Kubur Mayat Teroris Zakiah Aini Tengah Malam, Japit: Saya Sudah Biasa

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 01 April 2021 | 17:51 WIB
Kubur Mayat Teroris Zakiah Aini Tengah Malam, Japit: Saya Sudah Biasa
Kuburan teroris wanita Zakiah Aini di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur yang tak bernisan. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Penggali kubur bernama Japit, mengaku tidak ada hal berbeda dalam penanganan jenazah Zakiah Aini, terduga teroris pelaku penyerangan di Mabes Polri yang dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur,  Jumat (1/4/2021)dini hari tadi.

Meski dia mengetahui jenazah yang dimakamkannya adalah terduga teroris , menurutnya pengamalannya sama saja dengan penguburan mayat pada umumnya. 

“Untuk saya sendiri untuk memakamkannya biasa saja sih. Karena memang sudah biasa makamin jenazah,” kata Japit saat ditemui Suara.com di TPU Pondok Rangon, Kamis sore. 

Memakamkan jenazah yang terlibat aksi teror bukan yang pertama kali bagi Japit, sebelumnya dia juga pernah ikut menguburkan sejumlah pelaku teror di Indonesia, terlebih dia mengaku sudah sekitar 10 tahun bekerja sebagai petugas makam. 

Karenanya dia mengaku lupa, nama-nama pelaku teror yang pernah dia makamkannya. 

“Bukan yang pertama sih, sebelumnya pernah juga tapi saya lupa siapa saja,” kata Japit.

Lebih lanjut kata Japit di TPU Pondok Rangon tidak ada makam khusus bagi jenazah yang terlibat terorisme. Mereka tetap dikuburkan berdampingan dengan petak makam lainnya. 

“Enggak ada makam khusus, sama saja,” kata dia. 

Kemudian untuk prosedurnya sendiri, pemakaman jenazah pelaku terorisme juga sama dengan prosesi penguburan pada umumnya, hanya saja ada aparat TNI dan Kepolisian yang mengawal, seperti pemakaman Zakiah Aini. 

baca juga

“Ada tiga pilar, dari TNI, Polri dan Satpool PP,” jelas Japit. 

Di samping itu, terkait makam Zakiah Aini yang tidak diberi papan nama atau batu Nisan, Japit mengatakan tidak sempat dipersiapkan karena proses pemakamannya yang tiba-tiba. 

“Kan pemakamannya dadakan, jadi tidak sempat disiapkan. Kalau mau dipasang nisan atau papan nama itu tergantung keinginan keluarga," kata Japit. 

Diketahui sebelum dimakamkan, jenazah Zakiah Aini diotopsi terlebih dahulu di RS Polri, Kramat Jati Jakarta Timur. Otopsi selesai sekitar pukul 00.42 WIB. Setelahnya jenazah langsung dibawa ke TPU Pondok Rangon untuk dimakamkan, prosesi penguburan baru selesai sekitar pukul 02.00 WIB. 

Teroris Lone Wolf

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengakui, penyerangan bersenjata pistol terhadap Mabes Polri,  adalah perempuan berinisial ZA atau Zakiah Aini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinilai Jelek dalam Surat Wasiat Zakiah Aini, Ahok: Saya Maafkan Dia

Dinilai Jelek dalam Surat Wasiat Zakiah Aini, Ahok: Saya Maafkan Dia

Bisnis | Kamis, 01 April 2021 | 16:52 WIB

Ahok Minta Surat Wasiat Zakiah Aini Tak Dibesar-besarkan

Ahok Minta Surat Wasiat Zakiah Aini Tak Dibesar-besarkan

Bisnis | Kamis, 01 April 2021 | 16:41 WIB

Keras! Universitas Gunadarma Tak Mau Akui Teroris Zakiah Aini Alumni

Keras! Universitas Gunadarma Tak Mau Akui Teroris Zakiah Aini Alumni

Bogor | Kamis, 01 April 2021 | 16:39 WIB

Pengamat: Surat Wasiat Pelaku Teror Mirip karena Satu Paham ke ISIS

Pengamat: Surat Wasiat Pelaku Teror Mirip karena Satu Paham ke ISIS

News | Kamis, 01 April 2021 | 16:35 WIB

Terkini

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS, RSUP Sardjito Hentikan Stase PPDS dr. Elda Putri Rahardini

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS, RSUP Sardjito Hentikan Stase PPDS dr. Elda Putri Rahardini

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:37 WIB

Berapa Harga Lipstik YSL Asli? Ini Daftarnya dari yang Termurah

Berapa Harga Lipstik YSL Asli? Ini Daftarnya dari yang Termurah

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:36 WIB

Jatim Pimpin Pertumbuhan Ekonomi di Jawa, Kemiskinan dan Pengangguran Terus Turun

Jatim Pimpin Pertumbuhan Ekonomi di Jawa, Kemiskinan dan Pengangguran Terus Turun

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:33 WIB

Tanpa Amerika, Iran dan Oman Finalisasi Rute Pelayaran Selat Hormuz Agar Tidak Bersengketa

Tanpa Amerika, Iran dan Oman Finalisasi Rute Pelayaran Selat Hormuz Agar Tidak Bersengketa

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Fireflies of Winter: Antologi Romantis Tentang Harapan yang Nyaris Padam

Fireflies of Winter: Antologi Romantis Tentang Harapan yang Nyaris Padam

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Harga Beras Terus Naik, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp59.700 per Kg, Daya Beli Tertekan?

Harga Beras Terus Naik, Cabai Rawit Merah Sentuh Rp59.700 per Kg, Daya Beli Tertekan?

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:29 WIB

Hasil Pertemuan di Bandung, Kemenhut Perkuat Strategi Diplomasi Kehutanan Indonesia

Hasil Pertemuan di Bandung, Kemenhut Perkuat Strategi Diplomasi Kehutanan Indonesia

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:28 WIB

Pejabat Kemenhut Disebut Terima 12.500 Dolar Singapura dari Suhardiman Amby

Pejabat Kemenhut Disebut Terima 12.500 Dolar Singapura dari Suhardiman Amby

Riau | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:27 WIB

Purbaya: Siapapun Tak Ikuti Saya, Anggarannya Akan Dipotong, Termasuk Polisi-TNI

Purbaya: Siapapun Tak Ikuti Saya, Anggarannya Akan Dipotong, Termasuk Polisi-TNI

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Kuota Internet Adalah Hak Milik! MK Wajibkan Operator Sediakan Opsi 'Anti-Hangus'

Kuota Internet Adalah Hak Milik! MK Wajibkan Operator Sediakan Opsi 'Anti-Hangus'

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:22 WIB

×