Sepekan Jelang Lebaran, Pasar Senen Jaya Masih Ramai Pengunjung

Erick Tanjung | Suara.com

Jum'at, 07 Mei 2021 | 03:15 WIB
Sepekan Jelang Lebaran, Pasar Senen Jaya Masih Ramai Pengunjung
Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Pusat Iqbal Akbarudin saat melakukan peninjauan di Pasar Senen Blok III-IV, Jakarta Pusat, Selasa (4/5) (Antara/Mentari Dwi Gayati)

Suara.com - Pasar Senen Jaya, Jakarta Pusat sebagai sentra tas, aksesoris dan jenis fashion lainnya terpantau cukup ramai dikunjungi pembeli pada H-7 lebaran.

Dari pantauan Antara, Kamis (6/5/2021) sekitar pukul 16.00 WIB, lantai dasar pasar yang didominasi penjual kacamata dan pakaian ramai pengunjung. Bahkan di gerai pakaian tak pernah sepi dengan selalu didatangi sekitar lima hingga 10 orang pembeli yang memilih beragam jenis baju dan celana.

Refi, salah satu penjaga toko obral celana jeans seharga Rp100-Rp150 ribu di Pasar Senen Jaya, mengaku pembeli menjelang lebaran cukup ramai meski diakuinya masih kalah dengan tahun-tahun sebelumnya, bahkan jika dibandingkan tahun 2020.

"Cukup ramai sih, tapi masih kalah dibanding tahun 2020, itu bisa lebih ramai, sekarang agak sepi mungkin sehari rata-rata 20-50 pembeli," kata Refi di lokasi.

Kemudian berjalan lagi menuju lantai lainnya seperti lantai dua dan tiga yang merupakan pusat dompet, tas dan aksesoris lainnya.

Di lantai tersebut, pengunjung tampak berhilir mudik dan terlihat sedang memilih barang di beberapa toko. Namun kepadatannya tidak seperti di lantai satu yang merupakan pintu gerbang pasar.

Siska, penjual sabuk dan dompet kulit di Pasar Senen Jaya mengaku memang pada lebaran tahun 2021 ini penjualan masih sulit, terutama karena banyak masyarakat yang pulang lebih dulu sebelum pelarangan Mudik pada 6-17 Mei 2021.

"Tahun ini masih sepi, ini H-7 saja abang bisa lihat sepi, mungkin karena banyak yang pulang duluan. Penjual juga banyak yang pulang tuh lihat toko banyak yang tutup," kata Siska sambil menunjuk toko di seberangnya.

Meski demikian, Siska mengaku penjualannya masih lebih baik dibanding tahun lalu, dikarenakan pada periode lebaran tahun lalu dia tidak membuka tokonya dikarenakan takut akan penyebaran Covid-19.

"Ya tahun ini masih lebih baik, tapi penjualan sih masih gini-gini saja belum normal, tapi kalo saya lebih baik dari tahun lalu karena kan tahun kemarin libur," ucap Siska menambahkan.

Diketahui, larangan mudik Lebaran 2021 mulai berlaku hari ini tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021 mendatang. Larangan mudik sudah diatur melalui adendum Surat Edaran Satgas Covid-19 2021 SE 13/2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran virus corona selama bulan suci ramadhan 1442 Hijriah.

Akibat adanya aturan tersebut, terpantau di beberapa pintu keluar dari Jakarta, banyak masyarakat yang memilih mudik lebih awal untuk menghindari pelarangan mudik 6-17 Mei 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Hari Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi di Cianjur Diprediksi Akan Naik

Tiga Hari Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi di Cianjur Diprediksi Akan Naik

Bogor | Kamis, 06 Mei 2021 | 04:48 WIB

Mark Sungkar Resmi Jadi Tahanan Kota

Mark Sungkar Resmi Jadi Tahanan Kota

Video | Kamis, 06 Mei 2021 | 05:00 WIB

Sehari Jelang Larangan Mudik, Pasar Tanah Abang Masih Ramai Pengunjung

Sehari Jelang Larangan Mudik, Pasar Tanah Abang Masih Ramai Pengunjung

News | Rabu, 05 Mei 2021 | 21:10 WIB

Terkini

Rekaman Menegangkan Detik-Detik Tabrakan Pesawat Air Canada dengan Truk Pemadam di New York

Rekaman Menegangkan Detik-Detik Tabrakan Pesawat Air Canada dengan Truk Pemadam di New York

News | Senin, 23 Maret 2026 | 20:54 WIB

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB