Besok Tim SAR Gabungan Cari Korban Banjir - Longsor Lembata hingga ke Laut

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Minggu, 11 April 2021 | 19:40 WIB
Besok Tim SAR Gabungan Cari Korban Banjir - Longsor Lembata hingga ke Laut
Menembus lokasi bencana di Lembata. (Suara.com/M Yasir)

Suara.com - Tim SAR gabungan akan melanjutkan proses pencarian korban banjir dan longsor akibat badai siklon tropis seroja di Desa Amakaka, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin (12/4/2021). Pencarian rencananya akan dilakukan hingga ke laut.

Kepala Kantor SAR Maumere Putu Sudayana mengatakan pihaknya akan memaksimalkan proses pencarian korban di laut dengan menggunakan kapal Rigid Inflatable Boat (RIB).

"Besok satu RIB Basarnas akan melakukan pencarian di laut untuk memaksimalkan kemungkinan-kemungkinan korban terapung di laut," kata Putu kepada Suara.com di Desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, NTT, Minggu (11/4/2021).

Tim SAR gabungan yang akan melakukan pencarian meliputi Basarnas Maumere, Basarnas Special Group (BSG), Basarnas Makassar, TNI-Polri, PMI dan relawan.

Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian korban hilang pasca longsor dan banjir di kawasan Lembata, NTT. (Suara.com/M Yasir)
Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian korban hilang pasca longsor dan banjir di kawasan Lembata, NTT. (Suara.com/M Yasir)

Tadi pagi mereka juga telah melakukan pencarian dengan menyusuri pesisir pantai di tiga desa. Ketiganya meliputi Desa Waowala, Desa Tanjung Batu, hingga ke Desa Amakaka.

Hingga pukul 17.00 WITA, pencarian tak juga membuahkan hasil. Sejak empat hari, yakni Kamis-Minggu hari ini proses pencarian korban di Desa Amakaka belum membuahkan hasil.

Berdasar data ada 29 korban banjir dan longsor di Desa Amakaka. Tercatat 19 korban telah ditemukan dan berhasil dievakuasi. Sedangkan 10 di antaranya berstatus dalam pencarian.

Dari 19 korban, beberapa di antaranya di temukan di pesisir pantai desa sebelah. Mereka yang belum ditemukan diduga terbawa hanyut arus hingga ke laut.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Takut Corona, Ibu Halim Korban Bencana NTT Memilih Mengungsi di Kebun

Takut Corona, Ibu Halim Korban Bencana NTT Memilih Mengungsi di Kebun

News | Minggu, 11 April 2021 | 18:52 WIB

Cerita Dua Korban Banjir-Longsor Lembata Ditemukan di Tepi Laut

Cerita Dua Korban Banjir-Longsor Lembata Ditemukan di Tepi Laut

News | Sabtu, 10 April 2021 | 19:23 WIB

Korban Banjir-Longsor Lembata Butuh Bantuan Selimut hingga Susu Bayi

Korban Banjir-Longsor Lembata Butuh Bantuan Selimut hingga Susu Bayi

News | Sabtu, 10 April 2021 | 18:31 WIB

Evakuasi Korban Banjir - Longsor Desa Amakaka Terkendala Bebatuan Besar

Evakuasi Korban Banjir - Longsor Desa Amakaka Terkendala Bebatuan Besar

News | Jum'at, 09 April 2021 | 20:36 WIB

Terkini

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

×