Wagub NTT: Korban Banjir Bandang Butuh Bantuan Obat dan Pendampingan Mental

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Senin, 12 April 2021 | 21:31 WIB
Wagub NTT: Korban Banjir Bandang Butuh Bantuan Obat dan Pendampingan Mental
Foto udara pencarian korban hilang dalam bencana tanah longsor di Desa Nelelamadike, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (8/4/2021). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Suara.com - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Josef Nae Soi, mengungkapkan kondisi terkini pengungsian korban banjir bandang akibat badai siklon tropis Seroja. Mereka sangat membutuhkan obat-obatan dan pendampingan psikologis.

Josef mengatakan saat ini banyak para pengungsi dan anak-anak yang mengalami sakit namun tidak tampak secara langsung, sehingga membutuhkan stok obat agar pengungsian tetap sehat.

"Bantuan obat-obatan terhadap mereka yang sampai sekarang kami sendiri belum tahu mereka mengalami sakit atau tidak, tapi kami yakin mereka mengalami sakit," kata Josef dalam jumpa pers virtual, Senin (12/4/2021).

Selain itu, para pengungsi khususnya anak-anak sangat membutuhkan pendampingan psikologis agar tidak trauma akibat bencana alam tersebut.

"Bagi anak-anak sekolah, anak kecil, kita sangat membutuhkan untuk konseling supaya tidak trauma, kami berterima kasih untuk Mensos dan organisasi masyarakat yang membantu, menghibur, memberikan konseling kepada anak yang mengaami bencana supaya tidak trauma," ucapnya.

Lebih lanjut, dia menyebut proses pencarian korban hilang masih terus dilakukan.

Josef berharap korban bisa segera dievakuasi agar jasadnya jika memang meninggal dunia tidak menjadi penyakit bagi lingkungan.

"Yang mendesak sekarang adalah untuk mencegah tempat yang masih ada jenazah, yang 45 orang ini menjadi hama baru atau menyebar penyakit baru, kami membutuhkan bantuan dari siapa saja," tutur Josef.

Diketahui, badai siklon tropis Seroja sudah menggenangi 11 kabupaten dan 1 kota di NTT yang merupakan provinsi kepulauan.

baca juga

Antara lain Kota Kupang, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Malaka Tengah, Kabupaten Lembata, Kabupaten Ngada, dan Kabupaten Alor.

Selanjutnya, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan Kabupaten Ende.

Hingga Senin (12/4/2021) tercatat sudah ada 179 jiwa meninggal dunia, 45 orang masih hilang, 268 orang luka-luka, dan 7.462 jiwa masih mengungsi.

Kerugian materiil yang tercatat sejauh ini 57.040 rumah terdampak (16.608 rusak berat, 10.381 rusak sedang, 33.183 rusak ringan), 4.767 rumah terendam, 1.652 fasilitas umum terdampak dan 5 jembatan putus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepekan Pencarian Korban Banjir Bandang NTT: 179 Meninggal, 45 Masih Hilang

Sepekan Pencarian Korban Banjir Bandang NTT: 179 Meninggal, 45 Masih Hilang

News | Senin, 12 April 2021 | 21:10 WIB

Bantuan Gelombang Pertama Jokowi, 7.000 Paket Sampai di Bima

Bantuan Gelombang Pertama Jokowi, 7.000 Paket Sampai di Bima

Bali | Senin, 12 April 2021 | 17:46 WIB

Takut Covid-19, Perempuan Hamil Korban Banjir NTT  Mengungsi di Kebun

Takut Covid-19, Perempuan Hamil Korban Banjir NTT Mengungsi di Kebun

Video | Senin, 12 April 2021 | 14:20 WIB

Ratusan Warga Kabupaten Lembata Mengungsi di Kebun

Ratusan Warga Kabupaten Lembata Mengungsi di Kebun

Video | Senin, 12 April 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:43 WIB

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 08:40 WIB

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian Kedewasaan Tribun Sepak Bola

Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026: Ujian Kedewasaan Tribun Sepak Bola

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 08:35 WIB

Obligasi Rp500 Miliar POLI Kantongi Rating idAAA

Obligasi Rp500 Miliar POLI Kantongi Rating idAAA

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:31 WIB

Bertemu Luis Figo di New York, 2 Student Athlete Indonesia Hadiri Forum PBB

Bertemu Luis Figo di New York, 2 Student Athlete Indonesia Hadiri Forum PBB

Bola | Senin, 14 September 2026 | 08:27 WIB

Pemerintah Segel 50 Perusahaan, 27 Ribu Hektare Konsesi Terbakar

Pemerintah Segel 50 Perusahaan, 27 Ribu Hektare Konsesi Terbakar

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:24 WIB

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 08:20 WIB

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

News | Senin, 14 September 2026 | 08:15 WIB

Harga Emas Pegadaian Kompak Turun Awal Pekan, Galeri 24 dan UBS Terdiskon

Harga Emas Pegadaian Kompak Turun Awal Pekan, Galeri 24 dan UBS Terdiskon

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:14 WIB

18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang

18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 08:09 WIB

×