Kebangetan jika Ada Tudingan Polri Rekayasa Aksi Teroris, Disebut Ngawur

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 06 April 2021 | 09:51 WIB
Kebangetan jika Ada Tudingan Polri Rekayasa Aksi Teroris, Disebut Ngawur
teroris perempuan berjilbab Zakiah Aini dan bomber Gereja Makassar Lukman Alfariz.

Suara.com - Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) mengecam sekelompok orang yang menganggap bahwa dua kasus terorisme yakni bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar dan penyerangan di Mabes Polri merupakan hasil rekayasa.

"Kami melihat tuduhan adanya rekayasa keterlaluan. Itu pemikiran yang ngawur. Mana mungkin teror bisa direkayasa," kata Direktur Eksekutif Lemkapi Dr Edi Hasibuan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Edi meminta masyarakat untuk tidak menyampaikan informasi yang menyesatkan karena dapat membingungkan masyarakat.

"Semua bukti sangat jelas. Korbannya juga sangat jelas. Peristiwanya juga sangat jelas. Mana mungkin polisi bisa merekayasa," kata mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ini.

Dia mengajak masyarakat agar menyamakan pandangan bahwa terorisme adalah musuh negara dan masyarakat.

"Jangan kita biarkan teror terus bermunculan dan menimbulkan ketakutan di masyarakat. Kami ajak semua masyarakat melawan teror demi keamanan negeri kita" kata pakar hukum kepolisian dari Universitas Bhayangkara Jakarta ini.

Dia juga menilai Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri dan seluruh jajaran Polri telah bekerja keras melakukan penegakan hukum dalam aksi teror.

"Mari kita dukung dedikasi dan loyalitas Polri yang siang malam bekerja demi melindungi masyarakat dari berbagai ancaman teror," katanya.

Sebelumnya, tindakan teror berupa bom bunuh diri terjadi di depan gerbang Gereja Katedral Hati Yesus Maha Kudus, Kota Makassar, pada Minggu (28/3).

baca juga

Kejadian itu menyebabkan dua pelaku teror tewas di tempat, sementara 19 orang luka-luka.

Hingga kini, polisi telah menangkap 23 orang terkait dengan bom bunuh diri yang dilakukan oleh pasangan suami isteri itu.

Mereka ditangkap di Makassar sebanyak 13 orang, lima orang ditangkap di Jakarta, Bekasi dan Bima, Nusa Tenggara Barat. Pelaku yang diduga menjadi perakit bom ikut ditangkap.

Pada Rabu (31/3), tindakan teror berupa penembakan oleh seorang perempuan terjadi di halaman Mabes Polri, Jakarta.

Pelaku, yang diyakini beraksi seorang diri (lone wolf) tewas tertembak di lokasi kejadian.

Polisi juga telah menangkap seseorang di Aceh karena menjual senjata via daring kepada wanita yang menyerang Mabes Polri. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nekat Serang Mabes Polri, Teman Bongkar Kelakuan Zakiah Aini Saat Kuliah

Nekat Serang Mabes Polri, Teman Bongkar Kelakuan Zakiah Aini Saat Kuliah

News | Selasa, 06 April 2021 | 07:32 WIB

Teman Kampus Ungkap Sosok Zakiah Aini: Cewek Pendiam, Suka Mojok di Kelas

Teman Kampus Ungkap Sosok Zakiah Aini: Cewek Pendiam, Suka Mojok di Kelas

News | Senin, 05 April 2021 | 18:18 WIB

Bali Waspada Aksi Teror Usai Bom Gereja Makassar dan Teroris Mabes Polri

Bali Waspada Aksi Teror Usai Bom Gereja Makassar dan Teroris Mabes Polri

Bali | Senin, 05 April 2021 | 17:35 WIB

Koboi Fortuner Ikut Klub Menembak Seperti Zakiah Aini? Begini Kata Polisi

Koboi Fortuner Ikut Klub Menembak Seperti Zakiah Aini? Begini Kata Polisi

News | Senin, 05 April 2021 | 15:27 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×