Pengamat: Surat Wasiat Pelaku Teror Mirip karena Satu Paham ke ISIS

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Kamis, 01 April 2021 | 16:35 WIB
Pengamat: Surat Wasiat Pelaku Teror Mirip karena Satu Paham ke ISIS
teroris perempuan berjilbab Zakiah Aini dan bomber Gereja Makassar Lukman Alfariz.

Suara.com - Pengamat Terorisme Universitas Indonesia, Ridwan Habib mengatakan memang ada kesamaan pola dari surat wasiat yang ditinggalkan pelaku teror di Mabes Polri dengan pelalu bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. Ia berujar kesamaan tersebut lantaran pelaku memiliki pemahaman yang sama terkait ISIS.

Ridwan menjelaskan kelompok ISIS meyakini harus ikut pada satu pemerintahan tunggal, yakni Daulah Islamiyah yang dipimpin Abu Ibrahim Al Hashimi. Di dalam ideologi kelompok tersebut, kata Ridwan mereka menolak sistem demokrasi dan semua turunannya, termasuk ekonomi liberal, perbankan, sistem kredit, kratu kredit dan sebagainya.

Karena itu di dalam surat wasiat, pelaku mengingatkan agar sistem perbankan yang dianggap riba untuk dijauhi orang-orang terdekat mereka.

"Iya memang dalam konsep ini mereka ini punya satu pemahaman bahwa sistem demokrasi itu haram termasuk semua turunannya ya," kata Ridwan di Kompleks Parlemen DPR, Kamis (1/4/2021).

Isi surat wasiat teroris Zakiah Aini dan Lukman Alfariz
Isi surat wasiat teroris Zakiah Aini dan Lukman Alfariz

Ridwan mengatakan dari ideologi yang mereka yakini tersebut, mereka lantas menganggap orang lain termasuk muslim sekalipun yang tidak berbaiat kepada Daulah Islamiyah adalah musuh.

"Betul, pattern sama persis dengan semua yang lain. Karena mereka ini satu, mengakui bahwa ada satu pemilihan tunggal Daulah Islamiyah yang dipimpin Abu Ibrahim al Hashimi dan bagi yang tidak mengikuti itu, mengikuti demokasi, mengikuti negara, mengikuti Pancasila keluar hukumnya dan boleh diperangi," kata Ridwan.

Sebelumnya, pelaku penyerangan Mabes Polri pada Rabu (31/3/2021) petang, Zakiah Aini (26), menulis surat wasiat yang ditujukan untuk keluarga.

Isi pesan terduga teroris di Mabes Polri tersebut dinilai mirip dengan surat wasiat pelaku bom bunuh diri Gereja Katedral Makassar.

Hal itu turut dirasakan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar.

baca juga

"Dapat informasi bahwa ada surat wasiat dari pihak bersangkutan. Jadi ini meninggalkan surat, tetapi nanti lengkapnya dari pihak kepolisian," ujarnya dalam program Mata Najwa, Rabu (31/3/2021) malam.

"Rasanya mirip ya, mengingatkan pada orang tua kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala kemudian seperti petaha kepada orang tuanya. Jadi mirip seperti yang dibuat oleh pelaku di Makassar," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zakiah Aini Dikubur Tengah Malam, Penggali Kubur: Alhamdulillah Lancar

Zakiah Aini Dikubur Tengah Malam, Penggali Kubur: Alhamdulillah Lancar

News | Kamis, 01 April 2021 | 16:22 WIB

Polisi Bakal Keliling, Jemaat Gereja Dilarang Bawa Tas saat Ibadah Paskah

Polisi Bakal Keliling, Jemaat Gereja Dilarang Bawa Tas saat Ibadah Paskah

News | Kamis, 01 April 2021 | 16:06 WIB

Kampus Gunadarma Tak Tahu Organisasi yang Diikuti Zakiah Aini Selama Kuliah

Kampus Gunadarma Tak Tahu Organisasi yang Diikuti Zakiah Aini Selama Kuliah

News | Kamis, 01 April 2021 | 15:58 WIB

Surat Wasiat Teroris Bawa-bawa Riba, Pengamat: Pemahaman yang Berbahaya

Surat Wasiat Teroris Bawa-bawa Riba, Pengamat: Pemahaman yang Berbahaya

Bisnis | Kamis, 01 April 2021 | 15:57 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×