Negara-negara Ini Belum Terima Vaksin Saat Dunia Berlomba Perangi Virus

Siswanto, Deutsche Welle

Jum'at, 16 April 2021 | 03:00 WIB
Negara-negara Ini Belum Terima Vaksin Saat Dunia Berlomba Perangi Virus
DW

Suara.com - Saat dunia ''berperang'' melawan pandemi corona, ada sejumlah negara yang belum menerima vaksin corona. Perjuangan memerangi virus perlu partisipasi global dan menyasar masyarakat di pelosok bumi terpencil sekalipun.

Di saat lebih dari 600 juta vaksinasi telah dilakukan di seluruh dunia, ada negara-negara seperti Nikaragua yang masih menunggu menerima dosis vaksin corona pertama mereka.

Sekretaris Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut situasi ini sebagai "lelucon."

Dia menyerukan agar produksi global ditingkatkan dan vaksin didistribusikan secara adil untuk mengatasi fase akut pandemi.

Di peta vaksinasi global, masih ada banyak negara Afrika yang menunggu pasokan, mulai dari Libya hingga Madagaskar.

Negara-negara tersebut bahkan tidak ditampilkan dalam statistik vaksinasi WHO. Gambaran serupa terjadi di Asia Tengah, serta di Korea Utara, Kuba, dan Bosnia dan Herzegovina.

Meskipun, tidak berarti bahwa masing-masing negara itu hingga saat ini sama sekali tidak menerima vaksin. Bosnia akan menerima pengiriman vaksin skala besar pertamanya pada akhir Mei, namun sebelumnya telah menerima beberapa vaksin yang disumbangkan oleh negara tetangganya Serbia.

10 negara Afrika belum terima dosis vaksin

"Berkenaan dengan Afrika, kami mendapat kabar baik bahwa 44 negara telah menerima pasokan vaksin. Tetapi, sebaliknya, ini juga berarti, tentu saja, 10 negara belum menerima vaksin hingga saat ini," kata Clemens Schwanhold, pejabat politik di organisasi non-pemerintah ONE.

baca juga

Madagaskar, Burundi, dan Eritrea adalah di antara negara-negara yang pemerintahnya percaya bahwa virus dapat dilawan dengan cara lain.

Sementara, Tanzania mulai alami perubahan, setelah Presiden John Magufuli yang skeptis dengan virus corona, meninggal secara mendadak menyusul rumor infeksi COVID-19 yang belum dikonfirmasi.

Schwanhold yakin pemerintahan Tanzania yang kini dipimpin Presiden Samia Suluhu Hassan, kemungkinan akan memesan pasokan vaksin dalam beberapa pekan mendatang.

Program penyediaan vaksin COVAX membawa harapan? WHO kembali menegaskan, perlu menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) guna melawan pandemi virus corona, hingga ke masyarakat di pelosok bumi terpencil sekalipun.

Saat virus bertemu inang baru, virus dapat terus bermutasi dan pada titik tertentu kemungkinan berkembang varian yang dapat kebal dari semua vaksin yang ada.

"Tak ada satu pun dari kita yang aman, sampai kita semua aman" adalah ungkapan umum tentang COVID-19, sekaligus gagasan di balik program COVAX untuk pengadaan global terhadap vaksinasi.

Negara-negara anggota WHO telah dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama, terdiri dari 98 negara lebih makmur yang mendanai pasokan vaksin bersubsidi atau gratis untuk kelompok kedua, yakni 92 negara yang lebih miskin.

Jerman adalah salah satu penyumbang terbesar program COVAX, yang menyediakan dana hampir € 1 miliar (Rp 17,5 triliun).

"Masalahnya adalah tidak banyak lagi dosis vaksin yang tersedia karena Uni Eropa (UE) dan Amerika Serikat (AS) telah mengamankan sebagian besar dosis vaksin," kata Sonja Weinreich, yang bertanggung jawab atas masalah kesehatan di Brot für die Welt (Bread for the World), lembaga bantuan yang dijalankan oleh gereja-gereja Protestan di Jerman.

"Jadi mekanisme ini belum bisa berjalan dengan baik karena solidaritas ini tidak ada." Akankah pengabaian paten vaksin membantu? Koalisi besar organisasi bantuan dan kelompok lain telah menyerukan untuk mengabaikan paten vaksin COVID-19 guna membantu mengatasi masalah ini.

"Ini akan memungkinkan negara-negara miskin atau semua perusahaan di seluruh dunia yang mampu memproduksi vaksin untuk melakukan hal itu. Dapat berjalan seiring dengan transfer teknologi yang relevan," kata Weinreich kepada DW.

Brot für die Welt adalah salah satu organisasi di balik permintaan ini. Salah satu argumennya adalah sebagian vaksin dikembangkan dan diproduksi dengan dana publik: "Tidak dapat diterima sesuatu yang didanai publik dan kemudian keuntungannya diprivatisasi."

Pasokan vaksin AstraZeneca yang ditujukan untuk negara-negara Afrika, misalnya, sebagian besar diproduksi oleh Serum Institute of India, pabrik vaksin terbesar di dunia. Apakah janji COVAX realistis?

Namun, India yang berperan sangat penting untuk pasokan vaksin dunia baru-baru ini membatasi ekspor vaksin. Pemerintah ingin menyimpan persediaan vaksin untuk dipakai sendiri di India, yang saat ini mengalami rekor tertinggi tingkat infeksi.

AS juga hampir tidak mengekspor vaksin sama sekali, sementara UE hingga sekarang hanya mengizinkan pasokan untuk dikirim ke negara-negara termiskin.

Meski demikian, baik Sonja Weinreich maupun Clemens Schwanhold optimistis tujuan utama program COVAX dapat tercapai.

Tujuannya adalah untuk memvaksinasi setidaknya 20% populasi dari 92 negara penerima manfaat pada akhir tahun 2021, termasuk kelompok berisiko tinggi dan tenaga medis. Penulis: David Ehl (pkp/as)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daniel Ortega Sebut Netanyahu Hitler dan Anak Iblis, Putus Hubungan Diplomatik Nikaragua-Israel Memanas

Daniel Ortega Sebut Netanyahu Hitler dan Anak Iblis, Putus Hubungan Diplomatik Nikaragua-Israel Memanas

News | Rabu, 16 Oktober 2024 | 11:59 WIB

5 Fakta Nikaragua, Negara Terbesar di Amerika Tengah

5 Fakta Nikaragua, Negara Terbesar di Amerika Tengah

Your Say | Minggu, 29 Januari 2023 | 14:27 WIB

Paus Minta Nikaragua Izinkan Kepulangan Biarawati yang Diusir

Paus Minta Nikaragua Izinkan Kepulangan Biarawati yang Diusir

News | Jum'at, 16 September 2022 | 11:30 WIB

Terkini

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:03 WIB

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:00 WIB

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:36 WIB

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:22 WIB

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna

Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

×