Analis: dari Segi Biaya Hidup, Belum Tentu Jakarta Jadi Kota Termahal

Siswanto

Rabu, 14 April 2021 | 15:13 WIB
Analis: dari Segi Biaya Hidup, Belum Tentu Jakarta Jadi Kota Termahal
Kepadatan pemukiman penduduk terlihat dari ketinggian di salah satu kawasan di Jakarta, Rabu (28/9/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Analis perkotaan Yayat Supriyatna menolak laporan bank Julius Baer's Global Wealth and Lifestyle Report 2021 yang menobatkan Jakarta ke dalam peringkat 20 dari 25 kota termahal dunia.

Menurut Yayat sejumlah barang yang dinilai mahal dalam laporan tersebut bukan barang-barang kebutuhan dasar bagi masyarakat Jakarta, melainkan barang yang umumnya diimpor, sehingga menjadi mahal karena terkena Pajak Pertambahan Nilai.

Contohnya, barang elektronik, minuman beralkohol, tas wanita, hingga mobil yang membuat Jakarta menjadi kota mahal untuk membeli barang tersebut.

"Untuk kelas menengah Jakarta mungkin butuh barang itu untuk update status sosial. Kelihatannya mahal, tapi kalau dari segi biaya hidup, belum tentu Jakarta menjadi kota termahal," kata Yayat.

Yayat menjelaskan apabila dibandingkan dengan Jakarta, banyak kota besar lainnya yang lebih mahal dari segi gaya hidup, seperti Singapura dan Tokyo, Jepang.

Jika dilihat dari harga kebutuhan pokok, seperti makanan hingga biaya transportasi, Jakarta bukanlah kota mahal.

Selain biaya hidup, pendapatan pekerja juga menjadi tolok ukur mahal atau tidaknya sebauh kota. Begitu juga dengan tingkat inflasi dan produktivitas atau nilai pendapatan yang identik dengan daya beli masyarakat.

Sebagai informasi, selain Jakarta, kota yang dinobatkan sebagai kota termahal di dunia adalah Shanghai dalam urutan pertama. Kota termahal selanjutnya, yakni Tokyo, Hong Kong, Monaco, dan Taipei.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan keheranan soal dinobatkannya Jakarta sebagai kota termahal urutan ke-20 di dunia.

baca juga

"Nanti kita cek mengapa dikatakan mahal, indikatornya apa, parameternya apa, sudut mana yang dilihat?" papar Ahmad Riza patria di Balai Kota Jakarta, Selasa (13/4/2021).

Dalam laporan itu, sebuah kota dijadikan kota termahal dengan parameter harga barang yang digunakan untuk gaya hidup, seperti barang elektronik, mobil, pakaian hingga minuman beralkohol.

Jakarta dikatakan kota termahal karena harga untuk membeli tas perempuan, mobil, sepatu perempuan, baju lelaki, serta minuman beralkohol jenis whisky lebih mahal jika dibandingkan rata-rata harga secara global.

Kota yang dinobatkan sebagai kota termahal di dunia adalah Shanghai, urutan selanjutnya Tokyo, Hong Kong, Monako dan Taipei. Jakarta berada di urutan ke-20 mengalahkan Mumbai, Meksiko dan Vancouver.

Menanggapi itu, Wakil Gubernur Jakarta menegaskan bahwa harga-harga di Jakarta khususnya harga kebutuhan pokok tidak mahal. Malahan terjangkau dan bisa dibeli sesuai dengan kemampuan warganya.

"Harga-harga terjangkau dengan baik, tidak ada yang mahal di Jakarta, semua sesuai kemampuan kita, termasuk kebutuhan pangan, termasuk saat musim Ramadhan dan Idul Fitri, insya Allah tidak ada gejolak harga," pungkasnya.

Bisa ditambahkan pula, saat ini sektor otomotif, khususnya penjualan kendaraan roda empat tengah diberikan relaksasi pajak pendapatan bawang mewah atau PPnBM secara bertahap. Hingga bulan ini pajak ditanggung pemerintah 100 persen dalam rangka pemulihan ekonomi terkait pandemi Covid-19.

Sehingga harga-harga mobil baru pun mengalami penurunan dibandingkan banderol sebelumnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yayat Supriatna Sebut Pembangunan Infrastruktur Pangan Bukan Domain Pemerintah

Yayat Supriatna Sebut Pembangunan Infrastruktur Pangan Bukan Domain Pemerintah

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 20:19 WIB

Terkini

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:16 WIB

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:59 WIB

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

×