Alat Berat Belum Tembus, SAR Dog Dikerahkan Cari Korban Banjir Bandang NTT

Erick Tanjung, Stephanus Aranditio

Selasa, 06 April 2021 | 21:36 WIB
Alat Berat Belum Tembus, SAR Dog Dikerahkan Cari Korban Banjir Bandang NTT
Update banjir bandang NTT (Antara)

Suara.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB Doni Monardo melaporkan, hingga saat ini proses pencarian korban banjir bandang Nusa Tenggara Timur masih terkendala cuaca buruk, alat berat belum bisa mencapai lokasi.

Doni mengatakan sebanyak 8 unit ekskavator dan 6 unit dump truck sudah disiapkan oleh pemerintah, namun masih tertahan dan belum bisa menyeberang ke titik bencana.

"Walaupun sudah disiapkan belum bisa dikirim ke tujuan, terutama ke Adonara dan Alor. Sedangkan di Lembata masih diupayakan ke perusahaan yang sedang mengerjakan jalan untuk dikerahkan menuju ke sasaran," kata Doni dalam jumpa pers virtual, Selasa (6/5/2021).

Anjing pelacak dari Badan SAR Nasional/Basarnas akan dikerahkan ke lokasi untuk mempercepat pencarian korban selagi menunggu alat berat datang.

"Akan didatangkan SAR Dog yang sudah berpengalaman seperti pencarian korban di Mamuju, besok pagi mereka akan diprioritaskan ke tiga lokasi, Lembata, Alor, dan Adonara," ujarnya.

Sementara untuk distribusi bantuan logistik dan medis sudah bisa dilakukan dengan menggunakan enam helikopter yang dikerahkan BNPB.

Diketahui, badai siklon tropis Seroja telah menerjang 11 kabupaten dan 1 kota di NTT, antara lain; Kota Kupang, Kabupaten Flores Timur (banjir bandang), Kabupaten Malaka Tengah, Kabupaten Lembata, Kabupaten Ngada, Kabupaten Alor, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan Kabupaten Ende.

Hingga Selasa (6/4/2021) pukul 20.00 WIB tercatat sudah ada 117 jiwa dinyatakan meninggal dunia, 76 orang masih hilang, 2.019 kepala keluarga atau 8.424 warga mengungsi, serta 1.083 KK atau 2.683 warga lainnya terdampak.

Kemudian kerugian materiil yang tercatat sejauh ini; 1.992 rumah terdampak (498 rusak berat, 133 rusak sedang, 109 rusak ringan), 17 rumah hanyut, 60 rumah terendam, 40 akses jalan tertutup pohon tumbang, 5 jembatan putus, 14 fasilitas umum rusak berat, satu fasum rusak ringan, 84 fasum terdampak dan 1 kapal tenggelam.

baca juga

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menerbitkan peringatan dini terkait bahaya Gelombang Tinggi 4 - 6 meter akibat siklon tropis Seroja yang berlaku dari tgl 5 - 6 April 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Banjir Bandang NTT: 117 Meninggal, 76 Orang Masih Hilang

Update Banjir Bandang NTT: 117 Meninggal, 76 Orang Masih Hilang

News | Selasa, 06 April 2021 | 21:04 WIB

Wamenkes RI Sebut Penanganan Bencana di NTT Terapkan Prokes Covid-19

Wamenkes RI Sebut Penanganan Bencana di NTT Terapkan Prokes Covid-19

Sumbar | Selasa, 06 April 2021 | 20:10 WIB

BNPB Ralat Korban Tewas Banjir Bandang NTT Jadi 86 Orang

BNPB Ralat Korban Tewas Banjir Bandang NTT Jadi 86 Orang

News | Selasa, 06 April 2021 | 16:15 WIB

Terkini

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Warisan Resep Dapur Ibu

Warisan Resep Dapur Ibu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:12 WIB

×