Sering Mendapat Komentar Kotor di Video Edukasi ASI-nya, Wanita Ini Kesal

Sabtu, 08 Mei 2021 | 12:41 WIB
Sering Mendapat Komentar Kotor di Video Edukasi ASI-nya, Wanita Ini Kesal
Nad Masrom mengungkapkan kekesalan karena sering dikomentari jorok.[TikTok]

Suara.com - Seorang konten kreator TikTok dan konselor laktasi bersertifikat muak dengan komentar cabul dari pengikutnya yang yang menuliskan komentar jorok.

Menyadur Malay Mail, Sabtu (8/5/2021) Nad Masrom bercuit di Twitter untuk mengungkapkan rasa jijiknya atas komentar mesum yang sering dia dapatkan dari para pengikut prianya.

Dalam postingan yang panjang, konselor berusia 35 tahun itu mengecam para warganet yang menulis komentar yang berbau seksual.

"Normalisasi pornografi?" Nad dengan sinis bertanya kepada para pengikutnya di Twitter.

Dia kemudian mengakui bahwa komentar seksual di akun TikTok-nya, yang memiliki 55.000 followers, menjadi masalah besar.

"Beberapa orang mengatakan bahwa saya yang harus disalahkan. Apakah masih kesalahan wanita ketika pria yang berpikiran kotor tidak bisa mengendalikan nafsu mereka?" dia bertanya.

Nad juga membagikan beberapa komentar vulgar yang dituliskan followernya di bawah video pendidikannya yang ditujukan untuk ibu menyusui.

Beberapa warganet menuliskan komentar "bisakah saya menggosoknya?" dan "Saya perlu melihat tutorial dengan yang asli", mengacu pada payudara wanita.

"Sampai kapan kita ingin membiarkan kecabulan ini menjadi hal yang normal?" ujar Nad di akun Twitternya.

Baca Juga: Malaysia Open 2021 Ditunda, PBSI Siapkan Pertandingan Simulasi ke Olimpiade

Nad mengungkapkan bahwa mayoritas penontonnya di TikTok adalah wanita, 70 persen di antaranya berusia antara 18 dan 27 tahun.

Konten kreator tersebut juga mengungkapkan bahwa dia pernah diminta oleh seseorang untuk keluar dari TikTok demi menjaga martabat perempuan.

Namun dia menolaknya dan mengatakan jika tujuannya adalah untuk berbagi ilmu tentang laktasi, membantu para ibu, dan bukan untuk mendapatkan like.

Praktisi kesehatan tersebut juga mengatakan ada motivasi pribadi di balik dia membuat video edukasi karena ia tidak mau jika wanita lain gagal seperti dirinya.

"Mungkin karena saya trauma dengan kehilangan anak pertama saya, jadi saya terlalu bersemangat untuk berbagi pengetahuan dengan orang lain." pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI