Minta-minta Secara Paksa, Satpol PP DKI Cari Pengemis di TPU Jelang Ramadan

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 11 April 2021 | 12:51 WIB
Minta-minta Secara Paksa, Satpol PP DKI Cari Pengemis di TPU Jelang Ramadan
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin memberikan keterangan kepada awak media, Jumat (11/12/2020). [ANTARA/Laily Rahmawaty]

Suara.com - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Arifin mengatakan pihaknya sedang gencar melakukan pencarian Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) menjelang bulan Ramadhan. Salah satu lokasi yang menjadi target pencarian adalah Taman Pemakaman Umum (TPU).

Arifin mengatakan TPU kerap kali dijadikan tempat 'mangkal' para pengemis dan gelandangan. Sebab di masa menjelang ramadhan ini, banyak warga yang berziarah ke makam keluarga atau kerabatnya.

"Kami dapat laporan, di TPU karena banyak  yang nyekar dan yang  ziarah, banyak juga di situ pengemis yang kesannya juga memaksa," ujar Arifin saat dikonfirmasi, Minggu (11/4/2021).

Nantinya ketika didapati ada PMKS di TPU, maka petugas Satpol PP akan membawanya ke Gelanggang Olahraga Remaja (GOR). Mereka akan didata, ditanya tempat tinggalnya hingga alasan mengemis sebelum diputuskan tindakan selanjutnya.

Jika memang mereka sebenarnya punya tempat tinggal, akan dipulangkan. Namun jika tidak, maka akan dimasukan ke Panti Sosial.

"Nah yang terjangkau tadi dibawa ke GOR. GOR-nya kalau di Pusat di Tanah Abang, yang di Jakarta Barat di Gor Cengkareng dan sebagainya. Kemudian di sana kita berkolaborasi dengan Dinsos," ucapnya.

Selain TPU, tempat pusat perbelanjaan seperti pasar dan mal juga akan dipantau. Sebab pengunjung diperkirakan akan membludak. Sebab banyak warga yang akan berbelanja untuk kebutuhan ramadhan.

"Salah satu target di situ di TPU, kemudian di sentra ekonomi yang  sekarang  mula buka, tidak menutup kemungkinan PKMS juga bakal kesana," katanya. 

Razia jelang Ramadhan ini disebutnya bernama asih-asuh. Program ini sudah dilakukan sejak 24 Maret lalu dan menjarin 900 PMKS yang terdiri daripengemis, manusia silver, pengamen ondel-ondel hingga badut.

baca juga

"Penjangkauan kita beberapa waktu lalu, udah lebih dari 900 orang yang kita jangkau di 5 wilayah kota," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marak Mau Puasa, Satpol PP Bakal Razia Pengemis dan Gelandangan di Jakarta

Marak Mau Puasa, Satpol PP Bakal Razia Pengemis dan Gelandangan di Jakarta

News | Kamis, 08 April 2021 | 16:37 WIB

Video Ibu Pedagang Lari-lari Tawarkan Buah, Tetap Gigih Meski Ditolak Terus

Video Ibu Pedagang Lari-lari Tawarkan Buah, Tetap Gigih Meski Ditolak Terus

Hits | Jum'at, 02 April 2021 | 13:13 WIB

Aksi Meresahkan Bocil Ngemis di Kuburan, Pepet Pengunjung Sampai ke Mobil

Aksi Meresahkan Bocil Ngemis di Kuburan, Pepet Pengunjung Sampai ke Mobil

Hits | Kamis, 01 April 2021 | 19:51 WIB

Bikin Risih, Pengemis Cilik Ikuti Peziarah Kubur Sampai ke Kendaraan

Bikin Risih, Pengemis Cilik Ikuti Peziarah Kubur Sampai ke Kendaraan

Jogja | Rabu, 31 Maret 2021 | 15:45 WIB

Terkini

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:10 WIB

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:35 WIB

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:14 WIB

×