alexametrics

Bolehkan Warga Salat Ied di Lapangan, Anies Anggap Lokasi Aman Jaga Jarak

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih
Bolehkan Warga Salat Ied di Lapangan, Anies Anggap Lokasi Aman Jaga Jarak
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerahkan Izin Mendirikan Bangunan atau IMB pesantren milik Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj di gedung PBNU, Jakarta, Kamis (1/4/2021). [Suara.com/Fakhri]

Anies mengemukakan, tempat yang boleh dipakai adalah yang terbuka seperti lapangan. Sebab lokasi itu dianggap lebih aman untuk melaksanakan salat Ied.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal memberikan izin menggelar salat Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19. Namun tak semua tempat bisa dipakai untuk melaksanakan ibadah tahunan itu.

Anies mengemukakan, tempat yang boleh dipakai adalah yang terbuka seperti lapangan. Sebab lokasi itu dianggap lebih aman untuk melaksanakan salat Ied.

"Kami mempertimbangkan untuk mengizinkan pelaksanaan salat Id di area terbuka," ujar Anies dalam keterangan tertulis, Selasa (4/5/2021).

Jika dilakukan di ruang terbuka, maka sirkulasi udara serta pengaturan jarak dinilainya lebih aman dilakukan. Hal ini berbeda jika dilaksanakan di rumah ibadah yang tertutup.

Baca Juga: Perpanjang PPKM Mikro, Anies Khawatir Kasus Covid Melonjak saat Idul Fitri

"Karena mudah untuk mengatur jaraknya. Regulasinya nanti sesuai dengan arahan Surat Edaran Sekda DKI," katanya.

Nantinya surat itu akan dibuat untuk memerintahkan jajarannya di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI bersiap dengan potensi kenaikan laju kasus aktif Covid-19. Regulasi dibuat tidak hanya untuk salat ied, tapi juga mencakup prokes di pasar, perkantoran, dan kegiatan ibadah ramadan lainnya.

"Semoga kita bisa istiqomah menjaga protokol kesehatan agar ikhtiar kita ini bisa berjalan dengan lancar," pungkasnya.

Komentar