Eks Komandan Nuklir Inggris: KRI Nanggala Kecil Kemungkinan Ditemukan

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 22 April 2021 | 15:03 WIB
Eks Komandan Nuklir Inggris: KRI Nanggala Kecil Kemungkinan Ditemukan
Kapal selam KRI Nanggala-402 saat latihan Pratugas Satgas Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Maphilindo 2017 di Laut Jawa, Jumat (20/1/2017). [Antara/Syaiful Arif]

Suara.com - Mantan komandan kapal selam Inggris memperingatkan bahwa kemungkinan KRI Nanggala-402 yang hilang ditemukan sangat kecil karena berbagai faktor.

Menyadur The Sun, Kamis (22/4/2021) Ryan Ramsey, mantan komandan kapal selam nuklir Inggris memperingatkan bahwa awak yang hilang kemungkinan tidak akan pernah ditemukan karena kedalaman air hampir satu mil.

"Jika sesuatu telah terjadi, sangat tidak mungkin Nanggala-402 akan ditemukan," kata mantan perwira Angkatan Laut itu kepada The Sun.

"Fakta bahwa dia belum menyentuh dasar selama jendela komunikasi rutin juga menunjukkan bahwa dia telah tersesat." sambung Ramsey.

Ramsey juga menjelaskan bahwa Bali adalah pulau vulkanik yang dikelilingi oleh air yang sangat dalam - hingga 1.590m - yang akan menghambat peluang untuk menemukan kapal selam tersebut.

"Jika mereka mendapat masalah selama latihan, mereka akan muncul ke permukaan. Jadi entah mereka tidak bisa muncul ke permukaan kapal selam atau sesuatu yang sangat dramatis terjadi secara instan." jelas Ramsey.

Juru bicara angkatan laut Indonesia Laksamana Pertama Julius Widjojono mengatakan ada kemungkinan kapal sudah berada di palung laut, "mungkin di 600-700 meter".

KRI Nanggala yang sudah berusia tua tersebut tidak memiliki palka penyelamat untuk dikunci oleh kapal penyelamat.

Satu-satunya pilihan bagi para awak adalah dengan mengenakan apa yang disebut "pakaian pelarian" dan keluar melalui menara komando.

baca juga

Pakaian tersebut memungkinkan pemakainya bertahan hingga 24 jam di permukaan, tetapi pakaian tersebut hanya dapat beroperasi pada kedalaman terbatas sekitar 200 meter.

"Kemampuan penyelamatan sangat rendah karena desain kapal selam," tambah Ex-Cdr Ramsey.

TNI-AL mengatakan kapal selam itu diyakini telah menghilang sekitar 26,5 mil laut di barat laut Singaraja, Bali.

KRI Nanggala-402 berbobot 1.395 ton telah beroperasi sejak tahun 1981. kapal tersebut pernah menjalani reparasi di Korea Selatan yang selesai pada tahun 2012.

Sebelumnya, Indonesia memiliki 12 armada kapal selam yang dibeli dari Uni Soviet. Tapi sekarang hanya memiliki lima termasuk dua kapal selam Type 209 buatan Jerman dan tiga kapal Korea Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Militer Singapura Kirimkan Kapal Khusus Bantu Pencarian KRI Nanggala-402

Militer Singapura Kirimkan Kapal Khusus Bantu Pencarian KRI Nanggala-402

Bogor | Kamis, 22 April 2021 | 14:18 WIB

Jadwal Bola Malam Ini: Liga Inggris, Liga Spanyol, hingga Serie A

Jadwal Bola Malam Ini: Liga Inggris, Liga Spanyol, hingga Serie A

Bola | Kamis, 22 April 2021 | 13:49 WIB

Oksigen Kian Tipis, Ini Kata Pakar Terkait Peluang Pencarian KRI Nanggala

Oksigen Kian Tipis, Ini Kata Pakar Terkait Peluang Pencarian KRI Nanggala

Batam | Kamis, 22 April 2021 | 13:35 WIB

Terkini

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Enam Karya Gen Z Raih Penghargaan Video Terbaik di Youth Economic Summit 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 01:24 WIB

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

×