Mendikbud Optimistis Kalimantan Timur Mampu Cetak SDM Unggul

Fabiola Febrinastri

Kamis, 08 April 2021 | 09:57 WIB
Mendikbud Optimistis Kalimantan Timur Mampu Cetak SDM Unggul
Mendikbud, Nadiem Anwar Makarim, ke Institut Teknologi Kalimantan Timur, Rabu (7/4/2021). (Dok : Kemendikbud)

Suara.com - Dalam lawatannya ke Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada 6 dan 7 April 2021, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim menunjukkan optimismenya atas perkembangan implementasi kebijakan pendidikan di Kalimantan Timur. Kunjungan kerja Mendikbud menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui sejumlah terobosan Merdeka Belajar yang dihadirkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), diantaranya Program Guru Penggerak, Kampus Merdeka, dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) Merdeka.

Selain itu, Mendikbud juga meninjau pemanfaatan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) 2021, seleksi calon guru Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN PPPK), serta penerapan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 yang diumumkan 30 Maret 2021 lalu.

Pada hari pertama kunjungan kerjanya, Mendikbud meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) di Dome Kota Balikpapan dan berbincang bersama calon Guru Penggerak dan pengajar praktik calon Guru Penggerak angkatan I Kabupaten Penajam Paser Utara dan angkatan II Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Terkait pelaksanaan vaksinasi bagi 1.000 PTK yang ditinjau Mendikbud, ia menekankan, “sudah sejak Januari 2021 satuan pendidikan diperkenankan melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Namun, sedikit sekali sekolah yang melakukan. Padahal anak-anak sudah kehilangan begitu banyak pembelajaran. Sekarang sudah tidak ada alasan untuk tidak melakukan PTM terbatas karena gurunya sudah divaksinasi”.

“Segera lakukan PTM terbatas agar kita bisa mengejar ketertinggalan. Transformasi pendidikan melalui terobosan-terobosan Merdeka Belajar perlu kita akselerasi,” tekan Mendikbud sambil mengingatkan pentingnya protokol kesehatan dalam menerapkan PTM terbatas.

Berbincang dengan para calon Guru Penggerak dan pengajar praktik, Mendikbud mengajak para guru bersama menggerakkan roda pendidikan dari bawah.

“Tidak mungkin inisiatif itu hanya datang dari pemerintah, melainkan juga dari para guru di akar rumput. Dengan begitu, kita bisa segera mencapai visi Ki Hadjar Dewantara,” tutur Mendikbud mengaku selalu takjub dan optimis ketika berdialog dengan semua yang terlibat dalam Program Guru Penggerak.

Mendikbud menyatakan bahwa akan terus berupaya menciptakan ekosistem pendidikan yang holistik. Di mana di dalamnya tidak hanya dialokasikan bantuan yang bersifat materil, melainkan juga ada guru penggerak, kepala sekolah penggerak, dan organisasi penggerak.

Harapannya, seluruh unsur penunjang di satuan pendidikan tersebut dapat menciptakan sekolah penggerak. Selain itu, Mendikbud berharap. peserta didik sebagai orientasi dalam pembelajaran di satuan pendidikan, mampu mengembangkan diri sesuai potensi, bakat, dan minatnya.

baca juga

Pada hari kedua kunjungan kerja, Mendikbud mengawali kunjungannya ke Institut Teknologi Kalimantan (ITK) untuk meresmikan Laboratorium Terpadu dan menyerahkan Surat Keputusan (SK) program studi (prodi) baru. Kunjungan kerja berakhir di SDN 025 Penajam Paser Utara (PPU).

“Dengan adanya rencana pembangunan ibukota di Kalimantan Timur, serta melihat begitu banyak aset alami dan industri-industri yang berkembang di daerah Kalimantan Timur, ITK bisa menjadi salah satu percontohan universitas terbaik,” ucapnya.

Mendikbud, Nadiem Anwar Makarim, ke Institut Teknologi Kalimantan Timur, Rabu (7/4/2021). (Dok : Kemendikbud)
Mendikbud, Nadiem Anwar Makarim, ke Institut Teknologi Kalimantan Timur, Rabu (7/4/2021). (Dok : Kemendikbud)

Menurutnya, hal ini dapat memicu pembangunan yang Indonesia sentris dan pembangunan SDM unggul di Kalimatan Timur. Meskipun, ia mengingatkan bahwa perlu ada komitmen dan kolaborasi antara mahasiswa dan dosen untuk terus berinovasi dan mengimplementasikan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) semaksimal mungkin.

Mendikbud menaruh harapan yang besar kepada semua perguruan tinggi negeri dan swasta di Kalimantan Timur untuk bertransformasi dan bergabung dalam berbagai program MBKM.

“Sebagai bagian dari Kampus Merdeka, anak-anak akan mengerjakan proyek-proyek antar mahasiswa dan dosen baik di dalam, maupun di luar kampus. Antar kampus juga bisa menjalin kerja sama yang akan meningkatkan kualitas dan mutu lulusan perguruan tinggi,” urainya.

Ditambah lagi, Mendikbud mengaku senang karena berkesempatan berbicara dengan para penerima KIP Kuliah Merdeka. Kebijakan KIP Kuliah Merdeka yang berlaku untuk tahun 2021 lebih mengedepankan prinsip keadilan. Karena ada peningkatan biaya uang kuliah tunggal (UKT) sehingga calon mahasiswa yang kurang mampu namun berprestasi memiliki kesempatan lebih luas dalam memilih perguruan tinggi. Selain itu, orang tua merasa terbantu dan lebih berani melepas anaknya karena ada peningkatan pada besaran biaya hidup calon mahasiswa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Resmikan Kampus Polnustar di Manganitu

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Resmikan Kampus Polnustar di Manganitu

News | Rabu, 07 April 2021 | 11:42 WIB

Kemendikbud Sebut 50 Persen Siswa Tak Miliki Ponsel untuk Belajar Daring

Kemendikbud Sebut 50 Persen Siswa Tak Miliki Ponsel untuk Belajar Daring

Lifestyle | Selasa, 06 April 2021 | 21:12 WIB

Dukung PTM Terbatas, Balikpapan Giatkan Vaksinasi Bagi PTK

Dukung PTM Terbatas, Balikpapan Giatkan Vaksinasi Bagi PTK

News | Selasa, 06 April 2021 | 15:22 WIB

Kemendikbud Beberkan Cara Sekolah Terapkan Praktik Baik PTM Terbatas

Kemendikbud Beberkan Cara Sekolah Terapkan Praktik Baik PTM Terbatas

News | Selasa, 06 April 2021 | 15:03 WIB

Kemendikbud Soroti Kesantunan Pelajar Manfaatkan Media Digital

Kemendikbud Soroti Kesantunan Pelajar Manfaatkan Media Digital

News | Senin, 05 April 2021 | 14:22 WIB

Strategi Tingkatkan Produktivitas SDM di Masa Pandemi

Strategi Tingkatkan Produktivitas SDM di Masa Pandemi

Video | Minggu, 04 April 2021 | 17:00 WIB

Terkini

4 Serum Penumbuh Rambut Pitak Akibat Alopecia Areata, Obat Atasi Botak Sebelah

4 Serum Penumbuh Rambut Pitak Akibat Alopecia Areata, Obat Atasi Botak Sebelah

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 16:45 WIB

Dugaan Pelanggaran Etik Hakim Kasus Andrie Yunus Mandek, LBH Jakarta Tuding KY Takut Militer

Dugaan Pelanggaran Etik Hakim Kasus Andrie Yunus Mandek, LBH Jakarta Tuding KY Takut Militer

News | Rabu, 09 September 2026 | 16:43 WIB

Cara Menghitung Luas Permukaan Bangun Ruang Gabungan Tanpa Salah Rumus

Cara Menghitung Luas Permukaan Bangun Ruang Gabungan Tanpa Salah Rumus

Tekno | Rabu, 09 September 2026 | 16:42 WIB

Medco Energi Jor-joran, Produksi Migas Naik 19% di Semester I-2026

Medco Energi Jor-joran, Produksi Migas Naik 19% di Semester I-2026

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 16:39 WIB

AI Untuk Bencana: Jalan Pintas Menyelamatkan Nyawa atau Sekadar Tren Tanpa Solusi?

AI Untuk Bencana: Jalan Pintas Menyelamatkan Nyawa atau Sekadar Tren Tanpa Solusi?

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 16:37 WIB

Hilangnya 5 Jurnalis Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau Mendapat Perhatian Media Asing

Hilangnya 5 Jurnalis Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau Mendapat Perhatian Media Asing

News | Rabu, 09 September 2026 | 16:37 WIB

Mengapa Erupsi Gunung Sinabung Sulit Diprediksi? Ahli Ungkap Penjelasannya

Mengapa Erupsi Gunung Sinabung Sulit Diprediksi? Ahli Ungkap Penjelasannya

News | Rabu, 09 September 2026 | 16:35 WIB

STMM MMTC Yogyakarta Cetak Rekor MURI 1.541 Animasi Karya Mahasiswa

STMM MMTC Yogyakarta Cetak Rekor MURI 1.541 Animasi Karya Mahasiswa

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 16:33 WIB

BRI Jadi Andalan Perluasan Akses Keuangan, Dukung Arahan Presiden Prabowo

BRI Jadi Andalan Perluasan Akses Keuangan, Dukung Arahan Presiden Prabowo

Sulsel | Rabu, 09 September 2026 | 16:33 WIB

Rektor UMI: Gunakan AI untuk Belajar Bukan Menipu

Rektor UMI: Gunakan AI untuk Belajar Bukan Menipu

Sulsel | Rabu, 09 September 2026 | 16:32 WIB

×