alexametrics
Cek Fakta

Cek Fakta adalah bagian dari produk jurnalistik yang dikerjakan khusus oleh tim redaksi Suara.com dengan metode tersendiri. Selangkapnya di sini

CEK FAKTA: Benarkah Mudik pada 6-7 Mei 2021 Didenda Rp 100 Juta?

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara
CEK FAKTA: Benarkah Mudik pada 6-7 Mei 2021 Didenda Rp 100 Juta?
Fakta mudik 6-7 mei didenda Rp 100 juta (turnbackhoax.id)

Benarkah nekat mudik pada 6-7 Mei 2021 didenda Rp 100 juta? Simak penjelasannya berikut!

Suara.com - Beredar narasi yang menyebutkan warga yang nekat melakukan mudik pada 6-7 Mei 2021 akan didenda sebesar Rp 100 juta.

Narasi tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Uce Prasetyo.

Akun tersebut membagikan sebuah poster dari salah satu media online yang merinci denda saat mudik.

"Nekat mudik, siapkan denda Rp 100 juta
Sekarang tanggal larangan mudik, yaitu 6-7 Mei 2021".

Baca Juga: E-Tilang Dinilai Lebih Praktis, Pengamat: Bagaimana Jika Ada Sisa Denda?

Benarkah klaim tersebut?

Fakta mudik 6-7 mei didenda Rp 100 juta (turnbackhoax.id)
Fakta mudik 6-7 mei didenda Rp 100 juta (turnbackhoax.id)

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Kamis (1/4/2021), klaim yang menyebut mudik pada 6-7 Mei 2021 didenda Rp 100 juta adalah klaim yang salah.

Setelah ditelusuri, poster berisi rincian denda yang diunggah tersebut diterbitkan oleh media online Kumparan pada 26 April 2020 untuk aturan mudik pada 2020 lalu.

Pihak Kumparan melalui media sosial juga menegaskan aturan tersebut berlaku pada 2020 lalu dan belum ada keputusan resmi mengenai aturan mudik pada 2021.

Baca Juga: Bisa Kena Denda Hingga Pidana, Ini Sanksi, Fungsi, dan Manfaat Lapor SPT

"Poster larangan mudik yang dibuat Kumparan pada 26 April 2020 kembali viral. Diketahui, berita tersebut dibuat berdasarkan Permenhub No.25 Tahun 2020. Jangan terkecoh karena informasi itu tak berlaku lagi saat ini. Aturan mudik 2021 masih dalam proses penyusunan oleh pemerintah," demikian klarifikasi dari Kumparan.

Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Komentar