alexametrics

Wagub DKI: Hanya 20 persen Orang Tua Izinkan Anaknya Sekolah Tatap Muka

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih
Wagub DKI: Hanya 20 persen Orang Tua Izinkan Anaknya Sekolah Tatap Muka
Ilustrasi---Salah satu siswa di SDN SDN 07 Ciracas, Jakarta Timur saat mengikuti sekolah tatap muka. (Suara.com/Fakhri)

"Jadi penting sekali perhatian daripada orang tua. Mudah-mudahan kegiatan ini ke depan bisa berlangsung baik," jelasnya.

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut masih banyak orang tua murid yang belum mengizinkan anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka. Bahkan dari total seluruh murid di 85 sekolah yang dibuka, hanya 20 persen yang diberikan izin.

Kendati demikian, Riza tak mempermasalahkannya. Ia menyebut para siswa yang sudah mendapatkan izin cukup antusias mengikuti pembelajaran tatap muka.

"Kegiatan ini sangat baik, ternyata cukup mendapat antusias dari anak-anak, sekalipun memang menurut data besarnya masih 20 sampai 30 persen siswa yang diizinkan oleh orang tua," ujar Riza di SMKN 2 Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (7/4/2021).

Baca Juga: Murid Girang Sekolah Dibuka: Kalau Gak Ngerti Bisa Langsung Tanya Bu Guru

Meski sekolah kembali dibuka, pertimbangan orang tua memberikan izin ke anaknya bersekolah di rumah adalah prioritas. Karena itu keterlibatan para wali murid sangat penting sebagai pertimbangan melanjutkan program belajar di sekolah ini.

"Jadi penting sekali perhatian daripada orang tua. Mudah-mudahan kegiatan ini ke depan bisa berlangsung baik," jelasnya.

Politisi Gerindra ini menyebut pihaknya tak menutup kemungkinan menghentikan proses belajar di sekolah jika menemukan kasus dari kegiatan ini. Karena itu ia berharap siswa tenaga pengajar tetap konsisten menjalankan protokol kesehatan. 

"Nanti pada saatnya setelah dua bulan kita akan memutuskan, apakah kegiatan ini bisa diteruskan atau tidak, ada terobosan lain, nanti bu Kadis dan jajarannya akan evaluasi secara menyeluruh. Nanti pak gubernur akan memutuskan," pungkasnya. 

Baca Juga: Curhat Ortu Setahun Anak Sekolah Daring: Paket Internet Boros Banget!

Komentar