Dimakamkan Dini Hari, Penggali Kubur Ungkap Kesedihan Ibunda Zakiah Aini

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 01 April 2021 | 15:46 WIB
Dimakamkan Dini Hari, Penggali Kubur Ungkap Kesedihan Ibunda Zakiah Aini
Kuburan teroris wanita Zakiah Aini tak bernisan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Tangis keluarga termasuk ibu kandung pecah ketika jasad Zakiah Aini, teroris wanita dimakamkan di TPU Pondok Rangon, Cipayung, Jakarta Timur pada Kamis (1/4/2021) dini hari. Zakiah Aini tewas ditembak mati setelah melakukan penyerangan di Mabes Polri, Rabu (31/3/2021) kemarin.

Suasana duka itu diungkapkan Japit, salah satu petugas makam TPU Pondok Rangon,  yang ikut serta menguburkan jenazah Zakiah Aini. 

Japid mengatakan, perasaan kehilangan dan duka itu terlihat jelas di wajah kerabat Zakiah Aini, terlebih ibunya.  

“Pastinya sedih, ibunya matanya sampai merah, mukanya sedih,” kata Japid saat ditemui Suara.com di TPU Rangon, Kamis siang.

Japit  mengatakan prosesi pemakaman Zakiah Aini dikuti sejumlah anggota keluarganya, meski dia tidak dapat memastikan siapa saja mereka yang hadir. 

“Ibunya ada, yang lain saya tidak jelas ya, tapi sepertinya keluarganya,” kata Japit. 

Lebih lanjut Japit mengatakan, tak ada yang berbeda dengan pemakaman Zakiah Aini, selain adanya pengawalan ketat dari kepolisian. 

“Pemakaman seperti umumnya saja, palingan ada pihak Polisi, TNI dan Satpol PP yang jaga,” jelasnya. 

Di samping itu,  saat peti jenazah Zakiah Aini telah  diturunkan ke liang kubur, prosesi azan juga dilakukan, yang dikumandangkan salah satu kerabatnya. 

baca juga

“Jenazah diturunkan, pas petinya turun kerabatnya azan, saya enggak tahu itu siapanya jenazah,” ujar Japit. 

Kata Japit prosesi pemakaman berlangsung sekitar satu jam. Jenazah tiba di TPU Pondok Rangon sekitar pukul 01.00 WIB dan penguburan selesai sekitar pukul 02.00 WIB. 

Diketahui sebelum dimakamkan, jenazah Zakiah Aini diotopsi terlebih dahulu di RS Polri, Kramat Jati Jakarta Timur. Proses autopsi selesai sekitar pukul 00.42 WIB. 

Setelahnya jenazah langsung dibawa ke TPU Pondok Rangon untuk dimakamkan

Teroris Lone Wolf

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengakui, penyerangan bersenjata pistol terhadap Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/3/2021), adalah perempuan berinisial ZA atau Zakiah Aini.

Dalam konferensi pers, Rabu malam, Jenderal Listyo menegaskan Zakiah Aini diduga berafiliasi dengan ISIS.

"Dia lone wolf, ISIS, yang dibuktikan dengan postingan bersangkutan di sosial media," kata Sigit.

Kronologi Penyerangan

Sigit mengatakan, Zakiah Aini masuk ke kompleks Mabes Polri dari pintu belakang. Dari sana, dia langsung mengarah ke pos gerbang utama Mabes Polri.

"Yang bersangkutan kemudian menanyakan ke anggota, di mana keberadaan kantor pos. Oleh anggota ditunjukkan arah ke kantor pos," sambungnya.

Kemudian, Zakiah Aini meninggalkan pos jaga. Tapi, tak lama, dia berjalan kembali ke arah pos jaga dan langsung melakukan penembakan sebanyak enam kali -- dua diantaranya menyasar anggota polisi.

"Dia menembak sebanyak enam kali. Dua kali ke anggota di dalam pos. Dua kali di luar, dan menembak lagi ke anggota yang ada di belakangnya."

Karena melakukan penyerangan, polisi lantas menembak mati Zakiah Aini. Setelah digelar olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan identitas Zakiah yang berusia 25 tahun dan tinggal di Jalan Lapangan Tembak Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.

"Dari hasil olah TKP, ditemukan identitas yang bernama ZA, umur 25 tahun, alamat Jalan Lapangan Tembak Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur," beber kapolri.

Selain itu, kata Sigit, berdasarkan pelacakan, Zakiah Aini sempat mengunggah pernyataan di akun Instagram miliknya, 21 jam sebelum kejadian. Dalam unggahan itu, Zakiah Aini mengungkap bagaimana sepak terjangnya terkait organisasi klandestin.

"Selain itu, dari olah TKP di rumahnya, yang bersangkutan sudah membuat surat wasiat untuk orangtuanya," pungkas eks Kabareskrim Polri tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikatai Kafir oleh Teroris Zakiah Aini, Ahok 'Ceramah' Konsep Isa Almasih

Dikatai Kafir oleh Teroris Zakiah Aini, Ahok 'Ceramah' Konsep Isa Almasih

Jakarta | Kamis, 01 April 2021 | 15:40 WIB

Cuma 3 Semester Kuliah di Gunadarma, Nilai IPK Teroris Zakiah Aini Bagus

Cuma 3 Semester Kuliah di Gunadarma, Nilai IPK Teroris Zakiah Aini Bagus

News | Kamis, 01 April 2021 | 15:33 WIB

Polisi Kasih Sembako usai Zakiah Tewas: Sedikit Oleh-oleh buat Keluarga

Polisi Kasih Sembako usai Zakiah Tewas: Sedikit Oleh-oleh buat Keluarga

News | Kamis, 01 April 2021 | 15:09 WIB

Terkuak! Alasan Kuburan Teroris di Mabes Polri Zakiah Aini Tak Bernisan

Terkuak! Alasan Kuburan Teroris di Mabes Polri Zakiah Aini Tak Bernisan

News | Kamis, 01 April 2021 | 14:22 WIB

Terkini

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:10 WIB

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:35 WIB

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:14 WIB

×