Sebut Pemerintah Merasa Paling Pintar, Amien Rais Mengingatkan Jokowi

Reza Gunadha, Hernawan

Kamis, 22 April 2021 | 19:35 WIB
Sebut Pemerintah Merasa Paling Pintar, Amien Rais Mengingatkan Jokowi
Amien Rais sebut oligarki sudah terlalu ugal-ugalan (YouTube/AmienRaisOfficial).

Suara.com - Politisi Senior Amien Rais kembali melempar kritik untuk pemerintah terkait fenomena politik, sosial, dan ekonomi yang terjadi belakangan ini. Dia menyoroti perpindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Amien Rais menyinggung keberadaan oligarki yang menurut dia kini sudah terlalu ugal-ugalan. Namun, kata dia, kritik yang masuk perihal oligarki tidak pernah digubris oleh pemerintah.

Pernyataan itu disampaikan oleh Amien Rais dalam video berjudul "Pak Lurah, Mari Kita Kendalikan Syahwat Politik Kita" yang tayang lewat kanal YouTube Amien Rais Official, Kamis (22/4/2021).

Amien Rais mengawali paparannya dengan menguraikan soal affluenza. Perlu diketahui, affluenza didefinisikan sebagai penularan keadaan perubahan sosial dari pemborosan, utang, dan lain-lain yang diakibatkan dari pemakaian berlebihan.

Menurut Amien Rais, beberapa elit negeri sudah terjangkit affluenza tersebut. Hal itu bisa dilihat dari betapa gencarnya perusakan alam.

Amien Rais sebut oligarki sudah terlalu ugal-ugalan (YouTube/AmienRaisOfficial).
Amien Rais sebut oligarki sudah terlalu ugal-ugalan (YouTube/AmienRaisOfficial).

"Indonesia banyak yang sudah ketularan, apalagi para elitnya. Kaum affluenza terutama oligarki ekonomi yang tidak bisa ditaklukkan itu, mereka terus membabat hutan. Malah bangga menjadi bandit politik, hukum," kata Amien Rais seperti dikutip Suara.com.

"Pokoknya syahwat politik kekuasaan dan keberadaan mereka sebagai binatang ekonomi yang tidak mengenal kemanusiaan terus mereka umbar, apalagi mereka yakin hukum dan keadilan tidak akan menjangkau mereka," tutur Amien Rais.

Amien Rais melanjutkan, hal ini tidak bisa dilepaskan dengan adanya Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law yang menurutnya malah menfasilitasi pergerakan oligarki.

"Dengan UU Ciptaker, para konglomerat, korporat, dan bandit-bandit mancanegara akan mudah mengobrak-abrik negeri kita yang mustinya dirawat dan lindungi sebaik-baiknya untuk anak-cucu kita di masa depan," tegasnya.

baca juga

Tak pelak, Amien Rais pun menyebut upaya pemindahan ibu kota juga merupakan bagian dari gejala affluenza. Namun, dia merasa pemerintah seakan tak peduli dengan itu.

Amien Rais mengatakan, pemerintah terkesan enggan menerima kritik sehingga disebut olehnya merasa paling pintar sendiri.

"Sepertinya apapun jalan terus. Jadi tidak usah mengikuti kritik, masukan dari pihak non pemerintah, karena mugkin dianggap itu masukan bodoh, datang dari orang yang gak nguasai masalah. Jadi pemerintah merasa pintar sendiri dan lain sebagainya," tegasnya Amien Rais.

Eks Ketua MPR RI itu menyebut respons pemerintah berbahaya. Dia membandingkan dengan sosok Kaisar Jepang, Hirohito yang menurutnya bisa disebut pancasilais apabila hidup di Indonesia.

"Andaikata Kaisar Hirohito orang Indonesia, kita bisa bilang dia pancasilais karena dia ingat sila kedua. Ingat sila kelima yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," terangnya.

Dalam akhir paparan, Amien Rais berpesan kepada Jokowi untuk intropeksi. Sebab menurutnya oligarki sudah benar-benar ugal-ugalan.

"Ini masukan buat Pak Lurah. Kelompok oligarki sudah betul ugal-ugalan, sudah betul-betul gak bisa lagi kata-kata yang bisa ungkapkan. Justru tugas anda Pak Lurah, menghentikan affluenza yang begitu ganas dan berakibat fatal," kata Amien Rais.

"Tolong ini dijadikan refleksi, renungan bulan Ramadhan. Kita bersama ya Pak Lurah mereflesksian keadaan kita yang semakin gawat. Terutama anda. Anda lurahnya, dengan perubungan anda duduk, ngomong jujur apa yang terjadi di Indonesia, sudah makin repot," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Karena Kinerja, Aktivis HAM Nilai Reshuffle Sarat Kepentingan Politik

Bukan Karena Kinerja, Aktivis HAM Nilai Reshuffle Sarat Kepentingan Politik

Batam | Kamis, 22 April 2021 | 18:15 WIB

Soal Seruan Jihad, Ferdinand ke Amien Rais: Ngancam Mulu Orang Ini

Soal Seruan Jihad, Ferdinand ke Amien Rais: Ngancam Mulu Orang Ini

Bekaci | Kamis, 22 April 2021 | 17:54 WIB

Isu Ahok Disiapkan China Maju Pilpres 2024, Refly Harun Beri Peringatan Ini

Isu Ahok Disiapkan China Maju Pilpres 2024, Refly Harun Beri Peringatan Ini

News | Kamis, 22 April 2021 | 15:59 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×