Sangkal BPOM, Terawan: Vaksin Nusantara 100 Persen Karya Orang Indonesia!

Reza Gunadha, Stephanus Aranditio

Senin, 19 April 2021 | 20:41 WIB
Sangkal BPOM, Terawan: Vaksin Nusantara 100 Persen Karya Orang Indonesia!
Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Suara.com - Mantan Menteri Kesehatan sekaligus penggagas vaksin Nusantara, Terawan Agus Putranto, menegaskan penelitian yang dilakukannya dikerjakan 100 persen oleh orang Indonesia.

Pernyataan Terawan ini sekaligus menyangkal temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan, yang menyebut vaksin Nusantara dikerjakan oleh peneliti perusahaan asal Amerika Serikat, AVITA Biomedical, sementara peneliti dalam negeri hanya menonton.

"Baru lima menit masuk, lihat bagaimana orang Indonesia bekerja ditonton orang bule. Berbeda dengan pendapat orang (BPOM), orang bule yang bekerja dan orang Indonesia menonton, tidak! Disini semua 100 persen yang bekerja orang Indonesia," kata Terawan dalam video di Channel YouTube RKN Media yang diunggah pada Jumat (16/4/2021).

Hal itu dikatakan Terawan saat menjelaskan vaksin Nusantara kepada artis Anang Hermansyah, saat menjalani proses pengambilan sampel darah untuk uji klinis II Vaksin Nusantara, yang disambut gestur setuju oleh Anang.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito menyebut Vaksin Nusantara dikembangkan oleh peneliti dari AVITA Biomedical, Amerika Serikat.

Sementara peneliti dalam negeri, kata dia, hanya menonton tidak terlibat langsung mengembangan vaksin.

"Terbukti proses pelaksanaan uji klinik dan proses produksinya semua dilakukan oleh tim peneliti asing tersebut dari AVITA. Para dokter di RS Karyadi tersebut memang ditraining, tapi mereka cuma menonton tidak melakukan langsung, karena pertanyaannya jadi jelas kan bahwa mereka tidak menguasai," kata Penny dalam raker di Komisi IX DPR RI, Kamis (8/4/2021).

BPOM merekomendasikan Vaksin Nusantara belum bisa melanjutkan ke tahap uji klinis fase II dan menghentikan sementara proses pengembangan vaksin dan kembali ke fase pra-klinik dengan melengkapi prosedur saintifik yang baik dan benar.

BPOM dalam temuannya menyatakan bahwa Vaksin Nusantara belum memenuhi Cara Pengolahan Yang Baik (Good Manufacturing Practices/GMP), Praktik Laboratorium yang Baik (Good Laboratory Practice/GLP), dan konsepnya belum jelas; terapi atau vaksin.

baca juga

Rekomendasi ini tidak digubris oleh tim peneliti Vaksin Nusantara, Terawan bersama timnya tetap melanjutkan uji klinis fase II dengan sejumlah tokoh politik dari DPR RI, beberapa artis, dan tentara yang menjadi relawannya.

Sejumlah nama seperti Aburizal Bakrie, Gatot Nurmantyo, Siti Fadillah, Melki Laka Lena, Saleh Daulay, Sufmi Dasco Ahmad, hingga Anang dan Ashanty turut menyerahkan sampel darahnya untuk jadi relawan Vaksin Nusantara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihentikan Pemerintah, RSPAD Tetap Lanjutkan Penelitian Vaksin Nusantara

Dihentikan Pemerintah, RSPAD Tetap Lanjutkan Penelitian Vaksin Nusantara

News | Senin, 19 April 2021 | 20:39 WIB

Menkes Angkat Bicara Soal Vaksin Nusantara dan Berita Terpopuler Lainnya

Menkes Angkat Bicara Soal Vaksin Nusantara dan Berita Terpopuler Lainnya

Health | Senin, 19 April 2021 | 19:16 WIB

Aksi Dukung-mendukung Soal Vaksin Nusantara, Menkes Diminta Mediasi

Aksi Dukung-mendukung Soal Vaksin Nusantara, Menkes Diminta Mediasi

News | Senin, 19 April 2021 | 16:08 WIB

Kisruh Vaksin Nusantara, PAN: Ini Bukan Pemilu Banyak Dukungan yang Menang

Kisruh Vaksin Nusantara, PAN: Ini Bukan Pemilu Banyak Dukungan yang Menang

News | Senin, 19 April 2021 | 15:51 WIB

Pro Kontra Penelitian Vaksin Nusantara, RSPAD Akhirnya Buka Suara

Pro Kontra Penelitian Vaksin Nusantara, RSPAD Akhirnya Buka Suara

Riau | Senin, 19 April 2021 | 14:59 WIB

Bukan Program TNI, Mengapa Vaksin Nusantara Dilakukan di RSPAD?

Bukan Program TNI, Mengapa Vaksin Nusantara Dilakukan di RSPAD?

Health | Senin, 19 April 2021 | 14:36 WIB

Nasdem Minta Jokowi Turun Tangan, Tengahi Kisruh Vaksin Nusantara

Nasdem Minta Jokowi Turun Tangan, Tengahi Kisruh Vaksin Nusantara

News | Senin, 19 April 2021 | 13:34 WIB

Direktur RSPAD : Obat Kanker Dikembangkan untuk Lawan Covid-19

Direktur RSPAD : Obat Kanker Dikembangkan untuk Lawan Covid-19

Sulsel | Senin, 19 April 2021 | 13:22 WIB

RSPAD Bicara Soal 71,4 Persen Kejadian Tak Diinginkan Vaksin Nusantara

RSPAD Bicara Soal 71,4 Persen Kejadian Tak Diinginkan Vaksin Nusantara

News | Senin, 19 April 2021 | 13:12 WIB

Heboh soal Vaksin Nusantara, Mabes TNI: Vaksin Nusantara Bukan Program TNI

Heboh soal Vaksin Nusantara, Mabes TNI: Vaksin Nusantara Bukan Program TNI

Video | Senin, 19 April 2021 | 12:32 WIB

Terkini

Ketentuan Pasfoto SKCK: Warna Latar Belakang, Pakaian, dan Ukuran yang Benar

Ketentuan Pasfoto SKCK: Warna Latar Belakang, Pakaian, dan Ukuran yang Benar

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 09:22 WIB

IHSG Ambruk Lagi Pagi Ini, Balik ke Level 4.900

IHSG Ambruk Lagi Pagi Ini, Balik ke Level 4.900

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 09:21 WIB

Diskon Pajak Kendaraan di Bandar Lampung Resmi Diperpanjang: Ada Potongan hingga 50 Persen

Diskon Pajak Kendaraan di Bandar Lampung Resmi Diperpanjang: Ada Potongan hingga 50 Persen

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 09:17 WIB

SETARA Institute Minta Cari yang Suruh Listyo Sigit Sadap Prabowo

SETARA Institute Minta Cari yang Suruh Listyo Sigit Sadap Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 09:06 WIB

Agung Nugroho Rotasi 8 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Berikut Daftar Namanya

Agung Nugroho Rotasi 8 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Berikut Daftar Namanya

Riau | Jum'at, 06 November 2026 | 09:05 WIB

Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Sekarang Bisa Dapat Cashback Rp50 Ribu Setiap Hari! Begini Caranya

Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Sekarang Bisa Dapat Cashback Rp50 Ribu Setiap Hari! Begini Caranya

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 09:01 WIB

Shin Min Ah, Lee Jin Uk, dan Yoo Teo Dipastikan Bintangi Wed Thurs Fri

Shin Min Ah, Lee Jin Uk, dan Yoo Teo Dipastikan Bintangi Wed Thurs Fri

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Liburan, Ini Cara Menyiapkan Perjalanan Impian ke Berbagai Negara

Bukan Sekadar Liburan, Ini Cara Menyiapkan Perjalanan Impian ke Berbagai Negara

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 09:00 WIB

KUR Capai Rp264 Triliun, Pemerintah Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri

KUR Capai Rp264 Triliun, Pemerintah Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 09:00 WIB

Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Bisa Bebani Ekonomi, Ada Biaya yang Harus Ditanggung

Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Bisa Bebani Ekonomi, Ada Biaya yang Harus Ditanggung

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 08:57 WIB

×