- Direktur IAMI Anjar Rosjadi menyatakan truk penting beroperasi optimal demi kelancaran bisnis pelanggan pada Kamis 30 Juli 2026.
- Isuzu menambah 22 unit Bengkel Berjalan senilai Rp8 miliar guna memperbaiki kendaraan langsung di lokasi pelanggan di Indonesia.
- Strategi layanan purna jual tersebut mendongkrak penjualan Isuzu 18,89 persen menjadi 13.300 unit pada paruh pertama 2026.
Suara.com - Bagi pelaku usaha, setiap menit kendaraan komersial berhenti beroperasi berarti potensi hilangnya pendapatan. Hal ini berbeda dengan kendaraan penumpang yang memiliki banyak alternatif mobilitas. Isuzu memahami bahwa truk dan kendaraan niaga adalah aset produktif yang harus terus bergerak.
“Truk dan kendaraan niaga merupakan aset produktif yang menopang kegiatan bisnis pelanggan, makanya uptime menjadi sesuatu yang penting,” ujar Direktur Solusi Bisnis dan LCV Bisnis PT Isuzu Astra Motor Indonesia atau IAMI, Anjar Rosjadi, Kamis (30/7/2026).
Pendekatan layanan purna jual Isuzu kini fokus memastikan kendaraan pelanggan beroperasi semaksimal mungkin. Strategi ini terbukti efektif meningkatkan penjualan Isuzu hingga 18,89 persen pada paruh pertama 2026 dengan total 13.300 unit. Pertumbuhan ini didukung oleh perluasan jaringan yang mencakup 129 outlet 3S, 4 Part Depot, serta ribuan jaringan suku cadang di seluruh Indonesia.
Salah satu ujung tombak layanan Isuzu adalah Bengkel Isuzu Berjalan atau BIB. Tahun ini Isuzu menambah 22 unit armada BIB dengan investasi mencapai Rp8 miliar. Layanan jemput bola ini memungkinkan teknisi mendatangi lokasi pelanggan untuk perawatan maupun perbaikan di tempat.
"Fokus kami bukan hanya menjual kendaraan, tetapi memastikan bisnis pelanggan tetap beroperasi. Karena ketika kendaraan berhenti, bisnis pelanggan juga ikut terganggu," kata Anjar.
Keunggulan BIB dirasakan langsung oleh Tiffany N, pemilik PT Central Indo Fajar di Sulawesi Selatan. Ia menceritakan bagaimana teknisi BIB sigap memperbaiki armadanya yang mogok di jalan. “Dari awal sudah menggunakan Isuzu. Ini juga untuk mempermudah pembelian sparepart, servis, dan lainnya,” tutur Tiffany.
Kepercayaan konsumen terhadap layanan purna jual Isuzu berdampak positif pada seluruh lini produk. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan Isuzu Traga melonjak 27,66 persen, sementara Isuzu Elf naik 19,23 persen dan Isuzu Giga tumbuh 7,46 persen. Melalui penguatan ekosistem servis, Isuzu terus memperkokoh posisinya sebagai mitra utama pelaku bisnis di berbagai kota besar Indonesia.