KADIN Anggap Kementerian Investasi Jadi Terobosan Baru

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Sabtu, 10 April 2021 | 15:46 WIB
KADIN Anggap Kementerian Investasi Jadi Terobosan Baru
Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Industri Makanan dan Peternakan Juan Permata Adoe. [Tangkapan layar Zoom Meeting]

Suara.com - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Bidang Industri Makanan dan Peternakan Juan Permata Adoe menganggap pembentukan Kementerian Investasi menjadi suatu terobosan bagi kelangsungan investasi di tanah air.

Lantaran selama ini, proses investasi tidak bisa dijalankan melalui satu pintu saja.

Juan mengungkapkan investasi akan diawali dengan mendaftar Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Setelah itu, investor pun akan menjalani investasi dengan peraturan yang ada di beberapa kementerian terkait.

"Selama ini simpul hubungan antara kementerian ini enggak pernah bisa match karena orang lakukan investasi daftar di BKPM, begitu dia lakukan investasi peraturannya ada di kementerian," ungkap Juan dalam diskusi virtual BKPM Jadi Kementerian Investasi? pada Sabtu (10/4/2021).

Kementerian yang dimaksud seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Perdagangan.

Sehingga selama ini BKPM hanya menjadi meja pendaftaran bagi para investor. Sehingga perannya dianggap tidak bisa menjamin investor bakal mendapatkan dukungan dari pemerintah dalam bentuk rantai pasok atau supply chain kebutuhan bahan baku industrinya.

Dengan adanya Kementerian Investasi, diharapkan Juan menjadi terobosan baru dan memberikan efek yang positif bagi KADIN. Sebab, para investor juga bergantung pada supply chain yang bisa dijamin oleh satu pintu kementerian.

"Karena kita memproses dalam bentuk manufacture bahan baku sebagian besar sudah mengambil dari negara lain terpaksa harus melakukan impor sehingga perjanjian antar negara yang sudah dibangun perdagangan dalam bentuk sepa," ujarnya.

"Economic partnership itu berjalan, supply chain berjalan, industri yang diinvestasi juga aman. Nah ini perlu kementerian sehingga kewenangannya dia bisa menjadi simpul problem yang saat ini ada."

Sebelumnya, DPR RI menyetujui pembentukan Kementerian Investasi. Persetujuan tersebut disampaikan dalam sidang paripurna pada Jumat (9/4/2021) kemarin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR juga Setujui Usulan Jokowi Bentuk Kementerian Investasi

DPR juga Setujui Usulan Jokowi Bentuk Kementerian Investasi

News | Jum'at, 09 April 2021 | 12:34 WIB

Tesla Gagal Investasi di Tanah Air, Pemerintah Diminta Lakukan Ini

Tesla Gagal Investasi di Tanah Air, Pemerintah Diminta Lakukan Ini

Bisnis | Kamis, 08 April 2021 | 18:30 WIB

Arsjad Rasjid : Tahun Ini Ekonomi Indonesia Tumbuh Positif

Arsjad Rasjid : Tahun Ini Ekonomi Indonesia Tumbuh Positif

Bisnis | Kamis, 08 April 2021 | 10:05 WIB

Terkini

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:35 WIB

Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!

Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:31 WIB

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:07 WIB

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB