Larangan Mudik Adalah Keputusan Politik Presiden Jokowi

Iwan Supriyatna | Stephanus Aranditio | Suara.com

Rabu, 05 Mei 2021 | 10:18 WIB
Larangan Mudik Adalah Keputusan Politik Presiden Jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi). [SuaraSulsel.id / Sekretariat Presiden]

Suara.com - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo kembali menegaskan bahwa keputusan dilarang mudik adalah keputusan politik nasional yang berlaku di semua daerah.

Doni mengatakan setiap aturan teknis larangan mudik yang dibuat pemerintah daerah harus selaras dengan aturan pemerintah pusat, sehingga tidak boleh ada istilah mudik lokal.

"Ini adalah keputusan politik negara, kepala negara adalah Bapak Presiden Jokowi, tidak boleh ada satupun pejabat pemerintah yang berbeda narasinya," kata Doni dalam diskusi FMB9, Rabu (5/5/2021).

Kepala BNPB itu juga menjelaskan bahwa larangan mudik adalah satu-satunya cara untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 akibat tradisi Hari Raya Idul Fitri, dia tak ingin tradisi agama berujung tsunami kasus Covid-19 seperti India.

"Kita harus memberikan sosialisasi kepada masyarakat setiap jam, menit, bahkan setiap detik, lebih baik hari ini kita lelah dianggap cerewet daripada korban covid berderet-deret karena sudah tidak ada lagi pilihan lain," jelasnya.

Pertimbangan lain yang harus dipikirkan para pemudik adalah di kampung halaman belum tentu ada fasilitas kesehatan yang memadai, sehingga akan berbahaya jika orang di kampung terinfeksi orang yang mudik.

"Jangan mudik, mari bersabar menahan diri karena kalau ini kita biarkan maka sangat pasti terjadi penularan oleh mereka yang datang dan keluar di kampung halaman, setiap daerah belum tentu ada rumah sakit atau dokter yang memadai," ucap Doni.

Diketahui, pandemi COVID-19 telah menginfeksi 1.686.373 orang Indonesia, kini masih terdapat 99.087 kasus aktif, 1.541.149 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 46.137 jiwa meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai Besok, Ribuan Polisi Serentak Stop Arus Mudik di Wilayah Sulsel

Mulai Besok, Ribuan Polisi Serentak Stop Arus Mudik di Wilayah Sulsel

Sulsel | Rabu, 05 Mei 2021 | 09:44 WIB

Sanksi Tilang dan Pidana Bagi Travel Gelap yang Nekat Angkut Pemudik

Sanksi Tilang dan Pidana Bagi Travel Gelap yang Nekat Angkut Pemudik

Bali | Rabu, 05 Mei 2021 | 09:23 WIB

Presiden Jokowi Beri Bantuan ke Guru Honorer yang Lumpuh Usai Divaksin

Presiden Jokowi Beri Bantuan ke Guru Honorer yang Lumpuh Usai Divaksin

Jabar | Rabu, 05 Mei 2021 | 09:04 WIB

Terkini

Selain BBM, Harga HP Kemungkinan Bakal Naik Karena Perang Iran

Selain BBM, Harga HP Kemungkinan Bakal Naik Karena Perang Iran

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:34 WIB

3 Prajurit TNI Tewas dalam Serangan Israel dan Ledakan di Lebanon, PBB Mengutuk Keras

3 Prajurit TNI Tewas dalam Serangan Israel dan Ledakan di Lebanon, PBB Mengutuk Keras

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:21 WIB

Zebra Cross Pac-Man Viral, Pemprov DKI Akhirnya Bangun 5 Penyeberangan Baru di Tebet

Zebra Cross Pac-Man Viral, Pemprov DKI Akhirnya Bangun 5 Penyeberangan Baru di Tebet

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:56 WIB

Kasus Amsal Sitepu: Saat Kreativitas Dinilai Rp0 dan Berujung Tuntutan 2 Tahun Penjara

Kasus Amsal Sitepu: Saat Kreativitas Dinilai Rp0 dan Berujung Tuntutan 2 Tahun Penjara

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:38 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:32 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:56 WIB

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:35 WIB

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:33 WIB

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:29 WIB

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:27 WIB