PKS Minta Pemerintah Endorse Vaksin Dalam Negeri, Termasuk Vaksin Nusantara

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Kamis, 15 April 2021 | 15:36 WIB
PKS Minta Pemerintah Endorse Vaksin Dalam Negeri, Termasuk Vaksin Nusantara
Lab pembuatan Vaksin Nusantara di RSUP Kariadi [suara.com/Dafi Yusuf]

Suara.com - Anggota Komisi IX DPR Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati, mengatakan pemerintah harus turut mendukung dan merekomendasikan vaksin buatan dalam negeri, termasuk Vaksin Nusantara dan Vaksin Merah Putih. Di samping itu, Badan POM diminta ikut memberi pendampingan pengembangan vaksin.

Mufida berujar peran pemerintah terhadap vaksin lokal sangat penting di tengah kelangkaan vaksin buatan luar negeri. Mufida memandang kehadiran vaksin lokal nantinya bisa menjadi solusi untuk menggantikan vaksin-vaksin impor.

Apalagi, kata dia, jika secara tiba-tiba Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (GAVI) mengehentikan pengadaan dan distribusi vaksin. Dampaknya akan meluas hingga membuat target vaksinasi dalam negeri tidak tercapai.

"Kita dorong Vaksin Nusantara, Vaksin Merah Putih supaya di-endorse lagi biar lebih cepat. Sehingga kita tidak tergantung dari luar negeri," kata Mufida kepada wartawan, Kamis (15/4/2021).

Sementara itu, Presiden PKS Ahmad Syaikhu, mengatakan partai yang dipimpinnya mendukung semua pengembangan vaksin dalam negeri. Terpenting vaksin tersebut sudah melalui uji klinis. Jikapun belum melalui tahapan uji klinis dan berpotensi berisiko maka perlu menjadi pertimbangan.

"Jadi sepanjang vaksin itu memang sudah melalui uji klinis yang memadai secara ini dan layak, saya sepakat justru harus diutamakan vaksin yang milik kita sendiri. Asal tadi persyaratannya sudah lolos uji klinis dan sabagainya, sudah clear lah itu," kata Syaikhu.

"Tapi kalau memang masih belum teruji dan kemudian juga ada berisiko, saya kira harus dipertimbangkan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Jadi Tempat Uji Coba Vaksin Nusantara yang Dikembangkan Amerika

Indonesia Jadi Tempat Uji Coba Vaksin Nusantara yang Dikembangkan Amerika

Jawa Tengah | Kamis, 15 April 2021 | 15:28 WIB

Pemerintah Minta Tim Vaksin Nusantara Patuhi Aturan BPOM

Pemerintah Minta Tim Vaksin Nusantara Patuhi Aturan BPOM

News | Kamis, 15 April 2021 | 15:06 WIB

Kepala BPOM Jawab Tudingan Pilih Kasih Terhadap Vaksin Nusantara Terawan

Kepala BPOM Jawab Tudingan Pilih Kasih Terhadap Vaksin Nusantara Terawan

Video | Kamis, 15 April 2021 | 14:30 WIB

Elite Politik Dukung Vaksin Nusantara, Rocky: Sinyal Tak Percaya Pemerintah

Elite Politik Dukung Vaksin Nusantara, Rocky: Sinyal Tak Percaya Pemerintah

Hits | Kamis, 15 April 2021 | 13:39 WIB

Ikutan Vaksin Nusantara di RSPAD, Eks Menkes Siti Fadilah Disambut Terawan

Ikutan Vaksin Nusantara di RSPAD, Eks Menkes Siti Fadilah Disambut Terawan

News | Kamis, 15 April 2021 | 13:25 WIB

Terkini

Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'

Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:27 WIB

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:23 WIB

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:17 WIB

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:15 WIB

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:11 WIB

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:59 WIB

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:54 WIB

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:50 WIB

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:00 WIB

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:53 WIB