Megawati Kritik Lemahnya Pemimpin Daerah Antisipasi Bencana

Siswanto

Sabtu, 24 April 2021 | 11:32 WIB
Megawati Kritik Lemahnya Pemimpin Daerah Antisipasi Bencana
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (Antara/R. Rekotomo).

Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menekankan dalam upaya antisipasi bencana, perlu adanya perencanaan mendetail dan terorganisir.

Megawati menyinggung lemahnya pemimpin daerah dalam perencanaan detail penanggulangan bencana, hingga masyarakat yang hanya bisa pasrah dengan keadaan bencana.

"Sebenarnya bisa diatasi asalkan gotong royong, dalam penanggulangan bencana harus direncanakan dan diorganisir," ujar Megawati.

Dia mengatakan pemanasan global turut menjadi pemicu adanya sejumlah bencana yang melanda Indonesia, dan itu harus diantisipasi mulai dari pemerintah daerah. Misalnya, mengubah tata ruang yang aman dari bencana.

Megawati mengingatkan agar pemerintah daerah tidak mengizinkan bangunan yang melanggar tata ruang semestinya, dan malah berpotensi terdampak bencana. Selain memikirkan soal relokasi, diperlukan pula upaya untuk merenovasi bangunan yang tahan gempa.

"Dengan demikian sebelum terjadi bencana, harus ada sebuah pembelajaran dan simulasi," ujar dia. Simulasi bencana pun pernah digelar Megawati di kawasan Gunung Merapi semasa dia menjabat sebagai wakil presiden.

Penyelarasan peringatan dengan kearifan lokal, menurut Megawati, merupakan hal yang dapat mendukung evakuasi masyarakat lebih cepat, praktis, dan bisa dijalankan.

Selain itu kepada masyarakat, Megawati ingin agar dapat berkaca dari masyarakat sadar bencana seperti warga Jepang, yang mana selalu memperhatikan peringatan dini dan mempersiapkan tas ransel dengan berbagai peralatan darurat.

Kebiasaan tersebut berdampak pada minimnya korban jiwa saat Jepang dilanda bencana gempa yang sering terjadi, karena telah mempersiapkan diri.

baca juga

"Pengerjaan di lapangan harus detail. Hal ini menjadi bukti pencegahan bisa diorganisir dan bisa dilakukan," kata dia.

Tak hanya masalah penyelamatan diri, penanganan terhadap korban juga perlu perencanaan mendetail. Seringkali antara pengungsi korban, terutama perempuan, terjadi ketersinggungan karena keperluan pribadi mereka tak terpenuhi.

"Pengorganisasian bantuan harus dipikirkan. Pengalaman saya, mereka tersinggung, keperluan pribadi perempuan terlupakan," ujar dia.

Sehingga pada saat penanganan bencana, Megawati menganjurkan perusahaan atau lembaga, memberikan bantuan sesuai ceklist yang telah direncanakan untuk penanganan korban bencana, sehingga lebih cepat dan tepat sasaran.

Megawati meluncurkan gerakan siaga bencana, yang ditandai dengan penyerahan tas siaga bencana secara virtual. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Buat Perang, Ini Alasan RI Butuh Kapal Induk

Bukan Buat Perang, Ini Alasan RI Butuh Kapal Induk

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 18:15 WIB

150 KK Terdampak Banjir Bandang Tanggamus, Puluhan Rumah dan Lahan Warga Rusak

150 KK Terdampak Banjir Bandang Tanggamus, Puluhan Rumah dan Lahan Warga Rusak

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:56 WIB

Banyak Prajurit Tangani Bencana, Upacara Puncak HUT TNI Batal Digelar di Monas

Banyak Prajurit Tangani Bencana, Upacara Puncak HUT TNI Batal Digelar di Monas

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:41 WIB

Peringatan Gempa Bukan Ramalan: Stop Tunggu Bencana untuk Belajar Mitigasi

Peringatan Gempa Bukan Ramalan: Stop Tunggu Bencana untuk Belajar Mitigasi

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:00 WIB

Nafas Kalbar Gugat Prabowo Terkait Karhutla dan Kabut Asap

Nafas Kalbar Gugat Prabowo Terkait Karhutla dan Kabut Asap

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:29 WIB

Banjir Bandang Terjang Solok, 200 KK Terdampak dan 2 Warga Hilang

Banjir Bandang Terjang Solok, 200 KK Terdampak dan 2 Warga Hilang

Foto | Selasa, 22 September 2026 | 18:13 WIB

Bantuan Kemanusiaan Buat Korban Bencana RI, Dari Karhutla hingga Gempa NTT

Bantuan Kemanusiaan Buat Korban Bencana RI, Dari Karhutla hingga Gempa NTT

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 07:30 WIB

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Memahami Bencana Karhutla di Kawi-Butak: Saat Eksotisme Alam Berubah Jadi Tantangan Berbahaya

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 09:50 WIB

Prabowo Sebut Sisi Positif dari Bencana Indonesia: Tanah Jadi Subur

Prabowo Sebut Sisi Positif dari Bencana Indonesia: Tanah Jadi Subur

Video | Jum'at, 18 September 2026 | 16:00 WIB

Emiten TAPG Fokus Bangun Fasilitas Umum dalam Pemulihan Pascabencana NTT

Emiten TAPG Fokus Bangun Fasilitas Umum dalam Pemulihan Pascabencana NTT

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:20 WIB

Terkini

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:19 WIB

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Sport | Jum'at, 25 September 2026 | 21:17 WIB

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:16 WIB

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 21:13 WIB

PM Israel Netanyahu Sebut Delegasi yang Walk Out sebagai 'Moral Cowards'

PM Israel Netanyahu Sebut Delegasi yang Walk Out sebagai 'Moral Cowards'

Video | Jum'at, 25 September 2026 | 21:05 WIB

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 20:58 WIB

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:38 WIB

×