Inggris Dukung Sanksi Peretasan AS, Rusia Kesal hingga Larang Penerbangan

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Sabtu, 17 April 2021 | 15:35 WIB
Inggris Dukung Sanksi Peretasan AS, Rusia Kesal hingga Larang Penerbangan
Presiden Rusia Vladimir Putin. [AFP/Alexey NIKOLSKY]

Suara.com - Diplomat Rusia mengecam Inggris karena bergabung dengan AS untuk menyudutkan mereka terkait spionase dunia maya internasional Rusia, termasuk campur tangan pemilu dan peretasan SolarWinds.

Menyadur Guardian Sabtu (17/04) Duta Besar Inggris untuk Rusia, Deborah Bronnert, bertemu dengan pejabat diplomatik Rusia di kementerian luar negeri Moskow pada hari Jumat.

Pertemuan ini terjadi beberapa jam setelah kedutaan Rusia di London merilis rincian Inggris tentang peretasan oleh SVR, sebagai "tidak lebih daripada upaya untuk bermain bersama dengan AS".

Kedutaan mengatakan pertemuan itu sudah direncanakan sebelumnya dan Bronnert terlihat meninggalkan kementerian setelah satu jam tanpa menjawab pertanyaan dari wartawan.

Buntut kekesalan ini, Rusia memperpanjang larangan penerbangan ke Inggris hingga 1 Juni, dengan alasan 'khawatir dengan virus corona Inggris jenis baru'.

Presiden AS Joe Biden. (Instagram/@potus)
Presiden AS Joe Biden. (Instagram/@potus)

Hal ini terdengar aneh karena program vaksinasi Inggris sangat agresif di mana hampir setengah populasinya telah menerima dosis pertama mereka.

Sementara itu, kurang dari 10% orang Rusia telah menerima suntikan pertama Sputnik V atau vaksin lainnya. Penangguhan penerbangan ini diumumkan Rusia pada bulan Desember lalu.

Selain Inggris, Rusia baru-baru ini juga memberlakukan larangan yang sama untuk Turki, bertepatan dengan pertemuan Presiden Turki dengan Presiden Ukraina.

Recep Tayyip Erdoan berdiskusi dengan Volodymyr Zelenskiy tentang penjualan senjata ke salah satu saingan paling sengit Rusia.

baca juga

Reaksi terkuat tetap ditujukan pada AS, yang memberikan sanksi kepada perusahaan keamanan siber dan dugaan outlet disinformasi Rusia, dan melarang lembaga keuangan AS membeli obligasi rubel yang baru diterbitkan.

Legislator, diplomat, dan bahkan kepala mata-mata Rusia menuduh AS memainkan permainan yang berbahaya dengan Rusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantap! Korea Selatan Siap Produksi 100 Juta Dosis Vaksin Sputnik V

Mantap! Korea Selatan Siap Produksi 100 Juta Dosis Vaksin Sputnik V

Health | Sabtu, 17 April 2021 | 15:15 WIB

Tegas, Rusia Usir 1 Juta Migran Ilegal dari Negaranya

Tegas, Rusia Usir 1 Juta Migran Ilegal dari Negaranya

News | Sabtu, 17 April 2021 | 13:34 WIB

Royal Vault: Pemakaman Tersembunyi di Balik Kemegahan Kastil Windsor

Royal Vault: Pemakaman Tersembunyi di Balik Kemegahan Kastil Windsor

News | Sabtu, 17 April 2021 | 13:35 WIB

Terkini

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:48 WIB

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:44 WIB

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:39 WIB

×