Abu Jenazah Remaja Ini Terpaksa Dibagi Dua karena Orangtua Ribut Soal Nama

Rendy Adrikni Sadikin | Rima Suliastini | Suara.com

Senin, 26 April 2021 | 16:25 WIB
Abu Jenazah Remaja Ini Terpaksa Dibagi Dua karena Orangtua Ribut Soal Nama
Ilustrasi pemakaman. (Pixabay/carolynabooth)

Suara.com - Sepasang orangtua di Australia berdebat tentang jenis kelamin dan nama dalam upacara pemakaman putranya hingga ke pengadilan. Menyadur 7 News Senin (26/04), putra pasangan itu diketahui sebagai seorang transgender.

Remaja 15 tahun itu meninggal pada 4 Maret karena bunuh diri. Ayahnya ingin menulis nama yang diberi ketika lahir di nisan putranya, tapi ibunya lebih setuju jika anaknya memiliki nama dengan identitas yang baru di rumah terakhirnya.

Pasangan ini berdebat hingga ke Mahkamah Agung karena sang ibu yakin, anaknya benci memiliki nama yang salah di nisannya. "Ayahnya ingin semua abunya dimakamkan dengan nama kelahiran di nisan," kata ibunya pada surat kabar.

"Saya setuju untuk mencantumkan (nama lahir) dalam tanda kurung tapi (dengan nama yang baru) terlebih dahulu."

Ilustrasi kuburan-2 Wali Kota Terpilih di Sumut Meninggal Dunia Sebelum Pelantikan. [Shutterstock].
Ilustrasi kuburan. [Shutterstock].

Ibunya menambahkan putranya memperjuangkan identitasnya dan khawatir tentang nama mana yang akan digunakan untuk login emailnya ketika dia memulai sekolah baru.

Akhirnya orangtuanya setuju untuk membagi abu jenazah putranya dan meletakkan kedua nama itu pada nisan peringatan. Untuk akta kematiannya, tetap tertulis nama lahir karena nama barunya belum diubah secara resmi.

Hukum di Australia Barat tidak mengizinkan anak-anak untuk mengubah nama mereka tanpa persetujuan kedua orang tua dan jika hanya satu orang tua yang menyetujui, masalah tersebut akan dibawa ke Pengadilan Keluarga.

Orang-orang yang dicintai menggambarkan anak berusia 15 tahun itu sebagai "teman yang baik dan penuh perhatian yang selalu mendengarkan" dan "seniman luar biasa yang hebat dalam menggambar, melukis, dan merias wajah".

Ketika dia berusia 14 tahun, remaja itu didiagnosis dengan gangguan kepribadian ambang tetapi ibunya tidak mengetahuinya sampai sehari sebelum dia meninggal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditjen Dukcapil Janji Bantu Transgender Urus Dokumen Kependudukan

Ditjen Dukcapil Janji Bantu Transgender Urus Dokumen Kependudukan

News | Sabtu, 24 April 2021 | 22:04 WIB

Cerita  Transgender Jepang: Susahnya Ubah Jenis Kelamin di Kartu Keluarga

Cerita Transgender Jepang: Susahnya Ubah Jenis Kelamin di Kartu Keluarga

Video | Rabu, 14 April 2021 | 14:15 WIB

Habis Operasi Transgender, Wanita Ini Syok Dapat Ajakan Bercinta Rp300 Juta

Habis Operasi Transgender, Wanita Ini Syok Dapat Ajakan Bercinta Rp300 Juta

Lifestyle | Kamis, 01 April 2021 | 21:42 WIB

Terkini

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB

Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami

Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami

News | Kamis, 02 April 2026 | 19:53 WIB