Zona Merah Kantor Bus Sekolah DKI: 58 Orang Positif Corona, Satu Meninggal

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 08 April 2021 | 14:53 WIB
Zona Merah Kantor Bus Sekolah DKI: 58 Orang Positif Corona, Satu Meninggal
Bus Sekolah di Jakarta disterilisasi untuk digunakan mengangkut anak sekolah di masa pandemi, Kamis (8/4/2021). [Suara.com/Yaumal]

Suara.com - Kepala Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ali Murthadho menyebutkan ada sekitar 58 petugasnya yang terpapar Covid-19, bahkan ada satu orang yang meninggal dunia. 

“Itu ada kurang lebih 58 orang yang terpapar dan ada satu meninggal,” kata Ali saat ditemui Suara.com di kantor UPAS Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Jakarta Timur, Kamis (8/4/2021). 

Jumlah itu termasuk sopir bus sekolah yang mengangkut pasien Covid-19 dan para pegawai yang bertugas di kantor UPAS Dinas Perhubungan DKI Jakarta. 

Karena hal itu, kantor UPAS Dinas Perhubungan  DKI Jakarta, yang terletak di Pondok Gede, Jakarta Timur masuk dalam zona merah. 

“Jadi kantor ini sebenarnya sudah masuk zona merah. Kenapa karena sudah lebih dari 10 orang yang kena Covid-19,” ujarnya. 

Petugas memakai alat pelindung diri bersiap menjemput pasien tanpa gejala menggunakan bus sekolah di Posko Gabungan PSBB dan Gakplin Protkes, Kramat Jati, Jakarta, Kamis (24/9/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas memakai alat pelindung diri bersiap menjemput pasien tanpa gejala menggunakan bus sekolah di Posko Gabungan PSBB dan Gakplin Protkes, Kramat Jati, Jakarta, Kamis (24/9/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Ali pun merinci dari keseluruhan karyawan dan pengemudi bus sekolah pada Maret hingga Desember 2020 setidaknya ada sekitar 20 orang terpapar. Namun dari Januari 2021 hingga saat ini angkanya melonjak sekitar 28 orang. 

“Makanya kami sekarang semakin memperketat penerapan protokol kesehatan,” ujar Ali. 

Diketahui,  pada awal Covid-19 masuk ke Tanah Air, pemerintah DKI Jakarta memutuskan memperdayakan bus sekolah untuk mengangkut para pasien Covid-19 ke tempat isolasi. 

Berdasarkan data  yang diberikan Ali, dari 428 personil sopir bus sekolah,  32 orang diperuntukkan mengangkut pasien Covid-19, sementara 144 pengemudi untuk mengangkut tenaga kesehatan (nakes). 

baca juga

Ali menjelaskan pengemudi yang bertugas menanggulangi Covid-19 (termasuk mengangkut pasien dan nakes) adalah mereka yang terseleksi, yakni berusia dibawa 40 tahun, dalam keadaan sehat atau tidak mengidap penyakit tertentu.  

“Terpilih berdasarkan usia, berdasarkan jenis penyakit yang dideritanya, kemudian skil dan keempat mental,” ujar Ali. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dishub DKI Pastikan Bus Sekolah yang Beroperasi Bukan Armada Pasien Corona

Dishub DKI Pastikan Bus Sekolah yang Beroperasi Bukan Armada Pasien Corona

Jakarta | Kamis, 08 April 2021 | 13:47 WIB

Dokter Spesialis Paru: Pasien Covid-19 Tidak Boleh Puasa, Ini Alasannya

Dokter Spesialis Paru: Pasien Covid-19 Tidak Boleh Puasa, Ini Alasannya

Health | Kamis, 08 April 2021 | 12:05 WIB

Update 8 April 2021: RSD Wisma Atlet Kini Rawat 1.400 Pasien Covid-19

Update 8 April 2021: RSD Wisma Atlet Kini Rawat 1.400 Pasien Covid-19

News | Kamis, 08 April 2021 | 10:03 WIB

Studi: Mantan Pasien Covid-19 Alami Masalah Psikologis dan Neurologis

Studi: Mantan Pasien Covid-19 Alami Masalah Psikologis dan Neurologis

Health | Rabu, 07 April 2021 | 14:08 WIB

Terkini

Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan Alsintan ke Petani Lamongan: Teknologi & Inovasi Efektif-Efisien

Gubernur Khofifah Serahkan Bantuan Alsintan ke Petani Lamongan: Teknologi & Inovasi Efektif-Efisien

Jatim | Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Udara Palembang Kembali Berbahaya, PM2.5 Tembus 627,8 Setelah Penyemaian Dry Ice

Udara Palembang Kembali Berbahaya, PM2.5 Tembus 627,8 Setelah Penyemaian Dry Ice

Sumsel | Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Rahasia Gelap di Balik Penculikan Anak Politikus dalam Film Animals

Rahasia Gelap di Balik Penculikan Anak Politikus dalam Film Animals

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Bakom Bantah Tak Ada Pesta, Media Rusia Sebut Ada Perayaan Ultah Presiden Prabowo

Bakom Bantah Tak Ada Pesta, Media Rusia Sebut Ada Perayaan Ultah Presiden Prabowo

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Vladimir Putin Kirim Ucapan Selamat Ultah untuk Presiden Prabowo, Singgung Soal Komitmen

Vladimir Putin Kirim Ucapan Selamat Ultah untuk Presiden Prabowo, Singgung Soal Komitmen

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:57 WIB

4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027

4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Awas Fatal! Ini Bahaya Tersembunyi Tukar Posisi Ban Depan dan Belakang Motor

Awas Fatal! Ini Bahaya Tersembunyi Tukar Posisi Ban Depan dan Belakang Motor

Otomotif | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Ulasan The Early Spring: Akting Kece dan Puppy Eyes Gemas ala Jing Bo Ran

Ulasan The Early Spring: Akting Kece dan Puppy Eyes Gemas ala Jing Bo Ran

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Bahan Baku Industri Terancam Langka, Ekonom Wanti-wanti Panic Buying

Bahan Baku Industri Terancam Langka, Ekonom Wanti-wanti Panic Buying

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Ada Isu Nuklir di Balik Jamuan Presiden Prabowo kepada Wakil PM Rusia di Istana Bogor

Ada Isu Nuklir di Balik Jamuan Presiden Prabowo kepada Wakil PM Rusia di Istana Bogor

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:33 WIB

×