Aksi Nekat Predator Anak di Polman Berujung Tembakan Polisi

Bangun Santoso | Suara.com

Minggu, 25 April 2021 | 06:57 WIB
Aksi Nekat Predator Anak di Polman Berujung Tembakan Polisi
Ilustrasi penembakan. (Antara)

Suara.com - Polisi terpaksa menembak mati seorang pelaku pencabulan anak di bawah umur di Polewali Mandar (Polman) Provinsi Sulawesi Barat karena mencoba melawan dan menyerang petugas menggunakan senjata tajam, pada Jumat (23/4).

Kapolres Polewali Mandar Ajun Komisaris Besar Polisi Ardi Sutriono, baru menyampaikan kepada wartawan, pada Sabtu (25/4), yang menegaskan bahwa pihaknya terpaksa mengambil tindakan tegas terhadap pelaku pencabulan berinisial AZ, karena sempat mengamuk dan menyerang polisi saat diperiksa di Mapolres Polewali Mandar.

"Kami terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur karena tersangka AZ melawan saat dilakukan pemeriksaan," kata Ardi Sutriono.

Kapolres menyampaikan kejadian bermula saat AZ datang bersama Kepala Desa Tandasura ke Polres Polewali Mandar, pada Jumat (23/4), untuk diperiksa sebagai tersangka atas dugaan pencabulan terhadap tiga anak yang masih di bawah umur.

Pemeriksaan terhadap AZ, lanjut Kapolres, berdasarkan berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/ 75/ III/ 22 Maret 2021.

Ketika ditanya keberadaan barang bukti senjata tajam yang digunakan mengancam korban, terduga pelaku mengatakan bahwa badik tersebut disimpan di dalam bagasi motornya yang selanjutnya menyerahkan kunci motornya kepada salah seorang penyidik unit PPA.

"Pada saat penyidik keluar ruangan untuk mengambil badik di dalam motor, tersangka terlihat gelisah dan meminta izin ke toilet namun penyidik, yakni Bripka Munawir melarang AZ meninggalkan ruang pemeriksaan akan tetapi tersangka tetap memaksa keluar sambil mengeluarkan badik dari celananya," ujarnya.

"Kemudian, tersangka keluar dari ruang pemeriksaan di Unit PPA dan langsung mengejar Briptu Suhardiman yang sebelumnya akan mengambil badik di bagasi motornya., Karena merasa terancam, Briptu Suhardiman berteriak meminta tolong kepada anggota Reskrim lainnya," jelas Ardi Sutriono.

Melihat AZ mengejar Briptu Suhardiman dengan badik terhunus, tiga personel Satuan Reskrim Polres Polewali Mandar mencoba menghalau sehingga AZ melarikan diri dengan cara melompat pagar pembatas Polres Polewali Mandar.

Tiga personel Satuan Reskrim Polres Polewali Mandar kemudian terus mengejar AZ.

"Saat tersangka tersudut karena menemui jalan buntu, AZ kemudian berbalik arah dan mencoba menyerang ketiga personel Satuan Reskrim secara membabi buta menggunakan badik," ujarrnya.

"Personel kami sudah mencoba membujuk pelaku namun AZ terus melakukan penyerangan sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak AZ hingga menyebabkan meninggal dunia di tempat kejadian," ujar Ardi Sutriono.

Kasus penembakan terduga pelaku pencabulan itu kata Kapolres, saat ini sudah ditangani Tim Propam Polda Sulbar.

"Tindakan tegas tersebut terpaksa dilakukan karena perbuatan pelaku sudah membahayakan jiwa personel kami. Kasus ini juga tengah didalami Bidang Propam Polda Sulbar," kata Ardi Sutriono. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Bocah di Jombang Dicabuli Ayah Tiri Selama 4 Tahun

Dua Bocah di Jombang Dicabuli Ayah Tiri Selama 4 Tahun

Jatim | Sabtu, 24 April 2021 | 11:42 WIB

Pelajar SD di Tuban Jadi Korban Pencabulan Paman Sendiri

Pelajar SD di Tuban Jadi Korban Pencabulan Paman Sendiri

Jatim | Sabtu, 24 April 2021 | 05:35 WIB

Rudapaksa Anak Majikan, Pria di Toba Diciduk Polisi

Rudapaksa Anak Majikan, Pria di Toba Diciduk Polisi

Sumut | Sabtu, 24 April 2021 | 02:50 WIB

Biadab! Kakek di Bogor Cabuli Bocah Lima Kali di Kebun Jati

Biadab! Kakek di Bogor Cabuli Bocah Lima Kali di Kebun Jati

Bogor | Jum'at, 23 April 2021 | 15:10 WIB

Dosen Unej Tersangka Pelecehan Seksual Ponakan Sendiri Belum Ditahan

Dosen Unej Tersangka Pelecehan Seksual Ponakan Sendiri Belum Ditahan

Malang | Jum'at, 23 April 2021 | 14:45 WIB

Kasus Pencabulan Oleh Kakek-Kakek di Ciseeng Bogor, Harun: Ditangani Polsek

Kasus Pencabulan Oleh Kakek-Kakek di Ciseeng Bogor, Harun: Ditangani Polsek

Bogor | Jum'at, 23 April 2021 | 03:33 WIB

Kades Cibanteng Benarkan Dua Kakek di Ciseeng Bogor Cabuli Bocah 8 Tahun

Kades Cibanteng Benarkan Dua Kakek di Ciseeng Bogor Cabuli Bocah 8 Tahun

Bogor | Kamis, 22 April 2021 | 15:41 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB