Polisi Bongkar Pembuang Bayi di Dekat Air Terjun, Pelakunya Muda-mudi

Bangun Santoso | Suara.com

Senin, 26 April 2021 | 07:11 WIB
Polisi Bongkar Pembuang Bayi di Dekat Air Terjun, Pelakunya Muda-mudi
Ilustrasi bayi baru lahir (Unsplash/Isaac Quesada)

Suara.com - Pasangan muda ini benar-benar kelewatan. Masa-masa berpacaran yang kelewat batas cuma untuk melampiaskan enaknya nafsu sesaat. Namun giliran hasil hubungannya berbuah bayi, malah dibuang.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sekadau menangkap dua orang terduga pelaku pembuang bayi di Riam Gunam Desa Bokak Sebumbun Kecamatan Sekadau Hilir wilayah Sekadau Kalimantan Barat.

"Pelaku merupakan sepasang kekasih atau pasangan di luar nikah," kata Kapolres Sekadau melalui Kasat Reskrim Polres Sekadau Iptu Anuar Syarifudin, di Sekadau Kalimantan Barat, Minggu (25/4/2021).

Menurut dia, terduga pelaku laki-laki berinisial AP (20) yang berstatus mahasiswa, diamankan petugas unit Jatanras Polres Sekadau di Kecamatan Belitang, pada pukul 04.00 WIB.

Berdasarkan pengakuan AP (pelaku) , kata Anuar, AP nekat membuang bayi tersebut lantaran malu dan tidak ingin pendidikannya terganggu dengan keberadaan bayi hasil hubungan di luar nikah dengan kekasihnya berinisial N (15), yang masih berstatus pelajar kelas 1 SMA.

Sedangkan sang ibu bayi sekaligus pacar AP yaitu N itu, berhasil ditemukan petugas di sebuah rumah di dusun Pangkin Kecamatan Sekadau Hilir, pada pukul 20.00 WIB, atau kurang lebih satu jam usai penemuan bayi.

" Di kamar N, kita mendapatkan barang bukti tanda persalinan berupa satu buah handuk warna biru, satu buah celana pendek motif batik, dan satu buah celana dalam yang masih terdapat noda darah. N kemudian dibawa petugas ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis pasca persalinan," jelas Anuar.

Dari pengakuan N, ia bersedia membuang bayi yang baru ia lahirkan atas tekanan dari pacarnya, AP.

Namun, menurut N, bayi tersebut ia lahirkan sendiri tanpa bantuan orang lain pada Sabtu (24/4) pukul 08.00 WIB di kamarnya.

Kemudian sore harinya, AP dan N dengan mengendarai sepeda motor berniat hendak memberikan bayi tersebut ke panti asuhan namun ditolak karena tidak ada yang merawat.

Dia (pelaku) menceritakan lantaran takut diketahui orang, keduanya lantas meninggalkan bayi mereka begitu saja di semak-semak di dekat air terjun Riam Gunam. Beruntung, bayi mungil berjenis kelamin perempuan tersebut berhasil ditemukan dalam kondisi masih hidup oleh warga setempat yang hendak memancing ikan.

" Terhadap kedua terduga pelaku masih dalam proses penyidikan, guna mendalami motif dan penetapan status (tersangka), karena si ibu bayi bisa dikatakan masih di bawah umur," kata Anuar Kasat Reskrim Polres Sekadau.

Ketika pelaku berhasil ditangkap petugas kepolisian, bayi hasil hubungan di luar nikah itu sedang dirawat secara intensif oleh petugas kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Sekadau. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar Tatap Muka di Kapuas Hulu Kalbar Dihentikan

Belajar Tatap Muka di Kapuas Hulu Kalbar Dihentikan

Kalbar | Minggu, 25 April 2021 | 13:22 WIB

Dinas Cipta Karya Kapuas Hulu Akan Tinjau Jembatan Putus di Suka Maju

Dinas Cipta Karya Kapuas Hulu Akan Tinjau Jembatan Putus di Suka Maju

Kalbar | Minggu, 25 April 2021 | 11:16 WIB

Daerah Kendor Tangani Corona, Sutarmidji Ancam Tak Transfer Dana Bagi Hasil

Daerah Kendor Tangani Corona, Sutarmidji Ancam Tak Transfer Dana Bagi Hasil

Kalbar | Jum'at, 23 April 2021 | 18:51 WIB

PPKM Mikro Kalbar, Sutarmidji: Warkop Harus Tutup Jam 9 Malam

PPKM Mikro Kalbar, Sutarmidji: Warkop Harus Tutup Jam 9 Malam

Kalbar | Rabu, 21 April 2021 | 18:13 WIB

Kasus Corona di Kalbar Meningkat, Sutarmidji Beri Peringatan ke 3 Daerah

Kasus Corona di Kalbar Meningkat, Sutarmidji Beri Peringatan ke 3 Daerah

Kalbar | Rabu, 21 April 2021 | 07:37 WIB

Hari Ini, Kalbar Diprediksi Diguyur Hujan Lebat

Hari Ini, Kalbar Diprediksi Diguyur Hujan Lebat

Kalbar | Selasa, 20 April 2021 | 07:43 WIB

Sadis! Anak Gorok Leher Ayah Kandung hingga Tewas

Sadis! Anak Gorok Leher Ayah Kandung hingga Tewas

Sumbar | Selasa, 20 April 2021 | 07:15 WIB

Terkini

Asap Kebakaran Kalideres Diduga Mengandung Gas Beracun, Damkar Kerahkan Robot Pemadam

Asap Kebakaran Kalideres Diduga Mengandung Gas Beracun, Damkar Kerahkan Robot Pemadam

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:23 WIB

Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia

Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:10 WIB

Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?

Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 08:03 WIB

Muncul 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Dinkes Beberkan Sumber Penularannya

Muncul 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Dinkes Beberkan Sumber Penularannya

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kemendagri Siap Kawal Percepatan Pembangunan PSEL di Daerah

Kemendagri Siap Kawal Percepatan Pembangunan PSEL di Daerah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:45 WIB

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Kenaikan Harga Komoditas Cabai Merah

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Kenaikan Harga Komoditas Cabai Merah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:39 WIB

Penjelasan Resmi Dukcapil Soal Gaduh Larangan Serahkan KTP Saat Check-in Hotel

Penjelasan Resmi Dukcapil Soal Gaduh Larangan Serahkan KTP Saat Check-in Hotel

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:39 WIB

Gudang di Kalideres Meledak Beruntun, Diduga Dipenuhi Bahan Kimia dan Gas

Gudang di Kalideres Meledak Beruntun, Diduga Dipenuhi Bahan Kimia dan Gas

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:29 WIB

BGN Wajibkan SPPG Tambah Penerima Manfaat 3B dalam 14 Hari atau Operasional Dihentikan

BGN Wajibkan SPPG Tambah Penerima Manfaat 3B dalam 14 Hari atau Operasional Dihentikan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:23 WIB

Bareskrim Sikat Jaringan Judi Online Internasional, DPR: Indonesia Tak Boleh Jadi Surganya Bandar

Bareskrim Sikat Jaringan Judi Online Internasional, DPR: Indonesia Tak Boleh Jadi Surganya Bandar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:03 WIB