untuk pak Adi di bandara halim?" tanya Jaksa

"Iya," jawab saksi Sanjaya.

Jaksa pun kembali bertanya, apakah saksi Sanjaya mengetahui uang itu akan digunakan Adi Wahyono untuk apa. Jawaban saksi Sanjaya pun, hanya mendengar dari bosnya itu untuk menyewa pesawat.

"Kalau uang untuk apa saya kurang tau pak. Kalau kata pak Joko cerita sih buat sewa pesawat," jawab Sanjaya.

Sanjaya pun mengaku tak melihat langsung penyerahan uang Rp2 miliar dari Joko kepada Adi Wahyono di Bandara Halim. Ia, hanya memastikan uang itu dalam bentuk pecahan uang asing.

"Dolar sepertinya nya (uang Rp 2 miliar itu)," ungkap Sanjaya.

Jaksa KPK pun kembali mempertegas berarti uang Rp2 miliar itu untuk membayar carter pesawat dalam perjalanan Kementerian Sosial.

"Kalau itu sih saya kurang tau pak, penjelasan bapak sih seperti itu (biaya carter pesawat untuk kemensos)," ucap Sanjaya.

Jaksa KPK pun kembali mencecar saksi Sanjaya. Apakah ada perintah dari pihak lain untuk Joko mengantar uang Rp 2 miliar itu untuk Adi Wahyono.

"Tau nggak perintah untuk antarkan uang dari siapa?" tanya Jaksa.

"Nggak tau pak, saya cuma anter pak Joko aja," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mensos Sebut Data Spasial dan Numerik Penting untuk Bahan Kebijakan

Mensos Sebut Data Spasial dan Numerik Penting untuk Bahan Kebijakan

News | Senin, 29 Maret 2021 | 12:37 WIB

Perkuat Ekonomi Keluarga, Mensos Beri Bantuan untuk PM Hidrosefalus

Perkuat Ekonomi Keluarga, Mensos Beri Bantuan untuk PM Hidrosefalus

News | Senin, 29 Maret 2021 | 08:25 WIB

Pedangdut Cita Citata Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Bansos

Pedangdut Cita Citata Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Bansos

Foto | Jum'at, 26 Maret 2021 | 17:00 WIB

Terkini

Yaqut Bersyukur Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Yaqut Bersyukur Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran: Alhamdulillah Bisa Sungkem

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:00 WIB

Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran, KPK Sebut Gus Yaqut Idap Penyakit GERD Akut

Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran, KPK Sebut Gus Yaqut Idap Penyakit GERD Akut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:48 WIB

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:56 WIB

Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:53 WIB

Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran

Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:49 WIB

Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:46 WIB

Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:40 WIB

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:09 WIB

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:00 WIB

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:46 WIB