Orang Tua Sempat Mau Lapor Polisi Sebelum Zakiah Aini Serang Mabes Polri

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 01 April 2021 | 11:18 WIB
Orang Tua Sempat Mau Lapor Polisi Sebelum Zakiah Aini Serang Mabes Polri
Rumah kediaman Zakiah Aini di Jalan Lapangan Tembak Gang Taqwa, Kelurahan Kelapa Dua Wetan Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur dipasangi garis polisi. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Pihak keluarga pelaku penyerangan Mabes Polri, Zakiah Aini disebut ingin membuat laporan polisi sebelum diketahui adanya peristiwa penyerangan pada Rabu (31/3/2021) petang kemarin. 

Pasalnya keluarga mengaku sempat kebingungan Zakiah pamit sejak pagi namun hingga sore tak kunjung pulang dan memberikan kabar. Hal itu seperti diungkapkan oleh Ketua RT setempat berdasarkan pengakuan keluarga kepadanya. 

"Kata keluarganya sih tadinya sudah mau lapor ke kepolisian dari pagi jam 9 pagi sampai magrib belum pulang-pulang," kata Ketua RT tempat tinggal Zakiah, Kasdi di Kawasan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (1/4/2021). 

Kasdi menyampaikan, memang sejak Rabu pagi Zakiah sempat pamit kepada kedua orang tuanya untuk keluar rumah. Namun, tak menyampaikan tujuan kemana Zakiah pergi. 

"Jam setengah 9 keluar katanya 'mah saya mau keluar sebentar' tapi sampai seharian sampai magrib sampai meninggal itu enggak ada kabar," tuturnya.

Kasdi, Ketua RT tempat tinggal teroris wanita, Zakiah Aini di Ciracas, Jakarta Timur. (Suara.com/Bagaskara)
Kasdi, Ketua RT tempat tinggal teroris wanita, Zakiah Aini di Ciracas, Jakarta Timur. (Suara.com/Bagaskara)

Kasdi mengatakan, tidak diketahui juga Zakiah pamit kemudian pergi keluar rumah bersama dengan siapa. Termasuk kendaraan apa yang digunakan.

"Karena kalau tidak ada yang jemput tidak mungkin, kalau pakai motor kan wajar, tapi kan enggak tahu," ujarnya. 

Sampai pada akhirnya kabar kurang mengenakan diterima keluarga dan warga sekitar. Zakiah dinyatakan meninggal usai lakukan penyerangan ke Mabes Polri. 

"Ya kaget lah pasti pas mendengar kabar. Apalagi ketika polisi datang ke sini," tandasnya.

Kronologi Penyerangan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya, membeberkan kronologi saat Mabes Polri diserang teroris wanita bernama Zakiah Aini, Rabu (31/3/2021) kemarin. 

Menurutnya, Zakiah sempat berbincang dengan salah satu petugas yang sedang berjaga sebelum melakukan penyerangan. 

Menurutnya, saat berbicang dengan petugas, Zakiah berpura-pura menanyakan kantor pos. Tak berapa lama, setelah menuju lokasi yang ditanyakan, pelaku kembali dan langsung menyerang petugas dengan senjata api. 

"Ditunjukan ke arah kantor pos tersebut. Namun, kemudian yang bersangkutan kembali, dan melakukan penyerangan ke anggota di pos jaga," kata Listyo.

Dalam aksinya itu, kata Listyo, wanita muda itu sempat melepaskan enam kali tembakan kepada petugas. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Zakiah Aini, Milenial jadi Sasaran Empuk Doktrinasi Kelompok Teroris

Kasus Zakiah Aini, Milenial jadi Sasaran Empuk Doktrinasi Kelompok Teroris

News | Kamis, 01 April 2021 | 11:06 WIB

Zakiah Aini: Pemerintah Tagut, Pancasila hingga Pemilu Buatan Kafir

Zakiah Aini: Pemerintah Tagut, Pancasila hingga Pemilu Buatan Kafir

News | Kamis, 01 April 2021 | 10:56 WIB

Sejak Kapan Teroris Tulis Surat Wasiat, Fenomena Baru Kah?

Sejak Kapan Teroris Tulis Surat Wasiat, Fenomena Baru Kah?

Jatim | Kamis, 01 April 2021 | 10:47 WIB

Sekjen PSI: Sungguh, Kita Sangat Butuh Anak Muda yang Berani Hidup

Sekjen PSI: Sungguh, Kita Sangat Butuh Anak Muda yang Berani Hidup

Bekaci | Kamis, 01 April 2021 | 10:20 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB