Cara Mendapatkan Diskon Listrik PLN April 2021 Beda dari Periode Sebelumnya

Rifan Aditya

Kamis, 01 April 2021 | 14:58 WIB
Cara Mendapatkan Diskon Listrik PLN April 2021 Beda dari Periode Sebelumnya
Ilustrasi. Cara Mendapatkan Diskon Listrik PLN April 2021 Beda dari Periode Sebelumnya. Petugas PLN memeriksa meteran listrik. [Antara]

Suara.com - Stimulus tarif listrik PLN kembali diberikan pada periode April-Juni 2021 tapi ada perubahan. Lantas bagaimana cara mendapatkan diskon listrik PLN April 2021? Simak penjelasan berikut.

Stimulus yang diberikan oleh PLN ini bertujuan dalam bentuk perlindungan sosial kepada masyarakat saat pandemi COVID-19 ini. Sepanjang tahun 2020, PLN telah menyalurkan stimulus diskon listrik sebesar Rp 13,15 triliun kepada 33,02 juta pelanggan PLN. Sedangkan pada bulan Januari – Maret 2021, pemerinta telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4,66 triliun sebagai stimulus diskon listrik.

Pada bulan April 2021, stimulus diskon listrik PLN memiliki besaran yang berbeda dan cara mendapatkan stimulus diskon listrik tersebut. Perbedaannya, diskon listrik sebelumnya diberikan bagi pelanggan listrik kategori 450 VA adalah 100 persen atau gratis, lalu pada bulan April 2021 ini, diskon yang diberikan menjadi 50 persen atau setengah dari harga normal.

  1. Pelanggan golongan rumah tangga daya 450 Volt Ampere, bisnis kecil daya 450 VA dan industri kecil daya 450 VA diberikan diskon tarif listrik sebesar 50% dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.
  2. Pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diberikan diskon sebesar tarif listrik 25% dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.
  3. Pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50% bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial.

Bagi pelanggan prabayar, diskon listrik PLN tidak lagi didapatkan dengan klaim token melalui WhatsApp, aplikasi maupun web seperti sebelumnya. Diskon listrik ini akan diberikan pada saat pembelian token listrik. Bagi pelanggan pascabayar, diskon listrik akan diberikan langsung dengan pemotongan tagihan listrik pelanggan.

Diskon listrik PLN akan didapat saat melakukan pembayaran rekening listrik. Disamping itu pelanggan listrik sosial, bisnis dan industri, pembebasan biaya beban, abonemen dan pembebasan ketentuan rekening minimum, diskon listrik secara otomatis memotong tagihan rekening listrik. Diskon sebesar 50% hanya diberikan untuk biaya beban atau abonemen dan biaya pemakaian rekening minimum.

Demikian informasi cara mendapatkan diskon listrik PLN April 2021. Guna meningkatkan pelayanan PLN, PLN saat ini juga membuka saluran pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile yang bisa diunduh melalui PlayStore maupun AppStore.

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Terbaru Dapat Diskon Listrik PLN, Berlaku Mulai April 2021

Cara Terbaru Dapat Diskon Listrik PLN, Berlaku Mulai April 2021

News | Selasa, 30 Maret 2021 | 15:18 WIB

Dear Warga Singkawang, Diskon Tagihan Listrik Diperpanjang hingga Juni 2021

Dear Warga Singkawang, Diskon Tagihan Listrik Diperpanjang hingga Juni 2021

Kalbar | Selasa, 30 Maret 2021 | 14:44 WIB

Stimulus Tarif Listrik Dilanjutkan Meskipun Tidak Permanen

Stimulus Tarif Listrik Dilanjutkan Meskipun Tidak Permanen

Bisnis | Kamis, 11 Maret 2021 | 13:45 WIB

Terkini

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:56 WIB

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:50 WIB

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB